Let’s travel together.

Trifluoperazine obat apa?

0 0

CuitanDokter.Com


Nama Generik:
Trifluoperazine


Merek:
Stelazine dan Stelosi 5.

Penggunaan

Untuk apa Trifluoperazine?

Trifluoperazine adalah obat yang umumnya digunakan untuk mengobati gangguan mental/mood (seperti skizofrenia, gangguan psikotik). Trifluoperazine membantu Anda berpikir lebih jernih, lebih tidak gugup, dan terlibat dalam kegiatan sehari-hari. Obat ini dapat mengurangi perilaku agresif dan keinginan untuk melukai diri sendiri/orang lain. Obat ini juga membantu mengurangi halusinasi (mendengar/melihat benda yang sebenarnya tidak ada). Trifluoperazine adalah obat kejiwaan yang termasuk golongan antipsikotik fenotiazine. Obat ini bekerja dengan membantu menyeimbangkan substansi alami tubuh di otak.

Obat ini juga dapat digunakan untuk terapi kecemasan jangka pendek. Meski begitu, ada obat yang lebih aman untuk mengobati kecemasan yang dapat diberikan sebelum trifluoperazine.

Bagaimana cara penggunaan Trifluoperazine?

Minum obat ini dengan atau tanpa makanan, biasanya sekali atau dua kali sehari sesuai anjuran dokter.

Dosis berdasarkan kondisi kesehatan, usia, dan respon terapi Anda. Pada anak-anak, dosis berdasarkan berat badan. Untuk mengurangi risiko efek samping, dokter akan menganjurkan Anda untuk memulai obat ini dari dosis rendah dan dosis ditingkatkan secara bertahap. Ikuti aturan dokter dengan cermat.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal. Untuk membantu Anda, gunakan setiap hari dalam waktu yang sama.

Walaupun Anda merasakan manfaat obat ini segera setelah menggunakannya, butuh waktu 2-3 minggu untuk merasakan manfaat maksimalnya.

Jangan berhenti minum obat secara mendadak tanpa sepengetahuan dokter. Beberapa kondisi dapat memburuk saat obat dihentikan mendadak. Dan juga, Anda mungkin mengalami gejala seperti sakit perut, mual, muntah, pusing, dan gemetaran. Untuk mencegah gejala ini sementara Anda harus menghentikan terapi ini, dokter akan mengurangi dosis Anda secara bertahap. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk informasi lebih rinci. Beri tahukan segera jika muncul gejala baru atau perburukan.

Beri tahukan dokter jika kondisi Anda tidak membaik atau bahkan memburuk.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Trifluoperazine?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Trifluoperazine untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa untuk Skizofrenia:

Oral:

Dosis awal: 2-5 mg dua kali sehari (pasien bertubuh kecil atau kurus harus dimulai dari dosis rendah).

Dosis rumatan: 15-20 mg/hari, kadang hingga 40 mg/hari atau lebih pada beberapa kasus. Kadar dosis terapeutik optimal harus dicapai dalam 2 atau 3 minggu.

IM:

Untuk pasien yang membutuhkan kendali segera dari gejala berat:

1-2 mg (1/2 hingga 1 mL) dengan injeksi IM dalam setiap 4-6 jam sesuai kebutuhan. Dosis melebihi 6 mg/24 jam sangat jarang dibutuhkan, dan hanya pada kasus pengecualian dosis lebih dari 10 mg/24 jam.

Injeksi tidak boleh diberikan dalam interval kurang dari 4 jam karena efek akumulasi obat.

Dosis Dewasa untuk Kecemasan:

Untuk terapi cemas nonpsikotik:

1-2 mg secara oral dua kali sehari, tidak lebih dari 6 mg/hari atau lebih dari 12 minggu.

Bagaimana dosis Trifluoperazine untuk anak-anak?

6-12 tahun (pasien dirawat inap atau di bawah pengawasan ketat):

Oral:

Dosis awal: 1 mg sekali atau dua kali sehari.

Dosis dapat ditingkatkan secara bertahap hingga gejala terkendali atau hingga efek samping mulai mengganggu. Dosis lebih dari 15 mg/hari biasanya tidak dibutuhkan, beberapa anak yang lebih besar dengan gejala yang berat mungkin butuh dosis yang lebih besar.

IM:

Hanya ada sedikit  pengalaman dalam penggunaan injeksi trifluoperazine pada anak. Meski begitu, jika dibutuhkan untuk segera mengontrol gejala yang berat, 1 mg (1/2 mL) obat dapat diberikan IM sekali atau dua kali sehari.

Dosis harus disesuaikan dengan berat badan anak dan tingkat keparahan gejala.

Dalam dosis apakah Trifluoperazine tersedia?

Trifluoperazine tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Tablet 1 mg; 2 mg; 5 mg; 10 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Trifluoperazine?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Berhenti menggunakan trifluoperazine dan hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius seperti:

  • Berkedut atau gerak mata, bibir, lidah, wajah, tangan, atau kaki tidak terkendali
  • tremor (gemetar tidak terkendali), mengiler, sulit menelan, gangguan keseimbangan atau berjalan
  • merasa gelisah, gugup, atau teragitasi
  • oto sangat kaku (rigid), demam tinggi, berkeringat, bingung, denyut jantung cepat atau berdebar, merasa akan pingsan
  • penurunan penglihatan di malam hari, tunnel vision, mata berair, sensitif terhadap cahaya
  • kejang (black-out atau konvulsi)
  • mual dan nyeri perut, ruam kulit, dan sakit kuning (kulit atau mata menguning)
  • lebih jarang atau tidak buang air kecil
  • kulit pucat, mudah memar atau berdarah, demam, sakit tenggorokan, gejala flu
  • nyeri atau bengkak sendi dengan demam, kelenjar membesar, nyeri dada, nyeri otot, muntah, pikiran atau perilaku yang tidak biasa dan warna kulit belang-belang
  • denyut jantung lambat, nadi lemah, pingsan, napas lambat (dapat henti napas)

Efek samping yang lebih ringan yaitu:

  • pusing, mengantuk, cemas, gangguan tidur (insomnia)
  • penglihatan kabur, sakit kepala
  • mulut kering, hidung tersumbat
  • konstipasi
  • pembesaran payudara atau keluar cairan
  • periode menstruasi tidak teratur
  • berat badan bertambah, tangan dan kaki bengkak
  • impotensi, sulit mencapai orgasme

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Trifluoperazine?

Anda tidak boleh menggunakan trifluoperazine jika Anda alergi obat ini, atau jika Anda memiliki:

  • supresi sumsung tulang belakang
  • penyakit hati
  • gangguan sel darah seperti anemia, jumlah sel darah putih rendah, atau jumlah platelet rendah
  • mengantuk, napas lambat, nadi lemah, atau menurunnya kewaspadaan (seperti setelah meminum alkohol atau minum obat yang membuat Anda mengantuk)

Trifluoperazine tidak disetujui untuk digunakan dalam kondisi psikotik yang berhubungan dengan demensia.

Trifluoperazine dapat meningkatkan risiko kematian pada lansia dengan demensia.

Penggunaan trifluoperazine jangka panjang dapat menyebabkan gangguan pergerakan serius yang tidak dapat reversibel. Gejala penyakit ini seperti gerak otot bibir, lidah, mata, wajah, atau kaki yang tidak terkendali. Semakin lama Anda menggunakan trifluoperazine, semakin tinggi risiko Anda mengalami gangguan pergerakan. Risiko efek samping lebih besar pada wanita dan lansia.

Apakah Trifluoperazine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Trifluoperazine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Walaupun obat tertentu tidak dapat digunakan bersamaan, pada kasus lain 2 obat berbeda dapat digunakan bersamaan walaupun dapat terjadi interaksi obat. Pada kasus ini, dokter dapat mengubah dosis, atau peringatan lain mungkin dibutuhkan. Beritahukan dokter jika Anda menggunakan obat resep atau non resep lainya.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Trifluoperazine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Trifluoperazine?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, khususnya:

  • tumor otak
  • penyakit jantung, tekanan darah tinggi
  • penyakit ginjal
  • saluran pencernaan yang tersumbat (lambung atau usus)
  • kanker payudara
  • glaukoma
  • kejang atau epilepsi
  • feokromositoma (tumor kelenjar adrenal)
  • pembesaran prostat atau masalah berkemih
  • jika Anda juga menggunakan lithium atau pengencer darah (warfarin, Coumadin, Jantoven)

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

BACA JUGA:

source : https://hellosehat.com/obat/trifluoperazine/

Leave A Reply

Your email address will not be published.

51 − = 41