Let’s travel together.

Tips Mudah dan Cepat Melahirkan secara Normal

0 3

Tips Mudah dan Cepat Melahirkan Secara NormalMenjadi impian setiap wanita untuk dapat melahirkan secara normal. Bahkan beberapa wanita juga meyakini bahwa kesempurnaan menjadi seorang Ibu adalah dengan melahirkan anak secara normal. Namun beberapa penyulit menyebabkan melahirkan secara normal sulit untuk dilaksanakan. Berikut beberapa tips mudah dan cepat untuk melahirkan secara normal yang dan Anda laksanakan untuk mengisi aktivitas sembari menunggu hari persalinan.

Proses Melahirkan Secara Normal dan Cepat

Terdapat tiga tahapan proses melahirkan secara normal. Tahap pertama adalah tahap pembukaan serviks (leher rahim) yang disebut sebagai fase laten, yakni dimana adalah tahapan kontraksi dan pembukaan, dapat berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari sebelum persalinan. Pada fase laten ini leher rahim melentur dan terbuka hingga mencapai fase aktif, pada fase aktif leher rahim akan terbuka hingga 10 cm.

Fase aktif akan diikuti dengan tahapan kedua yakni tahapan bayi mendorong tubuhnya menuju jalan lahir. Kontraksi pada tahap ini akan semakin teratur, hingga kepala bayi keluar dari jalan lahir Ibu. Mengatur nafas amat penting untuk dilaksanakan pada tahapan ini. Proses pada tahap kedua tergantung pada jumlah persalinan normal yang telah Anda lalui. Jika ini saat Anda melahirkan anak ke 2 atau lebih, proses ini dapat dilalui sekitar 1 – 2 jam. Namun, jika saat ini Anda menanti kelahiran anak pertama, perkiraan waktu pada proses ini dapat mencapai 3 hingga 4 jam.

Tahap ketiga dan terakhir adalah tahapan pengeluaran plasenta atau ari-ari sang bayi. Proses ini dapat berlangsung dengan cepat dan segera setelah bayi lahir. Dapat melalui tindakan aktif seperti penyuntikan maupun tanpa tindakan, atau mengikuti proses fisiologis dari Ibu untuk mengeluarkan plasenta melalui kontraksi rahim. Sekitar 15 – 30 menit tahapan ketiga ini selesai.

Tips yang Dapat Anda Kerjakan untuk Mempercepat Persalinan Normal

Tiga tahapan panjang selama persalinan dapat dipersingkat dengan melaksanakan beberapa langkah. Berikut adalah tips untuk mempercepat tiap tahapan proses persalinan normal:

  1. Mempersiapkan Nutrisi Optimal selama Kehamilan

Nutrisi optimal amat dibutuhkan selama kehamilan untuk kelancaran proses persalinan. Pada trimester ketiga, fokus persiapan nutrisi adalah untuk kebutuhan energi ibu saat persalinan. Sehingga tambahan kalori sebesar 285 – 300 kkal harus terpenuhi tiap harinya.

Selain kalori, kebutuhan Vitamin B dan Yodium amat dibutuhkan dalam persiapan dan percepatan bayi Anda menuju kesiapan persalinan. Nutrisi yang optimal juga mempercepat pematangan janin selama masa kehamilan.

  1. Melaksanakan BAK dan BAB secara rutin

Melaksanakan BAK (Buang Air Kecil) dan BAB (Buang Air Besar) dengan rutin dapat membantu pengosongan perut. Perut yang penuh menyebabkan kepala bayi tertahan dan tidak kunjung dapat masuk kedalam rongga panggul bawah dan akan memperlambat proses persalinan itu sendiri.

Menghindari sembelit dan menahan kencing terlalu lama sangat tidak dianjurkan jika Anda menginginkan persalinan normal yang cepat dan lancar.

  1. Olahraga ringan

Olahraga ringan terutama berjalan kaki adalah salah satu cara untuk mempercepat dan melancarkan proses persalinan normal. Dengan berjalan kaki selama satu setengah jam per harinya maka akan mempengaruhi pergerakan dan posisi panggul Ibu, sehingga secara otomatis kepala bayi akan bergerak dan berada di posisi yang tepat pada jalan lahir. Selain itu dengan melakukan jalan kaki ringan otot perut dan kaki Anda akan tetap kencang.

Melaksanakan olahraga ringan yang rutin dan berpusat pada area panggul juga dapat membantu dalam persiapan otot area kewanitaan ketika menghadapi kontraksi saat persalinan. Senam hamil dan yoga sebagai salah satu jenis olahraga ringan juga dapat Anda pilih, karena yoga akan membantu mendapatkan nafas panjang yang Anda butuhkan saat proses persalinan normal.

  1. Sering Memposisikan Tubuh Ruku’ & Sujud

Dua gerakan dalam ibadah umat muslim yakni ruku’ & sujud memiliki banyak manfaat dalam percepatan persalinan normal. Ruku’ adalah posisi meletakkan kedua tangan di atas lutut, merenggangkan jari dan telapak tangan dengan meluruskan punggung. Gerakan ruku’ dipercaya dapat melancarkan darah menuju pusat persyarafan di punggung dan panggul.

Posisi sujud adalah posisi dengan kepala dan dahi menyentuh lantai, menekuk perut dengan mengangkat bagian tubuh bawah ke atas. Gerakan sujud dipercaya membantu melatih kontraksi perut yang lebih baik, serta membantu Ibu mendapatkan nafas panjang yang berguna dalam proses mengejan. Perpanjang gerakan ruku’ dan sujud dalam ibadah selain meningkatkan kesehatan selama penantian persalinan juga akan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

  1. Meminum Banyak Air

Sekitar 8 – 10 Liter air dibutuhkan pada masa akhir kehamilan menuju persalinan. Meskipun asupan air yang kurang dapat memicu terjadinya kontraksi pada leher rahim, kebutuhan air tetap wajib Anda penuhi untuk menjaga keseimbangan jumlah air ketuban janin.

Kondisi dehidrasi yang berkepanjangan membuat janin tidak akan bebas bergerak diakibatkan oleh jumlah air ketuban yang terbatas, memperlambat proses persalinan normal dan dapat beresiko pada persalinan prematur.

  1. Konsumsi Buah-buahan yang Merangsang Otot Persalinan

Buah-buahan seperti nanas, papaya dan mangga adalah jenis buah-buahan yang banyak mengandung bromelain. Yakni sejenis enzym yang memiliki efek melunakkan dinding serviks atau leher rahim. Pastikan bahwa buah yang Anda konsumsi adalah buah segar, dan bukan buah kalengan. Karena kandungan bromelain dalam buah yang dikalengkan telah banyak berkurang dibandingkan buah yang masih segar.

Konsultasikan juga dengan dokter kandungan Anda, kapankah waktu tepat untuk mengkonsumsi buah-buahan ini dan berapa jumlah maksimal konsumsi nya. Terlalu dini dan terlalu banyak jumlah konsumsi dapat mengakibatkan keguguran.

  1. Dukungan dari Keluarga

Dukungan dari keluarga yakni dengan kehadiran suami dan orang tua baik kandung maupun mertua, dipercaya dapat mempermudah dan memperlancar proses persalinan normal Anda. Suami atau keluarga terdekat Anda dapat memberikan berbagai stimulus yang mempercepat terjadinya persalinan, seperti stimulasi dan pijatan pada area organ menyusui Anda, serta hubungan intim yang santai dapat membantu mempercepat proses persalinan normal.

Penelitian yang telah dilaksanakan pada Ibu bersalin di Bidan Praktik Swasta pada Wilayah Kerja Puskesmas Curug pada tahun 2013 menunjukkan fakta bahwa adanya hubungan signifikan antara kecepatan proses persalinan normal dengan kehadiran suami sebagai pendamping Ibu bersalin.

  1. Kematangan Mental dan Emosional Ibu

Persalinan normal mungkin merupakan sebuah peristiwa traumatis yang akan terus melekat dalam ingatan seorang Ibu. Sehingga kematangan mental dan emosional akan menjadi penentu dalam kelancaran dan kecepatan proses persalinan.

Kecemasan yang terjadi dalam proses persalinan dapat berpengaruh terhadap produksi hormon catecholamine yang dapat mempengaruhi kinerja jantung, tekanan darah serta nadi Ibu dan janin. Kecemasan dapat dicegah dengan membekali diri dengan pengetahuan tentang persalinan normal, melaksanakan berbagai persiapan persalinan normal dan melakukan aktivitas positif serta tidak lupa mendekatkan diri pada Sang Maha Pencipta.

Demikian informasi mengenai proses persalinan normal serta beberapa tips yang dapat Anda laksanakan untuk mempercepat proses persalinan normal. Semoga bermanfaat dan semoga persalinan Anda cepat dan lancar !

Leave A Reply

Your email address will not be published.

+ 46 = 52