Let’s travel together.

Streptomycin obat apa?

0

CuitanDokter.Com


Nama Generik:
Streptomycin


Merek:
Streptomycin Sulphate Meiji.

Penggunaan

Untuk apa Streptomycin?

Streptomycin adalah obat yang umumnya digunakan untuk mengobati tuberculosis (TB) dan infeksi akibat bakteri tertentu.

Streptomycin adalah aminoglycoside. Bekerja dengan membunuh bakteri sensitif yang menghentikan produksi protein penting yang dibutuhkan oleh bakteri untuk bertahan hidup.

Bagaimana cara penggunaan Streptomycin?

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Gunakan streptomycin sesuai petunjuk dokter. Periksa label pada obat untuk memastikan instruks dosis.

  • Minum lebih banyak cairan selama menggunakan streptomycin sangat disarankan. Tanyakan pada dokter Anda untuk instruksi.
  • Streptomycin biasanya diberikan sebagai injeksi pada kantor dokter Anda, rumah sakit, atau klinik. Jika Anda menggunakan streptomycin di rumah, ikuti prosedur secara teliti sesuai yang diajarkan oleh ahli kesehatan Anda.
  • Pada orang dewasa, bagian yang disarankan untuk disuntik adalah bagian kanan atas dekat bokong atau bagian tengah pada paha. Pada anak-anak, bagian yang disarankan untuk disuntik adalah bagian tengah paha.
  • Bagian tubuh yang disuntik harus berubah-ubah
  • Jika streptomycin mengandung partikel atau terjadi perubahan warna, atau bila vial pecah atau rusak, jangan gunakan.
  • Simpan produk ini, termasuk jarum suntik, dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan gunakan ulang jarum suntik, atau bahan lainnya. Buang segera setelah digunakan. Tanyakan pada dokter atau apoteker Anda untuk menjelaskan regulasi lokal untuk pembuangan produk yang benar.
  • Untuk menyembuhkan infeksi Anda sepenuhnya, lanjutkan penggunaan streptomycin untuk pengobatan penuh walau bila Anda sudah merasa baik dalam beberapa hari
  • Jika Anda melupakan dosis streptomycin, hubungi dokter Anda segera

Tanyakan pada ahli kesehatan jika Anda memiliki pertanyaan terkait cara penggunaan streptomycin.

Bagaimana cara penyimpanan Streptomycin?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Streptomycin untuk orang dewasa?

Tuberculosis

IM 15 mg/kg/hari (maksimal, 1 g) atau 25 sampai dengan 30 mg/kg 2 atau 3 kali seminggu (maksimal, 1.5 g)

Penggunaan bersama Agen lainnya

IM 1 sampai 2 g dosis terbagi setiap 6 sampai dengan 12 jam untuk infeksi sedang sampai parah (maksimal, 2 g/hari)

Bagaimana dosis Streptomycin untuk anak-anak?

Tuberculosis

IM 20 sampai 40 mg/kg/hari (maksimal, 1 g) atau 25 sampai 30 mg/kg 2 atau 3 kali seminggu (maksimal, 1.5 g).

Penggunaan bersama Agen lainnya

IM 20 sampai 40 mg/kg/hari dosis terbagi setiap 6 sampai dengan 12 jam, hindari dosis berlebih.

Dalam dosis apakah Streptomycin tersedia?

Streptomycin tersedia dalam dosis-dosis sebagai berikut.

Injeksi 1 g (1 ea)

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Streptomycin?

Jika efek samping berikut terjadi selama penggunaan streptomycin, segera periksa dengan dokter atau perawat:

Gejala umum

  • Feses berwarna gelap
  • Merasa terbakar, gatal, mati rasa, tertusuk, kesemutan
  • Nyeri dada
  • Menggigil
  • Kikuk
  • Batuk
  • Pusing atau pening
  • Merasa sekeliling Anda terus bergerak
  • Demam
  • Gatal-gatal, bengkak pada wajah, kelopak mata, bibir, lidah, tenggorokan, tangan, kaki, telapak kaki, atau organ kelamin
  • Mual
  • Sakit atau sulit buang air kecil
  • Merasa berputar
  • Napas pendek
  • Tenggorokan sakit
  • Lambung luka, atau terdapat bintik putih pada bibir atau mulut
  • Pembengkakan kelenjar
  • Tidak seimbang
  • Perdarahan atau memar yang tidak biasa
  • Rasa lelah atau lemas yang tidak biasa
  • Muntah-muntah

Efek samping yang jarang terjadi

  • Nyeri pada punggung, kaki, atau perut
  • Gusi berdarah
  • Urin/air seni berdarah
  • Penglihatan kabur
  • Perubahan pada penglihatan
  • Urin berwarna gelap
  • Tidak mendengar
  • Sulit bernapas
  • Sulit menelan
  • Mulut kering
  • Detak jantung cepat
  • Seluruh badan membengkak
  • Sakit kepala
  • Gatal-gatal
  • Penglihatan memburuk
  • Kehilangan nafsu makan
  • Otot lemas
  • Hidung berdarah
  • Sakit pada punggung
  • Bintik merah pada kulit
  • Bengkak pada kelopak mata atau sekitar mata, wajah, bibir, lidah
  • Ruam kulit
  • Haus
  • Sesak di dada
  • Napas berbunyi
  • Menguning pada mata atau kulit

Kondisi langka:

  • Perubahan pada frekuensi atau jumlah urin
  • Mengantuk
  • Rasa haus meningkat
  • Bengkak pada telapak kaki atau kaki bagian bawah
  • lemas

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Streptomycin?

Beri tahu dokter atau apoteker jika Anda memiliki kondisi medis, khususnya jika kondisi berikut terjadi pada Anda:

  • jika Anda hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui
  • jika Anda menggunakan obat resep atau nonresep, produk herbal, atau suplemen nutrisi
  • jika Anda memiliki alergi terhadap obat, makanan, atau zat lainnya.

Apakah Streptomycin aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut US Food and Drugs Administration (FDA). Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko,

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,

C=Mungkin berisiko,

D=Ada bukti positif dari risiko,

X=Kontraindikasi,

N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Streptomycin?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Walaupun beberapa obat tidak boleh digunakan secara bersamaan, pada kasus lain dua obat berbeda mungkin dapat digunakan secara bersamaan bahkan jika interaksi mungkin terjadi. Dalam kasus ini, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis, atau tindakan pencegahan lain mungkin akan diperlukan. Beritahu dokter jika Anda sedang menggunakan resep lain atau obat tanpa resep.

Beri tahu dokter jika Anda menggunakan obat berikut:

  • Fludarabine, indomethacin, atau polypeptide antibiotik (misal, polymyxin B) karena efek samping streptomycin dapat meningkat
  • Cyclosporine, methoxyflurane, nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs) (misal, ibuprofen), nitrosoureas (misal, streptozocin), parental cephalosporins (contoh, cephalexin), atau parenteral vancomycin karena toksisitas pada ginjal dapat terjadi
  • Loop diuretics (contoh, furosemide) karena kerusakan parah pada saraf kranial kedelapan, menyebabkan dapat terjadinya kehilangan pendengaran permanen,
  • Nondepolarizing muscle relaxants (misal, pancuronium), polypeptide antibiotik (contoh, polymyxin B), atau succinylcholine karena efek samping dari obat ini dapat bertambah.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Streptomycin?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Streptomycin?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beritahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • Diare, kerusakan saraf kranial kedelapan, infeksi lambung atau usus, atau gagal ginjal
  • Dehidrasi (diare, mual atau muntah menyebabkan elektrolit tidak seimbang)
  • Otot lemas atau penyakit Parkinson.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

source : https://hellosehat.com/obat/streptomycin/

Leave A Reply

Your email address will not be published.

− 5 = 4