Let’s travel together.

Strategi, Jurus, dan Cara Mengurangi Lemak di Perut

0 2

Strategi, Jurus, dan Cara Mengurangi Lemak di PerutBila Anda merasa gemuk terutama di bagian perut, pasti Anda pernah mencari bagaimana cara mmengurangi lemak di perut. Lemak di bagian perut termasuk lemak yang menyebalkan. Rasanya tidak ada baju, gaun atau celana yang dapat menyamarkan lemak buncit di perut. Lemak di perut pun tidak jarang menyebabkan rasa tidak percaya diri. Faktanya, lemak di perut bukan hanya buruk ditinjau dari segi estetika, namun juga buruk ditinjau dari segi kesehatan.

Banyak metode, program dan cara mengurangi lemak di perut yang beredar di masyarakat. Mulai dari olahraga, senam, mengatur pola makan, mengatur reseu makanan dan lain-lain. Sebenarnya, inti dari semua itu adalah niat dan komitmen Anda menjalani program diet tersebut. Untuk lebih mengerti trik dan cara mengurangi lemak di perut, ikuti kelanjutan artikel ini dan bersiaplah untuk melihat perubahan yang berarti pada tubuh Anda.

Bakar Lemak di Perut Anda dengan Olahraga

Bicara mengenai cara mengurangi lemak di perut tidak dapat lepas dari olahraga. Memang beberapa orang dapat dengan sukses  menghilangkan lemak di perut dengan hanya mengatur pola makan, namun anggap olahraga sebagai jalan tol dari cara mengurangi lemak di perut. Dengan melakukan aktivitas fisik yang teratur apalagi ditambah dengan pengaturan pola makan, Anda akan membakar kelebihan kalori dengan jumlah yang lebih banyak. Olahraga yang dibahas di artikel ini adalah olahraga secara garis besar yang terdiri dari:

1. Olahraga Aerobik

Ini merupakan olahraga klasik sebagai cara mengurangi lemak perut. Nama lain dari olahraga aerobik adalah latihan kardio. Yang dimaksud dengan olahraga aerobik di sini bukan hanya senam yang sering dilakukan ibu-ibu, namun olahraga dengan gerakan yang tetap dan memacu pacu jantung. Contoh olahraga aerobik adalah jalan cepat, jogging, bersepeda dan berenang. Jenis olahraga ini sangat disarankan oleh ahli kesehatan karena memang sudah diteliti dan terbukti keampuhannya untuk mengurangi lemak di bagian perut.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, lakukan olahraga aerobik selama 30-45 menit dalam sehari dan lakukan setidaknya 5 hari dalam satu minggu. Yang terpenting dari olahraga aerobik adalah Anda harus meningkatkan jumlah denyut nadi atau jantung Anda.

2. Metode Latihan Interval / Interval Training

Metode latihan interval atau ‘High Intensity Interval Training’ merupakan salah satu teknik olahraga yang ngetren saat ini. Teori metode ini adalah membuat alternatif antara olahraga intensitas tinggi dan rendah sehingga membuat latihan kardio menjadi lebih sulit. Kelebihan metode latihan interval adalah Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu seperti latihan kardio, dengan konsekuensi latihan akan terasa lebih berat.

Salah satu contoh cara penerapan latihan interval adalah dengan memvariasikan kecepatan jogging. Awalnya, lakukan pemanasan selama 5  menit dengan jogging santai. Setelah 5 menit, larilah sekencang mungkin selama 10 detik, lalu turunkan intensitas dengan jogging biasa selama 5 detik lalu lakukan lari kencang kembali. Lakukan hingga 10-20 menit dalam sehari.

Ahli olahraga dan fitness menyatakan bahwa metode ini tidak kalah efektif dibandingkan latihan kardio klasik. Penelitian tersebut mengatakan bahwa lemak yang dibakar akan lebih banyak dan dapat berlangsung hingga 16 jam setelah berolahraga.

Batasi Asupan Kalori dengan Melakukan Diet

Bicara tentang program diet, tentunya Anda tidak boleh melewatkan metode mengurangi makanan. Membatasi konsumsi kalori terutama karbohidrat dan lemak merupakan kunci dari cara mengurangi lemak di perut. Mengurangi minuman manis dan bergula juga sangatlah penting. Sebaliknya, perbanyak konsumsi serat, protein dan air putih untuk membantu program diet Anda. Berikut adalah tips tambahan dari cara mengurangi lemak di perut:

1. Bersahabat Dengan Serat

Ingin diet namun tidak bisa menahan lapar? Bila ya, serat adalah jawaban dari permasalahan Anda. Serat merupakan salah satu substansi dari tumbuhan yang sulit dicerna tubuh. Karena sulit dicerna, serat akan lebih lama berada di saluran pencernaan. Ini akan memberi efek mengenyangkan lebih lama yang menguntungkan bagi mereka yang sering lapar. Selain itu, serat juga akan menghambat penyerapan lemak. Pastikan Anda mengkonsumsi serat setiap harinya entah dari sayuran atau buah sebagai cara mengurangi lemak di perut Anda.

2. Makan Setiap 3 Jam

Salah satu prinsip pembakaran lemak adalah menjaga laju metabolisme tubuh tetap tinggi. Metabolisme seseorang ditentukan oleh berbagai faktor misalnya berat badan, jenis kelamin, tingkat aktivitas sehari-hari bahkan pola makan. Para ahli menyebutkan bahwa orang yang sering melewatkan makan seperti makan siang atau malam mempunyai laju metabolisme yang lebih rendah dibanding mereka yang makan teratur. Ketika tubuh Anda lapar, tubuh akan menurunkan laju metabolisme karena merasa kekurangan energi. Efeknya tidak berhenti sampai di situ, ketika Anda mulai makan kembali, tubuh akan mengubah semua kalori yang Anda makan menjadi lemak. Sebaliknya makan dalam porsi kecil setiap 3 jam sekali akan meningkatkan laju metabolisme Anda.

3. Minum Air

Konsumsi air dalam jumlah yang cukup bukan hanya baik untuk kesehatan ginjal Anda, namun juga baik untuk menjaga laju metabolisme tubuh Anda. Minum air yang cukup, minimal 8 gelas per hari, terbukti dapat meningkatkan laju metabolisme tubuh dibandingkan mereka yang kurang minum. Metabolisme yang tinggi akan membantu Anda membakar lemak tubuh yang berlebih termasuk lemak di bagian perut. Ingat untuk mengkonsumsi air putih yang tidak mengandung kalori.

Jangan Lupa untuk Istirahat dan Mengurangi Stress

Tahukah Anda ketika Anda stress, ada suatu hormon yang dikeluarkan oleh tubuh? Hormon itu adalah kortisol, suatu hormon yang keluar bila Anda sedang terluka secara fisik maupun secara mental. Kortisol disebut juga stress hormone. Hormon ini bermanfaat ketika kita sakit atau stress. Hormon ini akan menekan rasa sakit, menekan radang dan memberikan efek bugar pada tubuh. Namun, sisi buruknya ialah hormon ini juga akan meningkatkan gula darah dalam tubuh dan mencetuskan penumpukan lemak di bagian perut. Maka menghindari stress berlebihan adalah cara mengurangi lemak di perut.

Tidur pun merupakan cara mengurangi lemak di perut. Penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa orang yang tidur 6-7 jam sehari akan memiliki lemak di bagian perut yang lebih sedikit dibandingkan mereka yang tidur selama 5 jam kurang atau lebih dari 8 jam per harinya.  Jadi, tidur tidak boleh dilakukan dalam waktu yang terlalu singkat dan juga terlalu banyak.

Itulah pembahasan mengenai prinsip dan cara mengurangi  lemak di perut. Sederhana saja, Anda hanya perlu melakukan aktivitas fisik yang rutin, mengatur pola makan dan mengurangi stress serrta mengatur waktu tidur. Namun, semua cara di atas haruslah diperkuat dan berdiri di atas fondasi komitmen serta motivasi yang kuat. Dengan konsistensi dan disiplin tinggi, tentunya program diet Anda akan berhasil dan membuahkan hasil.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

46 − = 42