Let’s travel together.

Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Metastase Kanker Payudara

0 1

Penyebaran kanker payudara adalah kondisi ketika kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain. Biasanya kondisi ini diawali dari kelenjar getah bening lalu ke hati, otak, tulang, dan paru-paru. Dikutip dari Breastcancer.org, setidaknya 30% wanita yang didiagnosis kanker payudara stadium awal akan mengembangkan gangguan metastase.

Bagaimana metastase kanker payudara dapat terjadi?

Kanker payudara metastasis (metastase) juga dapat diklasifikasikan sebagai kanker payudara stadium 4 (stadium lanjut). Pada tahap ini kanker telah menyebar pada bagian tubuh lain, seperti paru-paru, hati, tulang, dan otak.

Dikutip dari National Breast Cancer Foundation, metastase kanker payudara terjadi dalam satu atau lebih tahapan berikut ini:

  • Sel-sel kanker menyerang sel-sel sehat di dekatnya. Ketika sel sehat diambil alih, sel kanker dapat mereplikasi lebih banyak sel abnormal.
  • Sel-sel kanker menembus ke dalam sirkulasi atau sistem getah bening. Sel-sel kanker berjalan melalui dinding pembuluh darah atau pembuluh getah bening di dekatnya.
  • Migrasi melalui sirkulasi. Sel-sel kanker dibawa oleh sistem getah bening dan aliran darah ke bagian tubuh yang lain.
  • Sel-sel kanker menempel di kapiler. Sel-sel kanker berhenti bergerak ketika mereka bersarang di kapiler di lokasi yang jauh dan membelah dan bermigrasi ke jaringan di sekitarnya.
  • Tumor kecil baru tumbuh. Sel-sel kanker membentuk tumor kecil di lokasi baru (disebut dengan mikrometastasis).

Apa saja gejala kanker payudara yang sudah menyebar?

Umumnya, saat telah terjadi penyebaran sel kanker, pasien sudah memasuki stadium stadium 4 dari kanker payudara.

Gejalanya pun sangat beragam, tergantung pada seberapa jauh penyebaran kanker dan jaringan apa yang telah diserang oleh pertumbuhan kanker. Sampaikanlah segala keluhan yang Anda alami pada dokter.

Metastase kanker payudara ke tulang

Gejala paling umum dari penyebaran kanker payudara ke tulang adalah sakit yang muncul tiba-tiba. Kanker payudara dapat mengalami metastase ke bagian tulang mana pun dalam tubuh, tapi yang paling sering adalah tulang rusuk, tulang belakang, panggul, atau tulang di lengan dan kaki.

Metastase kanker payudara ke paru-paru

Ketika kanker payudara mengalami penyebaran ke paru-paru, gejala yang ditimbulkan biasanya tidak terasa. Namun, gejala yang paling umum adalah merasa sakit atau tidak nyaman di area paru-paru, napas pendek, dan batuk terus-menerus.

Metastase kanker payudara ke otak

Gejala dari penyebaran kanker payudara ke otak termasuk sakit kepala, perubahan kemampuan bicara dan penglihatan, serta masalah ingatan.

Metastase kanker payudara ke hati

Ketika kanker payudara menyebar ke hati, Anda mungkin hampir tidak merasakan gejala apa pun. Namun, biasanya gejala yang akan timbul adalah sakit atau merasa tak nyaman di kepala bagian tengah, pingsan dan kelelahan, kehilangan berat badan atau kehilangan nafsu makan, serta demam.

Bisakah sembuh dari kanker payudara metastase?

Secara umum, semakin dini kanker ditemukan (yang biasanya sebelum menyebar), kondisi ini akan lebih mudah untuk diobati.

Meski begitu, bukan berarti pasien dengan kanker yang telah menyebar tidak bisa sembuh atau membaik.

Perawatan untuk kanker payudara yang telah menyebar biasanya dilakukan untuk memperlambat penyebaran, membantu Anda merasa lebih baik, dan memperpanjang harapan hidup Anda.

Pasien dengan kanker payudara yang telah menyebar mungkin dapat hidup selama bertahun-tahun ke depan, tapi biasanya penyakit ini tergolong mengancam jiwa.

Kemoterapi

Kemoterapi biasanya menjadi pengobatan utama untuk metastase kanker payudara. Perawatan tersebut dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker. Kemoterapi biasanya dikombinasikan dengan terapi hormon.

Anda bisa melalui kemoterapi dalam beberapa cara. Anda mungkin mengonsumsi obat-obatan berbentuk pil atau cairan. Namun, biasanya obat-obatan tersebut diberikan melalui suntikan. Bergantung dari jenis perawatan, kemoterapi mungkin dilakukan dalam bentuk siklus dengan istirahat di antara siklusnya.

Terapi hormon

Pengobatan jenis ini biasanya ditujukan untuk wanita dengan kanker reseptor hormon positif. Artinya, hormon tertentu merangsang pertumbuhan kanker.

Pada wanita yang mengalami kanker reseptor hormon positif, obat-obatan hormon dapat mencegah tumor. Obat-obatan ini termasuk tamoxifen untuk semua wanita.

Sementara itu, untuk wanita pascamenopause disarankan mengonsumsi penghambat aromatase, seperti anastrozole (Arimidex), exemestane (Aromasin), dan letrozole (Femara).

Fulvestrant (Faslodex) dan toremifene (Fareston) merupakan obat-obatan yang menghalangi reseptor hormon. Obat-obatan ini dapat diberikan kepada wanita dengan metastase atau penyebaran kanker payudara.

Terapi target

Terapi jenis ini merupakan tipe perawatan yang lebih baru. Dilansir dari Web MD, sekitar 20% wanita dengan kanker payudara memiliki terlalu banyak protein bernama HER2. Hal inilah yang membuat kanker menyebar dengan cepat.

Wanita dengan kanker payudara positif HER2 yang mengalami metastase biasanya mengonsumsi trastuzumab (Herceptin). Obat tersebut dapat menyetop protein yang akan membuat sel kanker perkembang.

Terapi kanker payudara lainnya mungkin termasuk obat-obatan adotrastuzumab emtansine (Kadcyla), lapatinib (Tykerb), neratinib (Nerlynx), or pertuzumab (Perjeta).

Immunoterapi

Obat-obatan immunoterapi akan merangsang sistem imun Anda untuk mencari dan menghanculkan sel kanker. Wanita dengan metastase kanker payudara sering diresepkan atezolizumab (Tecentriq). Pengobatan itu sering dikombinasikan dengan kemoterapi paclitzxel (Abraxane).

Operasi

Operasi dan terapi radiasi digunakan dalam beberapa kasus. Perawatan ini dapat membantu mengobati sakit dan gejala lain pada tubuh yang terkena sel kanker payudara.

Angka harapan hidup metastase kanker payudara

American Cancer Society (ACS)  menyebut angka harapan hidup pasien metastase kanker payudara atau kanker payudara stadium 4  dalam lima tahun setelah diagnosis adalah 22 persen.

Sebagai perbandingan, angka harapan hidup kanker payudara stadium 3 dalam lima tahun setelah diagnosis pertama kali adalah 72 persen.

Angka harapan hidup pasien yang telah mengalami penyebaran kanker payudara juga ditentukan oleh kondisi pasien tersebut. Namun, angka tersebut tidak dapat memprediksi takdir dan usia pasien.

Angka harapan hidup pasien kanker payudara yang telah menyebar mungkin dipengaruhi oleh usia, kondisi kesehatan secara umum, reseptor hormon di sel terhadap kanker, jenis jaringan yang terkena kanker, dan gaya hidup.

Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi umur panjang dan kualitas hidup Anda. Jenis kanker payudara satu tentu berbeda dengan jenis kanker payudara lainnya. Beberapa lebih agresif dari yang lainnya.

Angka harapan hidup kanker payudara staidum 4 yang lebih tinggi juga terkait dengan luas dan lokasi penyebaran. Misalnya, angka harapan hidup Anda mungkin lebih baik jika kanker payudara melakukan penyebaran hanya ke tulang, dibandingkan berada di tulang dan paru-paru.

Segera melakukan pengobatan, seperti kemoterapi, operasi, atau terapi hormon, untuk memperbaiki pandangan Anda. Memilih hidup sehat juga mungkin akan meningkatkan angka harapan hidup Anda.

Pengobatan dengan mengombinasikan satu atau dua prosedur biasanya lebih efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien metastase kanker. Konsultasikan berbagai pilihan pengobatan kanker yang tepat dengan dokter Anda.

Baca Juga:

Leave A Reply

Your email address will not be published.

7 + 3 =