Let’s travel together.

Pulmicort

0

CuitanDokter.Com


Nama Generik:
Pulmicort


Merek:
pulmicort dan pulmicort obat asma.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Pulmicort digunakan?

Pulmicort adalah obat aerosol yang digunakan untuk mengontrol dan mencegah gejala asma. Pulmicort mengandung budesonide yang termasuk golongan kortikosteroid. Obat ini bekerja dengan nebulizer dan diarahkan langsung menuju organ target yaitu paru-paru untuk membuat napas lebih lega dan mengurangi iritasi dan pembengkakan pada saluran pernapasan.

Bagaimana aturan pakai Pulmicort?

Untuk menggunakan Pulmicort Flexhaler, posisikan inhaler dengan tegak, putar katupnya ke satu arah sejauh mungkin, kemudian putar balik ke arah sebaliknya, dan hisaplah obat. Jauhkan inhaler dari mulut, dan hembuskan. Kemudian masukkan bagian mouthpiece ke dalam mulut dan hirup dalam-dalam.

Obat ini harus digunakan secara rutin agar hasilnya efektif. Efek obat ini tidak akan langsung terasa dan tidak digunakan untuk langsung mengatasi serangan asma yang mendadak.

Bagaimana cara menyimpan Pulmicort?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembab. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Berapa dosis Pulmicort untuk dewasa?

Dosis bisa berbeda-beda sesuai dengan kondisi pasien. Biasanya jika digunakan dengan inhalasi, 0,5 mg setiap harinya atau 0,25 mg dua kali sehari.

Berapa dosis Pulmicort untuk anak-anak?

Dosis untuk anak-anak adalah 0,25 mg satu kali sehari.

Dalam dosis dan sediaan apa Pulmicort tersedia?

Suspensi untuk nebulisasi: 0,25 mg/2 mL, 0,5 mg/2 mL

Bubuk untuk inhalasi: 90 mcg/puff, 180 mcg/puff

Efek Samping

Apa efek samping Pulmicort yang mungkin terjadi?

Efek samping yang bisa terjadi yaitu tenggorokan kering, perubahan pada suara, suara serak, pengecap pada lidah menjadi lebih buruk, pilek, hingga mimisan. Pada beberapa kasus terjadi pula pelemahan pada sistem imun sehingga dapat menurunkan kemampuan untuk memerangi infeksi penyakit, terutama pada saluran pernapasan misalnya infeksi jamur Candida albicans pada lidah.

Efek samping lainnya adalah perasaan sangat lelah, masalah pernapasan, sakit pada telinga, dan masalah penglihatan.

Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Pulmicort?

Obat ini diindikasikan bukan untuk mengatasi bronkospasme akut karena efeknya jangka panjang. Karena kandungan obat ini merupakan kategori obat kortikosteroid, maka Anda perlu mengonsumsi sesuai dengan aturan dan sesuai dengan petunjuk dokter. Konsumsi obat kortikosteroid tidak sesuai aturan bisa mengakibatkan perubahan hormon penting tubuh dan merubah fungsi tubuh.

Apakah Pulmicort aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Bayi yang lahir dari ibu yang menggunakan obat kortikosteroid dalam jangka panjang dapat mengalami dampak perubahan hormon. Hubungi dokter segera jika Anda mendapatkan gejala seperti mual dan muntah, diare, ataupun rasa lemas.

Obat ini juga dapat tersalurkan kepada bayi melalui air susu ibu. Padahal obat kortikosteroid tidak boleh diberikan kepada sembarang orang tanpa gejala kesehatan tertentu.

Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Pulmicort?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Beberapa produk yang dapat berinteraksi dengan obat ini adalah aldesleukin dan mifepristone.

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Pulmicort?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Pulmicort?

Jangan gunakan obat ini jika Anda memiliki alergi budesonide atau jika:

  • punya alergi parah protein susu
  • saat mengalami serangan asma mendadak

Untuk memastikan obat ini aman bagi Anda, segera konsultasikan ke dokter jika Anda memiliki kondisi sebagai berikut:

  • sakit hati atau liver
  • osteoporosis
  • glaukoma
  • infeksi apapun yang disebabkan oleh bakteri, fungi, virus atau parasit
  • alergi makanan atau obat
  • pernah terkena tuberkulosis
  • merokok

Overdosis

Bagaimana gejala overdosis Pulmicort dan apa efeknya?

Konsumsi berlebihan obat jenis kortikosteroid seperti Pulmicort dapat mengakibatkan gejala overdosis seperti berikut ini:

  • kulit menipis
  • gatal-gatal
  • perubahan lokasi lemak tubuh (terutama pada wajah, leher, punggung atau pinggang)
  • bertambahnya jerawat atau kumis dan janggut
  • masalah menstruasi
  • impotensi
  • kehilangan gairah seksual

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 119 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera gunakan sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis dobel.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

source : https://hellosehat.com/obat/pulmicort/

Leave A Reply

Your email address will not be published.

41 − 36 =