Let’s travel together.

Propranolol obat apa?

0

CuitanDokter.Com


Nama Generik:
Propranolol


Merek:
Farmadral dan Inderal.

Penggunaan

Untuk apa propranolol?

Propranolol adalah obat beta-blocker dengan fungsi untuk menangani tekanan darah tinggi, detak jantung tak teratur, gemetar (tremor), dan kondisi lainnya. Obat ini digunakan setelah serangan jantung guna meningkatkan kesempatan bertahan hidup. Propranolol juga digunakan untuk mencegah migrain dan nyeri dada (angina). Menurunkan tekanan darah membantu mencegah stroke, serangan jantung, dan masalah ginjal. Mencegah nyeri dada dapat membantu memperbaiki kemampuan Anda untuk beraktivitas.

Obat ini bekerja menghambat kerja bahan kimia alami tertentu pada tubuh Anda (seperti epinephrine) yang memengaruhi jantung dan pembuluh darah. Efek ini mengurangi detak jantung, tekanan darah, dan ketegangan pada otot-otot jantung.

KEGUNAAN LAIN: Bagian ini memuat penggunaan obat ini yang tidak tercantum dalam label yang sudah disetujui, namun mungkin saja diresepkan oleh ahli kesehatan Anda. Gunakan obat ini untuk kondisi yang tercantum di bawah hanya jika sudah diresepkan oleh dokter dan ahli kesehatan Anda.

Obat ini juga telah digunakan untuk mengendalikan tanda-tanda gangguan kecemasan atau hipertiroid.

Dosis propranolol dan efek samping propranolol akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan propranolol?

Konsumsi obat ini hanya melalui mulut, umumnya 2 – 4 kali sehari atau seperti diresepkan oleh dokter Anda. Konsumsi obat ini sebelum makan (dan menjelang tidur, jika dijadwalkan konsumsi 4 kali sehari). Takar obat cair dengan sendok atau alat khusus obat yang disediakan, jika ada. Jika tidak tersedia, mintalah sendok takar obat pada apoteker Anda. Jangan menggunakan sendok rumahan untuk menghindari pemberian dosis yang salah.

Dosis selalu diberikan berdasarkan kondisi kesehatan Anda dan bagaimana Anda merespon terapi.

Minum obat ini secara rutin untuk mendapatkan manfaatnya yang optimal. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah obat ini di waktu yang sama setiap hari. Penting untuk tetap melanjutkan mengonsumsi obat ini bahkan jika Anda sudah merasa baikan. Jangan berhenti menggunakan obat ini sebelum berkonsultasi dengan dokter.

Propranolol digunakan untuk membantu mencegah sakit dada atau migrain. Obat ini tidak boleh digunakan untuk menangani nyeri dada atau migrain di saat serangan terjadi. Gunakan pengobatan lain (seperti tablet nitrogliserin yang ditempatkan di bawah lidah untuk nyeri dada, sumatripan untuk migrain) untuk meredakan serangan tiba-tiba, seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Konsultasikan dokter Anda atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Bila Anda  juga mengonsumsi obat untuk menurunkan kolestrol (resin pengikat asam limpa seperti cholestyramine or colestipol), minum Propranolol setidaknya 1 jam sebelum  atau 4 jam setelah pengobatan diabetes tersebut.

Untuk penanganan tekanan darah tinggi, mungkun butuh 1 sampai 2 minggu sebelum anda merasakan manfaat obat ini.

Beri tahu dokter Anda jika kondisi Anda memburuk (contohnya, pembacaan rutin tekanan darah anda naik, nyeri dada dan migrain Anda muncul lebih sering).

Bagaimana cara penyimpanan propranolol?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis propranolol untuk orang dewasa?

Dosis umum dewasa untuk Hipertensi

Dosis awal:

Immediate-release: 40 mg diminum langsung 2 kali sehari

Sustained-release: 80 mg diminum 1 kali sehari

XL sustained-release: 80 mg diminum satu kali per hari saat waktu tidur

Dosis pemeliharaan:

Immediate-release: 120 – 240 mg diminum langsung per hari

Sustained-release: 120 – 160 mg diminum langsung per hari

 80 – 120 mg diminum satu kali per hari saat waktu tidur

Dosis maksimum:

IR/SR: 640 mg/hari

XR: 120 mg/hari

Dosis umum dewasa untuk Angina Pectoris

Immediate-release: Dosis harian total sebanyak 80 – 320 mg yang dikonsumsi 2 – 4 kali sehari dilaporkan dapat menaikkan tingkat toleransi untuk beraktivitas dan mengurangi perubahan iskemia pada ECG.

Sustained-release:

Dosis awal: 80 mg dikonsumsi sekali sehari. Dosis harus dinaikkan secara bertahap pada interval 3 – 7 hari . Dosis optimal rata-rata sekitar 160 mg sekali sehari

Dosis maksimum: 320 mg/hari

Dosis umum dewasa untuk Arrhythmias

Immediate-release: 10 – 30 mg dikonsumsi 3 hingga 4 kali sehari, sebelum makan dan saat mau tidur

IV: 1 – 3 mg diatur sehingga laju tidak melebihi 1mg/menit. Waktu yang cukup harus disediakan agar obat dapat mencapai titik sakit walaupun sirkulasi lambat. Dosis kedua dapat diberikan setelah 2 menit. Setelahnya,  tambahan obat tidak boleh diberikan dalam waktu kurang dari 4 jam.

Dosis umum dewasa untuk Myocardial Infection

Immediate-release:

Dosis awal: 40 mg diminum 3 kali sehari untuk sebulan, lalu dosis dinaikan sampai 60 – 80 mg, diminum 3 kali sehari.

Dosis pemeliharaan :180 – 240 mg diminum per hari dalam dosis terbagi (2 – 4 kali sehari)

Dosis maksimum: 240 mg/hari

Dosis umum dewasa untuk Migrain Prophylaxis

Immediate-release:

Dosis awal: 80 mg dikonsumsi langsung sehari dalam dosis terbagi

Dosis pemeliharaan :160 – 240 mg diminum per hari dalam dosis terbagi

Sustained-release:

Dosis awal: 80 mg diminum sehari dalam dosis terbagi

Dosis pemeliharaan :160 – 240 mg diminum per hari

Dosis maksimum: 160 – 240 mg/hari

Dosis umum dewasa untuk Benign Essential Tremor

Immediate-release:

Dosis awal: 40 mg diminum 2 kali sehari

Dosis pemeliharaan :120 – 320 mg diminum per hari

Dosis umum dewasa untuk Aortic Stenosis

Immediate-release: 20 hingga 40 mg dimakan 3 hingga 4 kali sehari, sebelum makan dan sebelum tidur.

Sustained-release: 80 hingga 160 mg dimakan sehari sekali

Kegunaan: Hypertrophic Subaortic Stenosis

Dosis umum dewasa untuk Pheochromocytoma

Immediate-release:

Sebelum prosedur operasi: 60 mg diminum dalam dosis terbagi untuk 3 hari sebelum pembedahan sebagai terapi penunjang hingga penghambatan adrenegik-alfa.

Manajemen untuk tumor tak teroperasi: 30 mg dimakan setiap hari dalam dosis terbagi sebagai terapi penunjang hingga penghambatan adrenegik-alfa.

Dosis umum dewasa untuk Atrial Fibrillation

Immediate-release:

10 – 30 mg diminum 3 atau 4 kali sehari sebelum makan dan sebelum tidur

Bagaimana dosis propranolol untuk anak-anak?

Dosis umum anak-anak untuk Arrhythmias

Oral:

Dosis awal: 0.5 – 1 mg/kg/hari hari dalam dosis terbagi tiap 6 hingga 8 jam; naikkan dosis setiap 3 – 5 hari

Dosis harian: 2 – 4 mg/kg/hari; dosis tinggi mungkin diperlukan; jangan melebihi 16 mg/kg/hari

IV:

0.01 – 0.1 mg/kg injeksi IV lambat lebih dari 10 menit

Dosis maksimum: 1 mg (bayi); 3 mg (anak-anak)

Dosis umum anak-anak untuk Hipertensi

Anak-anak

Immediate-release

Dosis awal: : 0.5 – 1 mg/kg/hari dalam dosis terbagi tiap 6 hingga 12 jam; naikkan dosis bertahap setiap 5 – 7 hari

Dosis harian: 1 – 5 mg/kg/hari

Dosis maksimum: 8 mg/kg/hari

Anak anak dan remaja 1 hingga 17 tahun

Immediate-release

Dosis awal: : 1 – 2 mg/kg/hari dalam 2 hingga 3 dosis terbagi/hari, titrasi dosis sesuai respon pasien terhadap pengobatan

Dosis maksimum: 4 mg/kg/hari mencapai 640 mg/kg/hari; formula dosis efek berkelanjutan dapat diberikan 1 kali/hari (sumber: National High Blood Pressure Education Program Working Group on High Blood Pressure in Children and Adolescents).

Dosis umum anak-anak untuk Thyrotoxicosis

Oral

Neonatal: 2 mg/kg/hari dalam dosis terbagi setiap 6 hingga 12 jam; dosis lebih tinggi mungkin dibutuhkan dari waktu ke waktu.

Remaja: 10 – 40 mg/diberikan tiap 6 jam

Dosis umum anak-anak untuk Hemangioma

Larutan oral Propranolol 4,28 mg/ml:

Terapi awal untuk usia 5 minggu – 5 bulan :

Dosis awal: : 0.15 ml/kg(0,6 mg/kg) diminum 2 kali/hari dengan jeda paling tidak 9 jam.

Setelah 1 minggu: naikkan dosis hingga 0,3 ml/kg (1.1 mg/kg) diminum 2 kali/hari dengan jeda paling tidak 9 jam.

Setelah 2 minggu: naikkan dosis hingga 0,4 ml/kg (1.7 mg/kg) diminum 2 kali/hari dengan jeda paling tidak 9 jam, lanjutkan pemberian dosis hingga 6 bulan.

Dalam dosis apakah propranolol tersedia?

kapsul: 60 mg; 80 mg; 120 mg; 160 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena propranolol?

Cari bantuan medis segera jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi berikut ini: gatal-gatal, kesulitan bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami efek samping serius berikut ini:

  • detak jantung cepat, lambat atau tak teratur
  • kepala berkunang-kunang, pingsan
  • pembengkakan tumit atau kaki
  • mual, nyeri perut bagian atas, gatal, hilang nafsu makan, urin berwarna gelap, feses berwarna pucat, sakit kuning (kulit atau mata kekuningan)
  • terasa dingin di kaki dan tangan
  • depresi, kebingungan, halusinasi
  • reaksi kulit parah—demam, sakit tenggorokan, pembengkakan pada wajah atau lidah, rasa terbakar pada mata, kulit terasa perih, diikuti ruam berwarna kemerahan atau keunguan yang menyebar, khususnya pada wajah atau tubuh bagian atas, menyebabkan kulit melepuh dan mengelupas

Efek samping yang lebih umum, mencakup:

  • mual, muntah, diare, konstipasi, kram perut
  • menurunnya nafsu seksual, impotensi, kesulitan mencapai orgasme
  • masalah tidur (insomnia)
  • merasa lelah

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan propranolol?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda mengalami reaksi tak biasa atau alergi pada obat ini atau obat lain. Beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi tipe lain seperti pada makanan, pewarna, pengawet, atau alergi hewan. Untuk produk tanpa resep, baca label pada kemasan secara saksama.

Anak-anak

Belum ada cukup penelitian yang mempelajari hubungan antara usia dengan efek injeksi Propranolol pada pasien anak. Keselamatan dan kemanjuran belum ditentukan.

Lansia

Belum ada cukup penelitian yang dapat menunjukan masalah khusus terkait golongan lanjut usia yang akan membatasi efek injeksi propranolol pada pasien lansia. Namun, pasien lanjut usia cenderung memiliki gangguan hati, ginjal, atau jantung terkait usia yang akan membutuhkan penyesuaian dosis sebelum menerima injeksi propranolol.

Apakah propranolol aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori  C menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

A= Tidak berisiko

B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian

C=Mungkin berisiko

D=Ada bukti positif dari risiko

X=Kontraindikasi

N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan propranolol?

Mengonsumsi obat ini dengan obat-obatan berikut tidak direkomendasikan. Dokter Anda mungkin tak akan meresepkan obat ini kepada Anda atau akan mengganti beberapa obat yang sudah Anda konsumsi.

Menggunakan obat ini dengan beberapa obat-obatan di bawah ini biasanya tidak direkomendasikan, tapi pada beberapa kasus mungkin dibutuhkan. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Albuterol
  • Amiodarone
  • Arformoterol
  • Bambuterol
  • Bupivacaine
  • Bupivacaine Liposome
  • Bupropion
  • Clenbuterol
  • Clonidine
  • Clozapine
  • Colterol
  • Crizotinib
  • Diatrizoate
  • Diltiazem
  • Dronedarone
  • Epinephrine
  • Eslicarbazepine Acetate
  • Fenoldopam
  • Fenoterol
  • Fingolimod
  • Fluoxetine
  • Formoterol
  • Haloperidol
  • Hexoprenaline
  • Indacaterol
  • Isoetharine
  • Lacosamide
  • Levalbuterol
  • Lidocaine
  • Lomitapide
  • Mefloquine
  • Mepivacaine
  • Metaproterenol
  • Nilotinib
  • Olodaterol
  • Pirbuterol
  • Pixantrone
  • Prilocaine
  • Procaterol
  • Reproterol
  • Ritodrine
  • Salmeterol
  • Simeprevir
  • Terbutaline
  • Tocophersolan
  • Tretoquinol
  • Tulobuterol
  • Ulipristal
  • Verapamil
  • Vilanterol

Mengonsumsi obat ini dengan obat di bawah ini dapat meningkatkan risiko efek sampingnya, namun pada beberapa kasus, kombinasi dua obat ini mungkin merupakan pengobatan terbaik. Jika kedua obat ini diresepkan untuk Anda, dokter biasanya akan mengubah dosisnya atau menentukan seberapa sering Anda harus mengonsumsi obat-obatan tersebut.

  • Acarbose
  • Aceclofenac
  • Acemetacin
  • Acetohexamide
  • Acetyldigoxin
  • Alfuzosin
  • Amlodipine
  • Amtolmetin Guacil
  • Arbutamine
  • Aspirin
  • Benfluorex
  • Bromfenac
  • Bufexamac
  • Bunazosin
  • Celecoxib
  • Chlorpromazine
  • Chlorpropamide
  • Cholestyramine
  • Choline Salicylate
  • Cimetidine
  • Clonixin
  • Deslanoside
  • Dexibuprofen
  • Dexketoprofen
  • Diclofenac
  • Diflunisal
  • Digitoxin
  • Digoxin
  • Dihydroergotamine
  • Dipyrone
  • Disopyramide
  • Doxazosin
  • Ergotamine
  • Etodolac
  • Etofenamate
  • Etoricoxib
  • Felbinac
  • Felodipine
  • Fenoprofen
  • Fepradinol
  • Feprazone
  • Flecainide
  • Floctafenine
  • Flufenamic Acid
  • Flurbiprofen
  • Fluvoxamine
  • Gliclazide
  • Glimepiride
  • Glipizide
  • Gliquidone
  • Glyburide
  • Guar Gum
  • Guggul
  • Ibuprofen
  • Ibuprofen Lysine
  • Indomethacin
  • Insulin
  • Insulin Aspart, Recombinant
  • Insulin Glulisine
  • Insulin Lispro, Recombinant
  • Ketoprofen
  • Ketorolac
  • Lacidipine
  • Lercanidipine
  • Lornoxicam
  • Loxoprofen
  • Lumiracoxib
  • Manidipine
  • Meclofenamate
  • Mefenamic Acid
  • Meloxicam
  • Metformin
  • Metildigoxin
  • Mibefradil
  • Miglitol
  • Morniflumate
  • Moxisylyte
  • Nabumetone
  • Naproxen
  • Nepafenac
  • Nicardipine
  • Nifedipine
  • Niflumic Acid
  • Nilvadipine
  • Nimesulide
  • Nimodipine
  • Nisoldipine
  • Nitrendipine
  • Oxaprozin
  • Oxyphenbutazone
  • Parecoxib
  • Phenoxybenzamine
  • Phentolamine
  • Phenylbutazone
  • Phenylephrine
  • Piketoprofen
  • Piperine
  • Piroxicam
  • Pranidipine
  • Pranoprofen
  • Prazosin
  • Proglumetacin
  • Propoxyphene
  • Propyphenazone
  • Proquazone
  • Quinidine
  • Repaglinide
  • Rifapentine
  • Rizatriptan
  • Rofecoxib
  • Salicylic Acid
  • Salsalate
  • Sertraline
  • Sodium Salicylate
  • St John’s Wort
  • Sulindac
  • Tamsulosin
  • Tenoxicam
  • Terazosin
  • Tiaprofenic Acid
  • Tolazamide
  • Tolbutamide
  • Tolfenamic Acid
  • Tolmetin
  • Trimazosin
  • Troglitazone
  • Tubocurarine
  • Urapidil
  • Valdecoxib
  • Zileuton

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan propranolol?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan propranolol?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain, terutama:

  • angina (nyeri dada parah)-dapat memicu nyeri dada bila terapi dihentikan terlalu dini
  • asma
  • detak jantung lambat (bradycardia)
  • penyumbatan jantung
  • gagal jantung –jangan diberikan untuk pasien dengan kondisi ini
  • diabetes
  • kinerja tiroid berlebih (hyperthyroidism)
  • gula darah rendah (hypoglycemia)- efek propranolol dapat menutup beberapa gejala dan tanda adanya penyakit tersebut, seperti detak jantung cepat
  • penyakit ginjal
  • penyakit hati-gunakan dengan hati-hati. Efeknya mungkin akan meningkat dikarenakan pembuangan obat dari dalam tubuh yang lebih lambat
  • penyakit paru-paru (seperti bronkitis, empisema)- dapat menyebabkan kesulitan bernafas pada pasien dengan kondisi tersebut
  • wolff-parkinson-white syndrome (kondisi jantung langka)-dapat menyebabkan detak jantung yang sangat lamban pada pasien dengan kondisi tersebut.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

source : https://hellosehat.com/obat/propranolol/

Leave A Reply

Your email address will not be published.

+ 5 = 15