Let’s travel together.

Primidone Obat Apa?

0

CuitanDokter.Com


Nama Generik:
Primidone


Merek:
Hanya generik. Tidak ada merek.

Fungsi & Penggunaan

Untuk apa obat Primidone digunakan?

Primidone adalah obat untuk mengontrol gejala kejang sehingga membuat Anda lebih mampu beraktivitas harian secara normal, mengurangi risiko bahaya ketika Anda pingsan, dan mengurangi risiko kemungkinan kondisi kejang berulang yang mengancam nyawa.

Primidone bisa digunakan sendirian atau dengan obat-obatan lainnya untuk mengontrol kejang.

Primidone termasuk dalam kelas obat antikejang barbiturate. Obat ini bekerja dengan mengendalikan aktivitas listrik abnormal di dalam otak yang muncul selama kejang.

Bagaimana aturan pakai obat Primidone?

Minumlah obat ini dengan atau tanpa makanan, biasanya 3-4 kali sehari atau sesuai dengan petunjuk dokter. Minumlah obat dengan makanan atau susu jika perut sakit. Dokter mungkin menyuruh Anda memulai minum obat ini pada dosis rendah pada jam tidur dan perlahan meningkatkan dosis untuk mencegah efek samping seperti mengantuk dan pusing. Jika Anda berubah dari antikejang yang berbeda ke primidone, dokter mungkin menyuruh Anda melanjutkan minum obat lama dan perlahan mengurangi dosis saat Anda mulai minum primidone. Ikuti petunjuk dokter dengan hati-hati.

Dosis berdasarkan kondisi medis, kadar primidone dalam darah, penggunaan obat lain untuk mengobati kejang, dan respon terhadap pengobatan. Mungkin memerlukan beberapa minggu untuk mencapai dosis terbaik bagi Anda.

Obat ini paling baik bekerja kalau jumlah obat di dalam tubuh dijaga dalam level yang konsisten. Karenanya, minumlah obat ini pada interval yang teratur. Untuk membantu Anda mengingat, minumlah pada waktu yang sama setiap hari.

Jangan berhenti minum obat ini (dan obat antikejang lainnya) tanpa berkonsultasi kepada dokter. Kejang mungkin memburuk atau menyebabkan kejang yang sangat parah yang sulit diobati (status epilepticus) jika obat mendadak berhenti diminum.

Obat ini mungkin menyebabkan reaksi penarikan diri, terutama jika telah digunakan secara teratur dalam waktu lama atau dosis tinggi. Dalam kasus ini, gejala penarikan diri (misalnya cemas, berhalusinasi, kejang, sulit tidur) mungkin muncul bila Anda mendadak berhenti menggunakan obat ini. Penarikan diri dari primidone bisa parah dan meliputi kejang dan (jarang) kematian. Untuk mencegah reaksi penarikan diri, dokter mungkin mengurangi dosis secara bertahap. Konsultasikan kepada dokter atau apoteker untuk detail lebih lanjut, dan laporkan reaksi penarikan diri segera. Bersama dengan manfaat, obat ini mungkin jarang menyebabkan kecanduan. Risiko ini mungkin meningkat jika Anda telah kecanduan alkohol atau narkoba di masa lalu. Minumlah obat ini tepat sesuai dengan resep dokter untuk mengurangi risiko kecanduan.

Beritahu dokter apabila pengendalian kejang memburuk (misalnya jumlah kejang meningkat).

Bagaimana cara menyimpan Primidone?

Simpan obat pada suhu ruangan jauh dari cahaya dan kelembaban. Jangan simpan di dalam kamar mandi dan membekukan obat. Obat dengan merek yang berbeda-beda mungkin mempunyai cara menyimpan yang berbeda. Periksa kotak produk untuk mencari tahu instruksi bagaimana cara menyimpannya, atau menanyakan apoteker. Jauhi obat dari anak-anak dan binatang peliharaan.

Dilarang mengguyur obat di dalam toilet atau membuangnya ke dalam saluran pembuangan jika tidak disuruh. Buang produk ini dengan benar jika sudah melewati batas waktu atau tidak dibutuhkan lagi. Konsultasi dengan apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal untuk detail lebih mendalam tentang bagaimana membuang produk dengan aman.

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diperhatikan sebelum menggunakan obat Primidone?

Sebelum memutuskan untuk menggunakan obat, risiko obat harus dipertimbangkan melawan manfaatnya. Ini adalah keputusan Anda dan dokter yang akan buat. Untuk Primidone, hal-hal di bawah ini harus dipertimbangkan:

Alergi

Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami reaksi tidak biasa atau alergi terhadap Primidone atau obat-obatan lain. Selain itu, beri tahu penyedia layanan kesehatan profesional bila Anda memiliki jenis alergi lainnya, misalnya makanan, pewarna, pengawet, atau hewan. Untuk produk tanpa resep, bacalah label atau bahan kemasan dengan hati-hati.

Anak-anak

Tidak ada informasi yang menjelaskan hubungan umur dengan efek primidone pada pasien anak-anak.

Lansia

Rasa gembira atau gelisah tidak biasa mungkin terjadi pada lansia, yang biasanya lebih sensitif daripada orang dewasa muda terhadap efek primidone ini.

Apakah obat Primidone aman bagi ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan pada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D (bukti positif risiko).

Efek Samping

Apa efek samping Primidone yang mungkin terjadi?

Dapatkan pertolongan medis darurat apabila Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi: gatal-gatal; sulit bernapas; bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter segera jika gejala baru muncul atau semakin memburuk seperti: perubahan mood atau kebiasaan, depresi, cemas, atau mudah marah, gelisah, hiperaktif (secara mental ataupun fisik), atau berpikir untuk mengakhiri hidup atau melukai diri sendiri.

Hubungi dokter segera jika Anda mengalami efek samping serius berikut:

  • Cadel
  • Kehilangan keseimbangan atau koordinasi
  • Mudah memar atau berdarah
  • Lemas tidak biasa

Efek samping yang lebih ringan mungkin meliputi:

  • Pusing, mengantuk, sensasi berputar
  • Mual, muntah, kehilangan nafsu makan
  • Mudah marah
  • Penglihatan buram
  • Ruam ringan
  • Impotensi, kehilangan nafsu seks

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda mengalami kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Interaksi Obat

Obat-obatan apa yang bisa mengganggu kerja obat Primidone?

Menggunakan obat ini dengan obat-obatan di bawah ini tidak disarankan. Dokter mungkin memutuskan tidak mengobati Anda dengan obat ini atau mengubah beberapa obat yang Anda gunakan.

  • Amifampridine
  • Artemether
  • Atazanavir
  • Boceprevir
  • Cobicistat
  • Daclatasvir
  • Darunavir
  • Delamanid
  • Delavirdine
  • Lopinavir
  • Lumefantrine
  • Lurasidone
  • Maraviroc
  • Nisoldipine
  • Rilpivirine
  • Ritonavir
  • Telaprevir
  • Tipranavir
  • Voriconazole

Menggunakan obat ini dengan obat-obatan di bawah ini biasanya tidak disarankan, tapi mungkin dibutuhkan dalam beberapa kasus. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Abiraterone Acetate
  • Adinazolam
  • Afatinib
  • Alfentanil
  • Alprazolam
  • Amiodarone
  • Amlodipine
  • Amobarbital
  • Amprenavir
  • Anisindione
  • Apixaban
  • Apremilast
  • Aprepitant
  • Aprobarbital
  • Aripiprazole
  • Astemizole
  • Atorvastatin
  • Bedaquiline
  • Bosutinib
  • Brentuximab Vedotin
  • Bromazepam
  • Bromocriptine
  • Brotizolam
  • Budesonide
  • Buprenorphine
  • Buspirone
  • Butabarbital
  • Butalbital
  • Cabazitaxel
  • Cabozantinib
  • Carbamazepine
  • Carisoprodol
  • Ceritinib
  • Chloral Hydrate
  • Chlordiazepoxide
  • Chlorzoxazone
  • Cilostazol
  • Cisapride
  • Citalopram
  • Clarithromycin
  • Clobazam
  • Clonazepam
  • Clorazepate
  • Conivaptan
  • Crizotinib
  • Cyclosporine
  • Dabigatran Etexilate
  • Dabrafenib
  • Dantrolene
  • Darifenacin
  • Dasatinib
  • Dexamethasone
  • Diazepam
  • Dicumarol
  • Dihydroergotamine
  • Docetaxel
  • Dolutegravir
  • Dronedarone
  • Dutasteride
  • Eletriptan
  • Eliglustat
  • Elvitegravir
  • Enzalutamide
  • Eplerenone
  • Ergotamine
  • Erlotinib
  • Erythromycin
  • Eslicarbazepine Acetate
  • Estazolam
  • Estradiol
  • Ethchlorvynol
  • Everolimus
  • Exemestane
  • Felodipine
  • Fentanyl
  • Flunitrazepam
  • Flurazepam
  • Fluticasone
  • Halazepam
  • Haloperidol
  • Ibrutinib
  • Idelalisib
  • Iloperidone
  • Imatinib
  • Indacaterol
  • Indinavir
  • Itraconazole
  • Ivabradine
  • Ketazolam
  • Ketoconazole
  • Ledipasvir
  • Lorazepam
  • Lormetazepam
  • Losartan
  • Lovastatin
  • Macitentan
  • Medazepam
  • Mephenesin
  • Mephobarbital
  • Meprobamate
  • Metaxalone
  • Methocarbamol
  • Methohexital
  • Midazolam
  • Morphine
  • Morphine Sulfate Liposome
  • Nateglinide
  • Nelfinavir
  • Netupitant
  • Nifedipine
  • Nilotinib
  • Nintedanib
  • Nitrazepam
  • Nordazepam
  • Ondansetron
  • Orlistat
  • Oxazepam
  • Oxymorphone
  • Paclitaxel
  • Pazopanib
  • Pentobarbital
  • Perampanel
  • Phenindione
  • Phenobarbital
  • Phenprocoumon
  • Pimozide
  • Piperaquine
  • Pixantrone
  • Pomalidomide
  • Ponatinib
  • Prazepam
  • Primidone
  • Propafenone
  • Quazepam
  • Quetiapine
  • Quinidine
  • Quinine
  • Regorafenib
  • Rifabutin
  • Rivaroxaban
  • Roflumilast
  • Romidepsin
  • Salmeterol
  • Saquinavir
  • Saxagliptin
  • Secobarbital
  • Sildenafil
  • Simeprevir
  • Simvastatin
  • Sirolimus
  • Sodium Oxybate
  • Sofosbuvir
  • Sorafenib
  • Sunitinib
  • Suvorexant
  • Tacrolimus
  • Tamoxifen
  • Tamsulosin
  • Tapentadol
  • Tasimelteon
  • Telithromycin
  • Temazepam
  • Temsirolimus
  • Terfenadine
  • Thiopental
  • Ticagrelor
  • Tofacitinib
  • Tolvaptan
  • Trabectedin
  • Tramadol
  • Trazodone
  • Triazolam
  • Ulipristal Acetate
  • Valproic Acid
  • Vandetanib
  • Vardenafil
  • Vemurafenib
  • Verapamil
  • Vilazodone
  • Vincristine Sulfate
  • Vincristine Sulfate Liposome
  • Vinflunine
  • Vorapaxar
  • Vortioxetine
  • Zaleplon
  • Zileuton
  • Ziprasidone
  • Zolpidem

Menggunakan obat ini dengan obat-obatan di bawah ini mungkin meningkatkan risiko efek samping, tapi menggunakan kedua obat mungkin merupakan pengobatan terbaik bagi Anda. Jika kedua obat diresepkan bersama, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan salah satu atau kedua obat.

  • Betamethasone
  • Cannabis
  • Carbamazepine
  • Cortisone
  • Desogestrel
  • Dienogest
  • Drospirenone
  • Estradiol Cypionate
  • Estradiol Valerate
  • Ethinyl Estradiol
  • Ethynodiol Diacetate
  • Etonogestrel
  • Ginkgo
  • Hydrocortisone
  • Lamotrigine
  • Leucovorin
  • Levonorgestrel
  • Medroxyprogesterone Acetate
  • Mestranol
  • Methylprednisolone
  • Norelgestromin
  • Norethindrone
  • Norgestimate
  • Norgestrel
  • Ospemifene
  • Prednisolone
  • Prednisone
  • Rufinamide
  • Tiagabine
  • Triamcinolone
  • Warfarin

Apakah makanan dan minuman tertentu bisa mengganggu kerja obat Primidone?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Interaksi di bawah ini telah dipilih berdasarkan potensi signifikan dan tidak harus semuanya inklusif.

Menggunakan obat ini dengan obat apapun di bawah ini mungkin meningkatkan risiko efek samping tertentu tapi mungkin tidak terhindari dalam beberapa kasus. Jika digunakan bersamaan, dokter mungkin mengubah dosis atau lama Anda menggunakan obat ini, atau memberikan instruksi khusus tentang makanan, alkohol, atau tembakau.

Kondisi kesehatan apa yang bisa mengganggu kinerja obat Primidone?

Adanya gangguan medis lainnya mungkin mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberitahu dokter jika Anda mengalami gangguan medis lainnya, terutama:

  • Asma, emfisema, atau penyakit paru-paru kronis — primidone mungkin menyebabkan gangguan pernapasan serius.
  • Depresi, riwayat
  • Hiperaktif (pada anak-anak)
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit hati — primidone mungkin memperparah kondisi
  • Porphyria (gangguan enzim) — tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti resep dokter. SELALU konsultasi pada dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis obat Primidone untuk dewasa?

Dosis biasa orang dewasa untuk kejang

Hari 1-3: 100-125 mg oral pada jam tidur

4-6: 100-125 mg oral dua kali sehari

7-9: 100-125 mg oral tiga kali sehari

Hari ke-10 dan seterusnya: 250 mg oral 3-4 kali sehari, tingkatkan sampai 5-6 kali sehari bila perlu, tidak melebihi 500 mg 4 kali sehari (2 g/hari).

Berapa dosis obat Primidone untuk anak-anak?

Dosis biasa anak-anak untuk kejang

Neonatal: 12-20 mg/kg/hari dalam 2-4 dosis terpisah, mulai dengan dosis lebih rendah dan terus bertambah

Kurang dari 8 tahun:

Dosis awal: 50-125 mg/hari pada jam tidur dan tambahkan 50-125 mg/hari setiap 3-7 hari

Dosis aturan: 10-25 mg/kg/hari dalam 3-4 dosis terpisah

8 tahun atau lebih:

Dosis awal: 125-250 mg/hari pada jam tidur dan tambahkan 125-250 mg/hari setiap 3-7 hari

Dosis aturan: 750-1500 mg/hari dalam 3-4 dosis terpisah

Dosis maksimal: 2 g/hari

Dalam dosis dan sediaan apa Primidone tersedia?

Tablet: 50 mg, 250 mg

Apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus dilakukan kalau lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

source : https://hellosehat.com/obat/primidone/

Leave A Reply

Your email address will not be published.

8 + 2 =