Let’s travel together.

Pratifar

0

CuitanDokter.Com


Nama Generik:
Pratifar


Merek:
pratifar, Pratifar, Pratifar dan Pratifar.

Penggunaan

Untuk apa obat pratifar itu?

Pratifar adalah merek obat tablet minum yang berbahan aktif famotidine. Famotidine termasuk ke dalam golongan obat H2 blockers atau bisa juga disebut antagonis H2. Golongan obat ini bekerja dengan cara mengurangi jumlah asam yang terbentuk di dalam lambung. 

Maka itu, obat ini dapat digunakan untuk mengatasi beberapa kondisi, seperti berikut. 

Pratifar termasuk ke dalam jenis obat resep, sehingga Anda hanya diperkenankan membeli obat ini di apotek jika disertai dengan resep dari dokter. 

Bagaimana cara penggunaan pratifar?

Beberapa hal berikut ini harus diperhatikan saat menggunakan pratifar. Di antaranya:

  • Gunakan pratifar sesuai dengan resep yang telah diberikan oleh dokter. 
  • Obat ini boleh digunakan saat perut masih kosong atau sudah terisi makanan. 
  • Saat menggunakan obat ini, mungkin butuh 4 minggu penggunaan untuk benar-benar sembuh.Gunakan obat sesuai anjuran. 
  • Jika kondisi Anda tidak membaik atau justru semakin memburuk setelah mengonsumsi obat ini, segera hubungi dokter. 
  • Pratifar biasanya hanya satu bagian dari rangkaian pengobatan saja. Sehingga, Anda mungkin juga harus rutin berolahraga dan mengatur pola makan. 
  • Untuk mendapatkan manfaat obat secara maksimal, gunakan pratifar secara rutin di waktu yang sama setiap hari. 
  • Dokter biasanya menentukan dosis obat ini berdasarkan dengan kondisi kesehatan Anda dan respon terhadap pengobatan.
  • Untuk anak-anak, dosis biasanya juga ditentukan berdasarkan berat badan. 
  • Anda boleh menggunakan obat lain, seperti obat-obatan antasida berdampingan dengan obat ini. Tetapi pastikan dokter mengetahui penggunaan obat lain tersebut. 

Bagaimana cara penyimpanan pratifar?

Sama halnya dengan obat-obatan lain, Anda bisa menyimpan pratifar dengan aturan berikut ini: 

  • Simpan pratifar di tempat dengan suhu ruangan. 
  • Jauhkan pratifar dari tempat yang lembap. 
  • Jauhkan obat ini dari paparan sinar matahari atau cahaya langsung. 
  • Jangan menyimpan pratifar di dalam kamar mandi maupun di dalam freezer, apalagi hingga beku. 
  • Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan. 

Jika obat ini sudah tidak digunakan, Anda bisa membuangnya dengan aturan berikut: 

  • Buang obat ini jika sudah kedaluwarsa atau sudah tidak digunakan lagi. 
  • Jangan membuangnya di saluran pembuangan air atau di toilet. 
  • Jika Anda tidak tahu atau ragu mengenai tata cara pembuangan sampah obat yang tepat, jangan ragu untuk bertanya kepada apoteker atau petugas untuk mengetahui pembuangan sampah obat yang aman. 

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis pratifar untuk orang dewasa?

Dosis dewasa untuk tukak lambung 

  • 40 miligram (mg) diminum sekali sehari sebelum tidur. 
  • Maksimum penggunaan obat: 6 minggu 

Dosis dewasa untuk tukak peptik 

  • 40 mg diminum sekali sehari sebelum tidur, atau 20 mg diminum dua kali sehari 
  • Dosis perawatan: 20 mg diminum sekali sehari sebelum tidur 
  • Maksimum penggunaan obat: 4 minggu

Dosis dewasa untuk dispepsia

  • Dosis pengobatan: 10-20 mg diminum sekali
  • Dosis pencegahan: 10-20 mg diminum sekali setidaknya satu jam sebelum makan makanan yang dapat menyebabkan dada mengalami sensasi terbakar. 
  • Dosis maksimum: dua tablet dalam sehari 
  • Maksimum penggunaan obat: 2 minggu

Dosis dewasa untuk mengatasi esofagitis erosif

  • 20-40 mg diminum dua kali sehari 
  • Maksimum penggunaan obat: 12 minggu 

Dosis dewasa untuk mengobati penyakit asam lambung (GERD)

  • 20 mg diminum dua kali sehari 
  • Maksimum penggunaan obat: 6 minggu 

Dosis dewasa untuk sindrom Zollinger-Ellison

  • Dosis awal: 20 mg diminum setiap 6 jam sekali 
  • Dosis maksimum: 160 mg diminum setiap 6 jam sekali 

Berapa dosis pratifar untuk anak-anak?

Dosis anak-anak untuk ulkus peptik 

  • Untuk anak usia 1-16 tahun: 
    • 0.5 mg/kilogram (kg) berat badan diminum sekali sehari sebelum tidur, atau 0.25 mg/kg berat badan diminum dua kali sehari. 
    • Dosis maksimum hariannya: 40 mg/kg
  • Untuk anak usia 16 tahun ke atas: 
    • 40 mg diminum sekali sehari sebelum tidur, atau 20 mg diminum dua kali sehari 
    • Dosis perawatan: 20 mg diminum sekali sehari sebelum tidur 
    • Maksimum penggunaan obat: 4 minggu 

Dosis anak-anak untuk penyakit asam lambung (GERD)

  • Untuk anak usia 1-2 bulan: 
    • Dosis awal: 0.5 mg/kg diminum sekali sehari 
    • Maksimum penggunaan obat: hingga 8 minggu 
  • Untuk anak usia 3-11 bulan: 
    • Dosis awal: 0.5 mg/kg/hari diminum dua kali sehari 
    • Maksimum penggunaan obat: hingga 8 minggu 
  • Untuk anak usia 1-16 tahun: 
    • Dosis awal: 0.5 mg/kg/hari diminum dua kali sehari 
    • Dosis maksimum 40 mg
  • Untuk anak usia 16 tahun ke atas: 
    • 20 mg diminum dua kali sehari 
    • Maksimum penggunaan obat: 6 minggu 

Dosis anak-anak untuk dispepsia

  • Untuk anak usia 12 tahun ke atas: 
    • Dosis pengobatan: 10-20 mg diminum sekali sehari 
    • Dosis pencegahan: 10-20 mg diminum sekali setidaknya satu jam sebelum makan makanan yang dapat menyebabkan dada mengalami sensasi seperti terbakar 
    • Dosis maksimum: 2 tablet setiap harinya
    • Maksimum penggunaan obat: 2 minggu

Dalam dosis apa pratifar tersedia?

Tablet: 20 mg, 40 mg

Efek Samping

Apa efek samping yang mungkin terjadi jika menggunakan pratifar?

Sama halnya dengan obat-obatan pada umumnya, penggunaan pratifar juga dapat menimbulkan efek samping, baik yang ringan maupun yang serius. Berikut adalah efek samping ringan yang lebih sering terjadi, seperti: 

  • Sakit kepala 
  • Pusing 
  • Sembelit
  • Diare
  • Menangis tanpa sebab (biasanya pada anak-anak) 

Meski ringan dan dapat hilang dengan sendirinya, efek samping ini mungkin memburuk. Jika kondisi Anda tidak membaik, segera hubungi dokter. Selain itu, ada juga efek samping obat yang lebih serius hingga Anda harus menghentikan penggunaan obat jika mengalami efek samping tersebut, seperti: 

  • Kejang 
  • Berhalusinasi dan kekurangan energi 
  • Jantung berdetak dengan cepat 
  • Tubuh rasanya ingin pingsan 
  • Otot terasa sakit, biasanya disertai dengan demam, lelah yang tidak biasa, dan urine yang berwarna gelap
  • Reaksi alergi seperti bengkak pada tenggorokan, lidah, bibir, tangan, kaki, pergelangan kaki, dan betis. 

Tidak semua efek samping obat tercantum dalam daftar di atas. Bahkan ada efek samping yang mungkin Anda rasakan namun tidak tercantum. Namun, tidak semua pengguna obat ini mengalami efek samping dari penggunaan obat. Jika Anda ragu dengan efek samping yang Anda rasakan saat menggunakan pratifar, segera hubungi dokter. 

Pencegahan & Peringatan

Apa yang harus diketahui sebelum menggunakan pratifar?

Beberapa hal berikut harus Anda ketahui dan pahami sebelum memutuskan untuk menggunakan pratifar. Di antaranya: 

  • Beri tahu dokter jika Anda punya masalah ginjal atau liver, kanker perut, asma, atau gangguan pernafasan lainnya. 
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki alergi terhadap pratifar atau bahan aktif utama obat ini, yaitu famotidine. Selain itu, beri tahu dokter juga jika Anda memiliki alergi lain terhadap obat-obatan sejenis (ranitidine, cimetidine, nizatidine). 
  • Beri tahu dokter segala jenis obat-obatan yang sedang Anda gunakan atau hendak Anda gunakan, baik obat resep, obat non resep, multivitamin, hingga produk herbal. Hal ini penting untuk menghindari interaksi obat. 
  • Beri tahu dokter jika Anda memiliki fenilketonuria, yaitu kondisi di mana keterbelakangan mental dapat terbentuk jika Anda mengonsumsi makanan tertentu. 
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang hamil, berencana hamil, atau sedang menyusui.
  • Jangan mengonsumsi obat-obatan lain tanpa sepengetahuan dokter Anda.  

Apa pratifar aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum dapat diketahui dengan pasti apakah obat ini akan memberikan efek tertentu pada ibu hamil dan janinnya. Namun, jika Anda harus menggunakan obat ini, tanyakan kepada dokter apakah obat ini aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Meski begitu, obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B oleh Food and Drugs Administration (FDA) atau setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia. Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •     A: Tidak berisiko,
  •     B:Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •     C: Mungkin berisiko,
  •     D: Ada bukti positif dari risiko,
  •     X: Kontraindikasi,
  •     N: Tidak diketahui

Begitu juga dengan ibu menyusui, jika Anda harus menggunakan obat ini, pastikan bahwa Anda telah mendiskusikan dengan dokter mengenai risiko dan manfaat penggunaan obat. Hanya gunakan obat ini jika manfaatnya lebih besar dari risikonya. 

Interaksi

Obat-obatan apa yang dapat berinteraksi dengan pratifar?

Meskipun obat-obat tertentu tidak boleh dikonsumsi secara bersamaan, namun pada beberapa kasus, dua obat yang berbeda dapat digunakan bersama-sama bahkan jika  memungkinkan terjadinya interaksi. Jika hal ini terjadi, dokter Anda mungkin akan mengubah dosis pengonsumsian, atau melakukan tindakan pencegahan lain jika diperlukan. 

Pratifar dapat berinteraksi dengan lebih dari 250 jenis obat. Berikut ini adalah obat-obatan yang harus dihindari untuk dikonsumsi bersamaan dengan pratifar atau bahan aktif utamanya, famotidine, karena interaksi yang terjadi dapat meningkatkan efek samping obat atau mengubah cara kerja obat di dalam tubuh. Di antaranya: 

  • Atazanavir 
  • Dasatinib
  • Neratinib
  • Pazopanib
  • Rilpivirine
  • Siponimod
  • Tizanidine

Sementara, obat-obatan lain yang dapat berinteraksi dengan pratifar mungkin dapat meningkatkan risiko efek samping, namun pada kasus tertentu termasuk pengobatan terbaik untuk Anda. Obat-obatan tersebut termasuk: 

  • Adenosine 
  • Amitriptyline
  • Apalutamide
  • Bacampicillin
  • Bedaquiline
  • Cefditoren
  • Cefuroxime 
  • Chloroquine
  • Efavirenz
  • Entecavir 
  • Fesoterodine
  • Fingolimod 
  • Galantamine
  • Gatifloxacin
  • Halofantrine
  • Halothane

Apa makanan dan alkohol yang dapat berinteraksi dengan pratifar?

Obat-obat tertentu sebaiknya tidak dikonsumsi pada waktu makan atau saat memakan jenis makanan tertentu karena dapat terjadi interaksi. Mengonsumsi alkohol atau produk yang berasal dari tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan terjadinya interaksi. Diskusikan dengan ahli kesehatan Anda untuk penggunaan obat dengan makanan, alkohol, atau produk yang berasal dari tembakau.

Apa kondisi kesehatan yang dapat berinteraksi dengan pratifar?

Ada beberapa kondisi kesehatan yang mungkin Anda miliki yang dapat berinteraksi dengan pratifar, di antaranya: 

  • Perdarahan gastrointestinal, atau perdarahan yang terjadi di saluran pencernaan. 
  • Ginjal yang tidak dapat berfungsi 

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam kondisi gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (118/119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan jika ketinggalan satu dosis?

Jika ada dosis yang terlupa, segera minum dosis tersebut. Tetapi jika sudah memasuki waktu untuk mengonsumsi dosis berikutnya, lewatkan dosis yang terlupa dan minum dosis obat sesuai jadwal. Jangan menggunakan dosis ganda karena tidak dapat menjamin Anda akan sembuh lebih cepat. 

source : https://hellosehat.com/obat/pratifar/

Leave A Reply

Your email address will not be published.

+ 22 = 24