Let’s travel together.

Phenylbutazone obat apa?

0

CuitanDokter.Com


Nama Generik:
Phenylbutazone


Merek:
Akrofen, Berlison, Irgapan, Phenylbutazone Molex Ayus dan Zonifar.

Penggunaan

Untuk apa Phenylbutazone?

Phenylbutazone adalah obat yang dapat membantu untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan yang disebabkan oleh ankylosing spondylitis ketika obat lain mungkin tidak cocok.

Ankylosing spondylitis adalah peradangan yang menyebabkan penyakit sendi yang mempengaruhi tulang punggung.

Bagaimana cara penggunaan Phenylbutazone?

Selalu gunakan tablet Phenylbutazone persis sesuai yang diarahkan oleh dokter Anda dan selalu baca label. Dokter Anda akan menentukan dosis yang tepat sesuai dengan kondisi Anda. Tanyakan kepada dokter atau apoteker Anda jika Anda tidak yakin.

  • Konsumsi tablet dengan makanan atau segera setelah makan.
  • Telan tablet seluruhnya dengan banyak air. Dokter Anda mungkin meminta Anda untuk meminum antasid (obat gangguan pencernaan) pada waktu yang sama.
  • Minum alkohol saat mengonsumsi Phenylbutazone dapat menyebabkan efek alkohol  yang lebih dari biasanya.

Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara penyimpanan Phenylbutazone?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Phenylbutazone untuk orang dewasa?

Dosis awal yang biasa untuk 48 jam pertama adalah 400 mg sampai 600 mg sehari dalam dosis yang dibagi.

Dokter kemudian akan mengurangi dosis sampai jumlah minimum yang diperlukan, biasanya 200 mg sampai 300 mg sehari dalam dosis yang terbagi.

Pasien yang berusia tua memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap efek samping dan harus menggunakan dosis terendah yang efektif untuk waktu sesingkat mungkin, dengan pemantauan tambahan yang dilakukan oleh dokter Anda.

Bagaimana dosis Phenylbutazone untuk anak-anak?

Obat ini tidak cocok untuk anak di bawah 14 tahun.

Dalam dosis apakah Phenylbutazone tersedia?

Tablet: 100 mg; 200 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Phenylbutazone?

Hubungi dokter Anda jika Anda memiliki salah satu dari efek samping yang serius berikut ini:

  • berdengung di telinga (tinnitus)
  • kepala pusing (vertigo)
  • depresi
  • halusinasi
  • kebingungan mental
  • pusing, mengantuk, merasa lesu dan lelah
  • perasaan mati rasa, kesemutan, atau panas di tangan atau kaki
  • asma atau asma yang lebih buruk dari biasanya (sesak napas)
  • pembengkakan pada tangan, kaki (sekitar pergelangan kaki) atau perut
  • sakit mulut (nyeri atau borok di lidah, pipi, bibir, tenggorokan atau gusi)
  • pembengkakan kelenjar ludah (di depan telinga, di bawah rahang bawah dan di bawah lidah) yang dapat membuat mengunyah atau menelan terasa sakit, mulut kering
  • terdapatnya benjolan di depan leher, merasa lelah dan sensitif terhadap dingin, berat badan bertambah
  • sembelit. Hal ini mungkin karena perubahan reaksi kelenjar tiroid
  • reaksi terhadap matahari. Kulit Anda mungkin menjadi merah, menyakitkan, dan bengkak. Jangan berjemur, menggunakan tanning bed, atau mengekspos kulit Anda terhadap sinar UV buatan
  • ketulian
  • konstipasi atau kembung
  • kesulitan menelan
  • penglihatan kabur, pendarahan di mata
  • merasa sakit (malaise)

Tidak semua orang mengalami efek samping berikut ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Phenylbutazone?

Jangan menggunakan phenylbutazone jika Anda:

  • alergi terhadap fenilbutazon atau obat-obatan anti-inflamasi lainnya (seperti aspirin, buprofen, cielecoxib), atau salah satu bahan lainnya (lihat Bagian 6)
  • memiliki, atau pernah memiliki, kondisi lambung atau usus seperti maag, perdarahan di perut, usus besar atau usus kecil, atau gastritis parah, terutama jika Anda pernah meminum NSAID
  • memiliki penyakit radang usus (misalnya ulcerative colitis, penyakit Crohn), karena fenilbutazon bisa membuat kondisi ini lebih buruk
  • memiliki masalah jantung, hati atau ginjal yang parah
  • masalah paru-paru, pembengkakan atau tekanan darah tinggi yang dapat mempengaruhi jantung
  • memiliki penyakit kelenjar tiroid
  • memiliki atau pernah memiliki gangguan perdarahan, atau gangguan lain yang mempengaruhi darah atau sel dalam darah Anda
  • memiliki sindrom Sjogren, yang merupakan gangguan di mana mulut dan mata menjadi sangat kering
  • asma. Perlu diketahui bahwa NSAID menyebabkan serangan asma, ruam, bengkak atau radang rongga hidung
  • menggunakan obat anti-inflamasi non steroid lainnya (NSAID), (misalnya ibuprofen, diklofenak)
  • hamil lebih dari 6 bulan

Jika salah satu faktor di atas dialami oleh Anda, bicaralah dengan dokter atau apoteker.

Apakah Phenylbutazone aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Hindari penggunaan kecuali Anda telah didiagnosis dengan masalah pankreas yang mengharuskan Anda melakukan pengobatan dengan Phenylbutazone.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Phenylbutazone?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter

Tolong beri tahu dokter atau apoteker jika Anda menggunakan atau baru saja menggunakan obat lain, termasuk obat-obatan yang diperoleh tanpa resep, dan obat herbal.

Beberapa obat yang dapat dipengaruhi oleh Phenylbutazone atau dapat mempengaruhi seberapa baik Phenylbutazone akan bekerja. Beritahu dokter atau apoteker Anda jika Anda juga sedang mengonsumsi:

  • obat-obatan yang dapat meningkatkan terjadinya bisul atau perdarahan di lambung atau usus, seperti:

– Kortikosteroid digunakan untuk mengobati radang sendi dan peradangan

– Obat-obatan seperti agen anti-platelet, yang digunakan untuk mengencerkan darah (misalnya warfarin, aspirin, clopidogrel). Dokter Anda dapat memeriksa darah Anda untuk waktu yang singkat

– Antidepresan yang disebut inhibitor selektif serotonin re-uptake (SSRI), (misalnya

paroxetine)

– Obat-obatan anti-inflamasi lainnya (misalnya diklofenak, celecoxib)

  • obat-obatan yang digunakan untuk tekanan darah tinggi (misalnya atenolol, ramipril, valsartan)
  • diuretik (tablet air) atau obat-obatan jantung (misalnya digoxin, sotalol, diltiazem)
  • beberapa obat diabetes (misalnya glipizide, glibenclamide) atau insulin
  • obat-obatan yang menekan sistem kekebalan tubuh (misalnya siklosporin, tacrolimus, methotrexate)
  • lithium, obat yang digunakan untuk mengobati perubahan suasana hati dan beberapa jenis depresi
  • obat yang biasanya diresepkan melalui rumah sakit, yang disebut mifepristone (diambil dalam 12 hari terakhir)
  • antibiotik kuinolon (antibiotik digunakan untuk mengobati infeksi)
  • methylphenidate, obat yang digunakan untuk mengobati kondisi hiperaktif
  • steroid anabolik, seperti nandrolone
  • misoprostol, obat yang digunakan untuk mengobati bisul di lambung dan usus
  • AZT, obat yang digunakan untuk HIV (human immunodeficiency virus)
  • alkohol
  • obat yang digunakan untuk mengobati epilepsi yang dikenal sebagai fenitoin
  • obat-obatan yang mempengaruhi enzim hati – (cek dengan apoteker Anda). Obat tersebut termasuk barbiturat, chorphenamine, prometazin, rifampisin, cholestyramine, dan obat-obatan yang digunakan untuk mengontrol kolesterol.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Phenylbutazone?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Phenylbutazone?

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahukan dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

 

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

source : https://hellosehat.com/obat/akrofen/

Leave A Reply

Your email address will not be published.

− 1 = 1