Let’s travel together.

Phenobarbital obat apa?

0

CuitanDokter.Com


Nama Generik:
Phenobarbital


Merek:
Sibital dan Phental.

Penggunaan

Untuk apa Phenobarbital?

Phenobarbital adalah obat dengan fungsi untuk mengendalikan kejang-kejang. Mengendalikan dan mengurangi kejang akan memungkinkan Anda melakukan lebih banyak kegiatan sehari-hari, mengurangi risiko bahaya ketika Anda kehilangan kesadaran, dan mengurangi risiko Anda untuk kondisi yang mungkin mengancam jiwa Anda akibat kejang-kejang yang sering berulang. Phenobarbital berada di klasifikasi barbiturat antikonvulsan / hipnotik. Obat ini bekerja dengan mengontrol aktivitas listrik yang tidak normal dalam otak yang terjadi saat kejang. Obat ini juga digunakan untuk waktu yang singkat (biasanya tidak lebih dari 2 minggu) untuk membantu menenangkan Anda atau membantu Anda tidur saat Anda diserang kecemasan. Obat ini bekerja dengan mempengaruhi bagian-bagian tertentu dari otak dengan tujuan menenangkan.

Dosis phenobarbital dan efek samping phenobarbital akan dijelaskan lebih lanjut di bawah ini.

Bagaimana cara penggunaan Phenobarbital?

Minum obat ini melalui mulut sebelum atau sesudah makanan, biasanya sekali sehari sebelum tidur untuk mengontrol kejang, atau seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Konsumsi obat ini dengan makanan atau susu untuk mencegah sakit perut. Jika Anda menggunakan obat dengan bentuk cair, ukur dosisnya dengan hati-hati menggunakan pengukur khusus. Jangan gunakan sendok rumah tangga karena Anda mungkin tidak akan mendapatkan takaran dosis yang benar.

Dosis didasarkan pada kondisi medis Anda, kadar Phenobarbital dalam darah, dan respon Anda terhadap pengobatan. Dosis pada anak-anak mungkin juga didasarkan pada berat badan mereka.

Dokter Anda mungkin akan mengarahkan Anda dengan dosis rendah terlebih dahulu dan secara bertahap meningkatkan dosis Anda untuk mencegah efek samping seperti mengantuk dan pusing. Ikuti petunjuk dokter dengan hati-hati. Jangan mengonsumsi obat ini lebih atau kurang dari takaran yang ditentukan.

Mungkin diperlukan beberapa minggu untuk mendapatkan khasiat terbaik dan benar-benar mengendalikan kejang Anda. Obat ini bekerja paling baik bila jumlah dosis berada pada tingkat yang konstan. Oleh karena itu, konsumsi obat ini setiap hari di waktu yang sama.

Jangan berhenti minum obat ini (dan obat antikonvulsan lainnya) tanpa konsultasi dokter Anda. Anda dapat memperburuk atau menyebabkan kejang yang sangat parah yang sulit diobati (status epileptikus) bila obat ini tiba-tiba berhenti.

Obat ini dapat menyebabkan reaksi sakaw, terutama jika sudah digunakan secara teratur untuk waktu yang lama atau dalam dosis tinggi. Dalam kasus tersebut, gejala sakaw (seperti kecemasan, halusinasi, berkedut, kesulitan tidur) dapat terjadi jika Anda tiba-tiba berhenti menggunakan obat ini. Sakaw Phenobarbital dapat menjadi parah dan mencakup kejang dan (jarang) kematian. Untuk mencegah hal ini, dokter dapat mengurangi dosis secara bertahap. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk rincian lebih lanjut, dan melaporkan setiap reaksi penolakan segera.

Seiring dengan manfaatnya, obat ini mungkin bisa menyebabkan kecanduan, meskipun jarang. Risiko ini dapat meningkat jika Anda pernah menyalahgunakan alkohol atau obat-obatan di masa lalu. Minum obat ini persis seperti yang ditentukan untuk mengurangi risiko kecanduan.

Bila obat ini digunakan untuk waktu yang lama untuk mengurangi rasa gelisah atau untuk membantu Anda untuk tidur, obat ini mungkin tidak bekerja dengan baik. Phenobarbital seharusnya hanya digunakan untuk waktu yang singkat untuk mengurangi kegelisahan atau membantu tidur. Bicarakan dengan dokter Anda jika obat ini berhenti bekerja dengan baik.

Beritahu dokter jika kecemasan atau kejang Anda memburuk (misalnya jumlah kejang meningkat).

Bagaimana cara penyimpanan Phenobarbital?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis Phenobarbital untuk orang dewasa?

Dosis Dewasa biasa untuk penenang

Oral, IV, atau IM: 30 sampai 120 mg / hari secara oral terbagi dalam 2 sampai 3 dosis.

Maksimum 400 mg / hari.

Penenang pra operasi: 100 sampai 200 mg IM 60 sampai 90 menit sebelum operasi.

Dosis Dewasa biasa untuk Insomnia

Oral: 100 sampai 200 mg dengan maksimal 400 mg / hari.

IM atau IV: 100-320 mg dengan durasi maksimal 2 minggu.

Dosis Dewasa biasa untuk Kejang

Status epileptikus:

Dosis IV: 10-20 mg / kg; mungkin mengulangi dosis setiap 20 menit sesuai yang diperlukan (dosis total maksimum: 30 mg / kg)

Dosis lanjutan Antikonvulsan : Oral atau IV

(Catatan: dosis lanjutan biasanya dimulai 12 jam setelah dosis awal):

1 sampai 3 mg / kg / hari terbagi dalam 1 sampai 2 dosis

Bagaimana dosis Phenobarbital untuk anak-anak?

Dosis biasa bagi anak untuk kejang

Status epileptikus:

Loading dose IV:

Neonatal: 15 sampai 20 mg / kg dalam dosis tunggal atau dibagi; mungkin mengulangi dosis 5 sampai 10 mg / kg setiap 15 sampai 20 menit yang dibutuhkan (dosis total maksimum: 40 mg / kg). Catatan: bantuan pernapasan mungkin diperlukan untuk memaksimalkan dosis.

Dosis lanjutan: Oral, IV: 3-4 mg / kg / hari diberikan sekali sehari; dosis lanjutan biasanya dimulai 12 jam setelah dosis; menilai konsentrasi serum; meningkat menjadi 5 mg / kg / hari jika diperlukan (biasanya pada minggu kedua terapi).

Sindrom Neonatal Abstinence:

Loading Dose (opsional):

IV: 16 mg / kg sebagai dosis tunggal; diikuti dengan dosis lanjutan 12 sampai 24 jam setelah dosis awal atau:

Oral: 16 mg / kg dibagi menjadi 2 dosis dan diberikan setiap 4 sampai 6 jam; diikuti dengan dosis lanjutan12 sampai 24 jam setelah dosis.

Dosis lanjutan: Oral atau IV: Awal: 5 mg / kg / hari dibagi setiap 12 jam; menyesuaikan dosis awak sesuai dengan nilai pantang dan konsentrasi serum; Dosis yang diperlukan: 2-8 mg / kg / hari. Setelah pasien stabil, turunkan dosis Phenobarbital sehingga konsentrasi obat berkurang 10% sampai 20% per hari.

Cedera neuroprotektan anoxic (dengan atau tanpa pendingin): IV: 40 mg / kg sekali;

Status epileptikus:

Dosis: IV:

Bayi dan Anak-anak: Awal: 15 sampai 20 mg / kg (maksimum: 1000 mg / dosis); mungkin mengulangi dosis awal setelah 15 menit jika diperlukan (dosis total maksimum: 40 mg / kg). Catatan: bantuan pernapasan tambahan mungkin diperlukan, untuk memaksimalkan dosis.

Antikonvulsan dosis pemeliharaan: Oral, IV: Catatan: dosis lanjutan biasanya dimulai 12 jam setelah dosis:

Bayi: 5-6 mg / kg / hari terbagi dalam 1 sampai 2 dosis

Anak-anak:

1 sampai 5 tahun: 6-8 mg / kg / hari terbagi dalam 1 sampai 2 dosis

5 sampai 12 tahun: 4-6 mg / kg / hari terbagi dalam 1 sampai 2 dosis

Remaja 12 tahun atau lebih: 1 sampai 3 mg / kg / hari terbagi dalam 1 sampai 2 dosis

Dosis Anak-anak untuk Bius

Anak-anak:

Sedasi: Oral: 2 mg / kg / dosis 3 kali sehari

Pra operasi sedasi: Oral, IM, atau IV: 1 sampai 3 mg / kg 1 sampai 1,5 jam sebelum prosedur

Dosis Anak-anak untuk Insomnia

Anak-anak:

Hypnotic: IM atau IV: 3-5 mg / kg pada waktu tidur

Dosis Anak-anak untuk Hiperbilirubinemia

Kurang dari 12 tahun: 3-8 mg / kg / hari secara oral terbagi dalam 2 sampai 3 dosis

Dosis maksimum: 12 mg / kg / hari

Dalam dosis apakah Phenobarbital tersedia?

Tablet: 15 mg; 30 mg; 100 mg

Elixir: 20 mg / 5 mL

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena Phenobarbital?

Phenobarbital dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah. Berhenti mengonsumsi Phenobarbital dan cari bantuan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi berikut: gatal-gatal; sulit bernafas; pembengkakan wajah Anda, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hubungi dokter Anda jika Anda mengalami salah satu efek samping yang serius:

  • Gerakan otot gelisah di mata Anda, lidah, rahang, atau leher
  • Detak jantung melambat, pernapasan dangkal
  • Pusing, pingsan
  • Demam atau sakit tenggorokan
  • Luka di mulut Anda
  • Mudah memar atau perdarahan; atau
  • Pecah pembuluh darah di bawah kulit Anda

Efek samping lainnya termasuk

  • Rasa mengantuk dan pusing
  • Masalah dengan memori atau konsentrasi
  • Kegembiraan, mudah marah, agresif, atau kebingungan (terutama pada anak-anak atau orang dewasa yang lebih tua)
  • Kehilangan keseimbangan atau koordinasi
  • Mual, sembelit
  • Sakit kepala; atau
  • Efek “mabuk” (mengantuk di hari setelah mengonsumsi obat)

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir tentang efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Phenobarbital?

Sebelum menggunakan obat tertentu, pertimbangkan risiko dan manfaatnya terlebih dahulu. Ini adalah keputusan yang harus dibuat Anda dan dokter Anda. Untuk obat ini, perhatikan hal berikut:

  • Jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau menyusui
  • Jika Anda sedang mengonsumsi obat resep atau tanpa resep, herbal, atau suplemen makanan
  • Jika Anda memiliki alergi terhadap obat-obatan, makanan, atau zat lain
  • Jika Anda menderita depresi, memiliki kecenderungan bunuh diri, memiliki riwayat penyalahgunaan zat terlarang
  • Jika Anda memiliki masalah dengan hati atau penyakit pernafasan
  • Jika Anda merasakan nyeri atau shock

Apakah Phenobarbital aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori D menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  •  N=Tidak diketahui

Untuk Menyusui

Phenobarbital terserap ke dalam susu manusia dalam jumlah kecil. Namun, karena waktu serap obat pada bayi yang baru lahir biasanya lebih panjang, akumulasi Phenobarbital dapat terjadi dan tingkat serum neonatal bayi berpotensi dapat melebihi tingkat serum ibu. Bayi dengan kondisi ini dilaporkan mengalami kelesuan bahkan seperti diberi obat penenang. The American Academy of Pediatrics mengklasifikasikan Phenobarbital sebagai obat yang telah “menyebabkan efek signifikan pada beberapa bayi menyusui dan harus diberikan kepada ibu menyusui dengan hati-hati”. Beberapa peneliti telah merekomendasikan pemantauan ketat konsentrasi darah bayi jika ibu menyusui harus mengonsumsi Phenobarbital.

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan Phenobarbital?

Beberapa OBAT MUNGKIN BERINTERAKSI dengan Phenobarbital. Beri tahu dokter Anda jika Anda sedang mengonsumsi obat lain, terutama salah satu dari berikut:

  • Sodium oxybate (GHB), stiripentol, atau asam valproik karena mereka dapat meningkatkan risiko efek samping Phenobarbital ini
  • Metoksiflurana dan risiko efek sampingnya dapat meningkat jika Anda juga mengonsumsi Phenobarbital
  • Blockers Beta-adrenergik (misalnya, propranolol), clozapine, kortikosteroid (misalnya, hidrokortison), digitoxin, doxycycline, estrogen, imatinib, metronidazol, kontrasepsi oral (misalnya, norethindrone / etinil estradiol), quinidine, theophyllines, vorikonazol, atau warfarin karena efektivitas mereka mungkin akan menurun oleh Phenobarbital

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan Phenobarbital?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan Phenobarbital?

Kondisi kesehatan lain yang Anda miliki bisa memengaruhi penggunaan obat ini. Selalu beri tahu dokter jika Anda memiliki masalah kesehatan lain.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis mungkin termasuk:

  • Gerakan tak terkendali dari mata
  • Kehilangan koordinasi
  • Mengantuk
  • Napas melambat
  • Penurunan suhu tubuh
  • Lecet pada kulit

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

source : https://hellosehat.com/obat/phenobarbital/

Leave A Reply

Your email address will not be published.

4 + 2 =