Let’s travel together.

Penyebab Bayi 1 Bulan Susah BAB dan Cara Ampuh Mengatasinya

0 2

Penyebab Bayi 1 Bulan Susah BAB dan Cara Ampuh MengatasinyaDalam masa pertumbuhan, akan ada masa di mana bayi 1 bulan susah bab atau buang air besar. Hal ini ditandai dengan nafsu makan mereka yang menurun dan perut kembung pada bayi. Pada kondisi ini, setiap orang tua tak boleh memandang remeh permasalahan susah BAB, terutama yang dialami oleh bayi usia 1 bulan karena dapat mengganggu perkembangan tubuhnya secara keseluruhan.

Sebagai orang tua, memerhatikan kondisi tubuh bayi adalah sebuah keharusan. Pasalnya saat masih berusia 1 bulan, sedikit penyakit saja yang menyerang buah hati dapat berubah fatal. Lantas apa saja penyebab bayi yang berusia 1 bulan susah BAB dan bagaimana cara mengatasinya?

Bayi 1 Bulan Susah BAB? Pahami Dulu Siklusnya

Sebelum mengetahui penyebab bayi 1 bulan susah bab, Anda juga harus mengetahui siklus buang air besar pada bayi. Siklus ini harus diketahui terutama bagi mereka yang baru memiliki momongan agar tidak terlalu khawatir apabila dalam beberapa hari bayi tidak BAB.

Sebagai informasi, siklus BAB pada setiap bayi berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh pola makan dan minum serta kemampuan tubuh bayi saat mencerna makanan yang masuk ke dalam perut. Untuk bayi yang masih berusia 1 bulan, buang air besar selama 1 minggu sekali masih menjadi hal yang normal. Ini karena makanan utama yang dikonsumsi oleh bayi berusia 1 bulan adalah ASI. Namun dalam keadaan sehat, bayi usia 1 bulan akan buang air besar selama sehari atau dua hari sekali.

Kondisi BAB yang Harus Diwaspadai pada Bayi Usia 1 Bulan

Saat bayi 1 bulan susah bab, ada beberapa kondisi yang harus diwaspadai oleh orang tua. Hal ini untuk berjaga-jaga agar tidak terjadi sesuatu yang tak diinginkan pada buah hati. Beberapa kondisi yang perlu diwaspadai adalah sebagai berikut:

  1. Saat siklus BAB bayi tidak normal seperti biasanya. Apabila biasanya bayi BAB dalam sehari atau dua kali sehari, namun ternyata selama lebih dari 4 hari bayi tak kunjung buang air besar, maka kemungkinan buah hati Anda terserang sembelit.
  2. Perhatikan bentuk feses bayi saat keluar. Apabila feses berbentuk kecil-kecil dan keras, maka terjadi kelainan pada sistem pencernaannya. Saat mengalami kondisi ini, biasanya bayi akan rewel dan kesakitan saat buang air besar.
  3. Pada kasus yang parah, feses yang keluar disertai dengan bercak darah merah. Pada kasus ini, saat bayi mengeluarkan feses, ia akan menangis sembari mengangkat kakinya ke atas. (Baca juga: Pentingnya Pengetahuan Obat Mencret untuk Bayi bagi Seorang Ibu)

Itulah 3 kondisi BAB bayi 1 bulan yang harus diwaspadai oleh orang tua. Saat anak Anda mengalami gejala di atas, sebaiknya segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Penyebab Bayi Usia 1 Bulan Susah Buang Air Besar

Ada banyak penyebab yang membuat bayi susah buang air besar. Sebagai orang tua, perhatikan beberapa penyebab berikut agar sistem pencernaan bayi tetap sehat. Adapun penyebab bayi 1 bulan susah bab adalah sebagai berikut:

Penyebab paling umum yang menjadikan bayi susah buang air besar adalah pemberian susu formula. Pada umumnya, bayi yang masih berusia 1 bulan hanya perlu diberikan ASI. Hal ini karena ASI mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi.

Namun tak sedikit ibu yang memberikan susu formula pada bayi dengan alasan tidak ingin menyusui karena dapat memengaruhi bentuk tubuh. Padahal pada bayi yang berusia 1 hingga 6 bulan, susu formula dapat cukup berbahaya untuk perkembangan tubuh bayi.

Beberapa hal berbahaya yang dapat dialami oleh bayi usia 1 – 6 bulan yang mengonsumsi susu formula adalah menghambat kecerdasan kognitif, mengganggu sistem pencernaan, meningkatkan peluang obesitas bayi, dan masih banyak lagi lainnya.

  • Kurangnya Asupan Buah dan Sayur

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa sistem pencernaan setiap bayi berbeda satu sama lain. Hal ini juga dipengaruhi oleh ASI yang diberikan oleh ibu saat menyusui. Ketika kondisi ibu tidak sehat, maka hal ini dapat membuat bayi usia 1 bulan susah dalam buang air besar.

Untuk masalah ini, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan menambah porsi buah dan sayuran pada bayi. Hal ini untuk melengkapi asupan nutrisi dan vitamin sehingga bayi tetap dapat buang air besar dengan lancar. (Baca juga: Panduan Mengatur Makanan Sehat untuk Bayi)

  • Dehidrasi/Kekurangan Cairan

Hal lain yang menyebabkan bayi 1 bulan susah bab adalah kekurangan cairan atau dehidrasi. Ini adalah hal yang cukup berbahaya bagi kondisi kesehatan buah hati. Pasalnya bayi yang masih memiliki ketahanan tubuh rendah sangat sensitif, meskipun hanya kekurangan sedikit cairan.

  • Kelainan Organ (Hirschprung)

Ini adalah penyebab paling parah yang membuat bayi susah buang air besar. Sebagian besar masalah kelainan organ terjadi pada bagian usus bayi. Pada kondisi normal, sistem pencernaan mampu melakukan gerakan usus atau yang dikenal dengan gerakan peristaltik. Sedangkan bayi yang mengalami kelainan ini, pada usus besarnya tak terdapat syarat yang berguna menggerakkan usus.

Kondisi ini akan membuat saluran usus menjadi sempit sehingga semua kotoran akan tersumbat dan tertumpuk pada bagian usus bawah. Apabila terus dibiarkan, maka kuman-kuman di dalam perut bayi akan berkembang dan menyebabkan radang usus.

Satu-satunya cara menangani hal ini adalah dengan membawa bayi ke dokter agar segera muncul diagnosa yang tepat. Pada kondisi parah, biasanya dokter akan mengeluarkan feses dengan membuat lubang pada dinding perut bayi. Oleh karena itu, jangan pernah sepelekan bayi yang susah buang air besar.

Tips Tepat Mengatasi Bayi yang Susah Buang Air Besar

Untuk mengatasi berbagai masalah bayi 1 bulan susah bab, orang tua dapat melakukan tips berikut ini. Adapun tips ini ditujukan untuk bayi yang susah buang air besar karena masalah sembelit, bukan permasalahan parah seperti kelainan organ usus. Berikut adalah tips yang dapat dilakukan:

  • Berikan Susu Formula dengan Takaran Tepat

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa pemberian susu formula bukanlah hal yang baik untuk bayi yang masih berusia 1 bulan. Namun apabila terpaksa memberi susu formula, maka pastikan memberikan susu formula dengan takaran tepat dan jangan terlalu kental. Selain itu, mintalah saran ke dokter tentang susu formula yang baik untuk bayi yang berusia 1 bulan.

  • Oleskan Minyak Bayi di Sekitar Saluran Pembuangan Feses

Tips kedua adalah memberikan minyak bayi pada bagian pembuangan feses. Hal ini untuk merangsang agar bayi memberikan tekanan pada perut sehingga feses dapat terdorong keluar.

Pada bayi yang susah buang air besar, Anda juga dapat memberikan pijatan halus pada area pusar ke luar. Lakukan dengan gerakan melingkar searah jarum jam. Untuk hasil terbaik, gunakan pula minyak pijit bayi saat melakukan tips ini.

Tips selanjutnya adalah posisikan bayi dengan terlentang dan menggerak-gerakkan kaki bayi seperti ketika mengayuh sepeda. Cara ini terbukti efektif membuat otot perut pada bayi bergerak bebas serta memberikan tekanan pada usus besar. Dengan begitu, maka bayi akan lebih mudah BAB.

Itulah sedikit ulasan tentang penyebab dan cara menangani bayi 1 bulan susah bab. Dengan melakukan beberapa tips di atas, maka kondisi sistem pencernaan bayi akan normal kembali. Namun apabila belum ada perkembangan berarti, sebaiknya bawa bayi Anda ke dokter agar dapat ditangani dengan tepat. Semoga bermanfaat .

Leave A Reply

Your email address will not be published.

68 + = 78