Let’s travel together.

Pengetahuan yang Penting Ketika Panas Anak Naik Turun

0 2

Pengetahuan yang Penting Ketika Panas Anak Naik TurunTentu Anda akan khawatir ketika buah hati Anda tidak kunjung sembuh dari sakit demam nya dan hal ini diperparah dengan kondisi demam yang naik turun. Peningkatan suhu tubuh pada badan yang disebabkan infeksi atau penyakit menjadi penyebab terjadinya demam anak yang naik turun. Beberapa penyakit yang menyebabkan siklus demam naik turun ini antara lain adalah demam tifus, demam berdarah dan malaria.

Berikut akan disajikan informasi mengenai penyebab demam naik turun, penanganan pertama serta pemeriksaan laboratorium yang biasa dilaksanakan oleh dokter dan tenaga medis dalam menangani demam yang naik turun.

Mengetahui Serba Serbi Penyebab Panas yang Naik dan Turun

Rentang normal suhu badan pada anak adalah berkisar antara 36.3 hingga 37.7 derajat Celcius. Suhu tubuh dapat berubah – ubah sepanjang hari. Suhu tubuh terendah adalah di pagi hari dan meningkat hingga 0.6 derajat Celcius di sore hari. Aktivitas harian anak juga akan mempengaruhi suhu tubuh.

Pada penyakit tifus, bakteri Salmonella thyposa yang menginfeksi saluran pencernaan akan menyebabkan demam naik hingga 39 – 40 derajat Celcius di malam hari dan demam turun di pagi hari. Hal ini akan disertai dengan nyeri perut, diare/susah buang air besar, kulit kemerahan dan nyeri otot. Sakit akan berlangsung selama 7 – 14 hari.

Pada penyakit demam berdarah, virus Dengue yang di bawa oleh nyamuk Aedes aegepty menyebabkan demam hingga mencapai 40 derajat Celcius bahkan lebih. Siklus demam naik dan turun menyerupai pelana kuda selama 10 hari. Berbagai komplikasi hingga berujung kematian dapat terjadi apabila Anda tidak mewaspadai dan segera memberikan penanganan tepat pada Anak yang terkena demam berdarah.

Pada penyakit malaria, parasit Plasmodium yang dibawa oleh nyamuk berjenis Anopheles-lah penyebab terjadinya demam yang naik dan turun, nyeri otot, sakit kepala yang disertai muntah dan diare. Dalam satu hingga tiga hari setelah gigitan nyamuk, anak akan menggigil dan kedinginan, lalu demam akan datang disertai banjir keringat. Gejala panas yang naik dan turun akan berlangsung selama 6 – 12 jam.

Sangatlah penting bagi orang tua untuk mengetahui tanda demam naik turun ini untuk dapat segera memberikan pertolongan pertama, mencegah komplikasi dan mengambil keputusan tempat untuk penanganan lebih lanjut pada Anak.

Pertolongan Pertama ketika Anak Demam

Bila saat ini adalah hari pertama anak anda mengalami demam, maka laksanakan beberapa pertolongan pertama pada demam berikut ini:

1. Ukur Suhu Tubuh Anak dengan Termometer

Mengetahui dengan baik cara mengukur suhu tubuh Anak dapat membantu Anda untuk mengetahui kondisi anak serta menentukan penanganan yang tepat dan terbaik. Letakkan termometer digital atau air raksa di ketiak atau di bawah lidah anak. Suhu akan tampak dalam 30 detik dengan menggunakan termometer digital, dan sekitar 3 menit pada termometer raksa.

Pastikan Anda mengibaskan dahulu termometer raksa hingga cairan raksa berada di bawah angka 0 derajat, untuk mengetahui dengan pasti suhu badan anak. Jika angka melebihi batas 37.7 derajat celcius, maka dapat dipastikan anak Anda mengalami demam. Catat perubahan suhu ini dari waktu ke waktu untuk mengetahui pola dan siklus demam anak.

2. Banyak Minum Air

Dehidrasi atau kehilangan cairan di dalam tubuh dapat terjadi pada anak yang mengalami demam naik dan turun. Dengan banyak meminum air putih, maka cairan tubuh yang menguap akibat panas akan segera tergantikan.

Apabila anak menolak pemberian air putih, berikan asupan cairan dalam bentuk jus buah atau susu sebagai alternatif dari air putih. Kondisi dehidrasi berkepanjangan dapat menjadi penyebab penurunan kesadaran pada anak, dan bahkan dapat berujung pada kematian.

3. Kompres

Melakukan kompres dengan air hangat akan mempercepat penurunan demam pada anak. Selain area dahi, lakukan kompres pada area ketiak dan lipatan paha, hal ini disebabkan terdapatnya pembuluh darah besar di area ketiak, leher dan lipatan paha. Pada pembuluh darah besar inilah terdapat sensor suhu yang menyambung ke otak, dan akan membantu penurunan demam pada anak.

4. Tetap penuhi Kebutuhan Nutrisi Anak

Demam yang naik dan turun tidak boleh dibiarkan begitu saja. Asupan nutrisi yang cukup dapat memperbaiki kondisi tubuh anak. Jika tidak ada mual muntah dan anak masih dapat makan, maka berikanlah makanan dengan prinsip tinggi kalori dan tinggi protein pada anak yang sedang sakit. Jika perlu tambah dengan multivitamin untuk mengembalikan napsu makan dan stamina nya.

5. Bawa ke Pusat Layanan Kesehatan

Demam naik turun apabila tidak dilaksanakan penanganan lebih lanjut oleh tenaga kesehatan profesional dapat menyebabkan berbagai komplikasi dan bahkan dapat menjadi penyebab kematian. Segera periksakan anak Anda ketika mengalami gejala panas yang tidak menghilang setelah 3 hari, sehingga dokter dapat menentukan penanganan serta terapi terbaik bagi buah hati Anda.

Pemeriksaan Laboratorium yang Dilaksanakan pada Kondisi Demam Naik Turun

Untuk mengetahui penyebab pasti dari terjadinya demam yang naik turun biasanya seorang dokter akan melaksanakan beberapa pemeriksaan, terutama pemeriksaan laboratorium. Berikut detail pemeriksaan yang biasanya dilaksanakan:

1. Pemeriksaan Darah Lengkap

Penyakit tifus, demam berdarah dan malaria dapat berdampak pada ketidak normalan sel sel darah di dalam tubuh anak. Pemeriksaan darah lengkap digunakan untuk mengetahui apakah terdapat ketidaknormalan yang menjadi indikator dari terjadinya ketiga penyakit penyebab demam yang naik turun pada anak.

Pemeriksaan hemoglobin, leukosit (sel darah putih), LED (laju endap darah) dan trombosit adalah jenis pemeriksaan yang biasanya dilaksanakan dalam pemeriksaan darah lengkap.

2. Pemeriksaan Urin

Pemeriksaan urin digunakan untuk mengetahui apakah terdapat infeksi lain yang menjadi penyebab demam terutama pada saluran kencing anak.

3. Pemeriksaan Imunologi dan Serologi

Pemeriksaan imunologi adalah pemeriksaan spesifik untuk mendeteksi adanya infeksi bakteri yang dapat menyebabkan demam naik turun pada anak. Pemeriksaan Widal digunakan spesifik pada sakit tifus. Pemeriksaan antibody IgG dan antidengue virus spesifik dilaksanakan pada penyakit demam berdarah. Untuk penyakit malaria pemeriksaan yang dilakukan adalah pemeriksaan secara mikroskopis untuk menemukan parasit malaria di dalam darah.

Pencegahan Terjadinya Demam Naik Turun

Suhu tubuh yang turun disertai tubuh yang berkeringat merupakan tanda dari telah hilangnya demam pada anak Anda. Menjaga kebersihan diri dan lingkungan merupakan kunci agar penyakit tidak kembali pada buah hati Anda. Bakteri penyebab penyakit tifus adalah akibat tidak menjaga kebersihan tangan dan jajan sembarangan. Penyebab demam berdarah dan malaria adalah akibat gigitan nyamuk yang hidup pada lingkungan yang tidak bersih dan sehat.

Demikian informasi mengenai penyebab demam yang naik turun, pertolongan pertama dan pemeriksaan laboratorium pada anak dengan kondisi panas yang naik turun. Ciptakanlah lingkungan yang bersih dan sehat untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit yang tidak diinginkan menyerang orang – orang yang Anda sayangi. Semoga bermanfaat!

Leave A Reply

Your email address will not be published.

− 1 = 6