Let’s travel together.

Obat-obatan yang Direkomendasikan Dokter untuk Menyembuhkan Tipes

0

Penyakit tipes sering memunculkan gejala demam tinggi, batuk, sakit kepala, dan nyeri otot, yang kadang juga disertai sembelit atau diare. Dengan perawatan yang tepat, gejala sakit tipes umumnya sudah bisa membaik dalam 3-5 hari setelah pertama kali gejalanya muncul. Sementara jika tidak diobati, gejala demam tipes bisa makin buruk selama beberapa minggu dan meningkatkan risiko komplikasi mengancam jiwa. Apa saja obat yang akan diberikan dokter saat sakit tipes?

Pilihan obat antibiotik untuk mengobati sakit tipes 

penyakit tipes demam tifoid

Penyakit tipes atau yang dikenal juga dengan nama demam tifoid disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella Typhi. Bakteri ini umumnya menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi bakteri. 

Orang yang terjangkit tipes dapat dengan mudah menularkan penyakitnya ke orang lain jika tidak mendapatkan pengobatan. Terlebih jika Anda juga tidak menjaga kebersihan diri dan lingkungan selama sakit. Misalnya tidak cuci tangan setelah dari toilet atau menyiapkan makanan untuk orang lain tanpa mencuci tangan dulu setelah buang air besar. Orang lain dapat terkena tipes dari kontak langsung dengan Anda lewat cara-cara ini.

Maka, penting untuk segera ke dokter dan mendapatkan obat yang tepat jika terkena tipes. Umumnya dokter akan memberikan obat antibiotik untuk melawan infeksi Salmonella typhi, yang bisa diberikan selama opname atau sebagai obat rawat jalan yang diminum di rumah. 

Berikut ini adalah pilihan antibiotik untuk mengobati sakit tipes:

1.Chloramphenicol (Chloromycetin) 

Chloramphenicol adalah obat antibiotik yang bekerja menghambat sintesis protein dari bakteri penyebab tipes. Ketika sintesis protein ini terganggu, bakteri tidak dapat berkembang biak dan menyebarkan infeksinya lebih lanjut. 

Chloramphenicol bisa dikonsumsi secara oral (minum dengan air) atau diberikan lewat intravena (infus). Dosis obat ini akan diberikan dokter sesuai dengan berat badan dan usia Anda.

Meski begitu, pemberian obat chloramphenicol untuk mengobati sakit tipes sudah semakin jarang.  saat ini, obat thiamphenicol lebih direkomendasikan untuk mengobati tipes.

2. Amoxicillin (Trimox, Amoxil, Biomox) 

Amoxicillin adalah obat antibiotik yang membunuh dan menghentikan bakteri penyebab sakit tipes berkembang biak dalam tubuh.

Obat antibiotik ini sering dikombinasikan dengan chloramphenicol khusus untuk pasien tipes yang kondisinya kritis. Obat sakit tipes ini juga aman digunakan pada ibu hamil.  

3. Ceftriaxone 

Dosis ceftriaxone yang diresepkan untuk mengobati tipes akan tergantung berat badan dan usia Anda.

Obat ini bekerja menghambat sintesis dinding sel bakteri agar sampai bakteri mati dan tidak bisa berkembang biak. Obat ini juga sekaligus bisa cepat menurunkan demam. 

Ceftriaxone umumnya diberikan hanya untuk jangka waktu pendek, dan tidak dikombinasikan dengan obat lain. Obat ini harus ditelan utuh-utuh dengan minum air. 

4. Quinolone (Ciprofloxacin atau Ofoxlacin) 

Obat antibiotik ini bekerja menghambat sintesis DNA bakteri agar tidak bisa berkembang biak semakin liar.

Quinolon efektif mencegah infeksi bakteri penyebab tipes semakin parah. Akan tetapi, pemberian obat ini tidak dianjurkan untuk anak karena punya efek samping pada pertumbuhan tulang. 

Obat ini umumnya diberikan pada orang dewasa selama 1 minggu penuh dengan dosis yang akan disesuaikan dari diagnosis dan pemeriksaan dokter.

5.  Cefixime 

Cefixime adalah obat antibiotik lini kedua yang digunakan untuk mengatasi sakit tipes. Obat ini dikenal sebagai golonan antibiotik sefalosporin yang berfungsi menghentikan pertumbuhan bakteri. Cefixime aman diberikan untuk anak dan bisa dikonsumsi secara oral. 

6. Cotrimoxazole

Cotrimoxazole adalah obat golongan sulfonamide yang terdiri dari kombinasi trimethoprim dan sulfamethoxazole.

Obat ini bekerja menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab tipes. Cotrimoxazole tersedia dalam bentuk tablet dan suspensi (cair) untuk dikonsumsi langsung dengan air. 

Perlu dipahami bahwa jenis obat antibiotik yang diberikan dokter untuk setiap kasus tipes mungkin berbeda, tergantung di mana kasus tipes itu terjadi. Sebab di wilayah atau negara tertentu, bakteri penyebab tipes mungkin sudah resisten (kebal) terhadap beberapa jenis antibiotik.

Obat lain yang diberikan dokter selama Anda sedang tipes

pantangan tipes

Selain memberikan antibiotik, dokter mungkin juga dapat memberikan jenis obat lain untuk mempercepat penyembuhan sakit tipes. Obat-obatan tersebut adalah:

1. Obat penurun demam

Gejala sakit tipes yang paling khas adalah demam tinggi. Untuk mengatasi ini, dokter dapat menyarankan Anda minum obat pereda demam seperti paracetamol.

Obat paracetamol efektif menurunkan demam pada anak-anak dan dewasa yang sakit tipes.

Minum obat ini sesuai anjuran dan saran dokter. Hubungi dokter segera jika gejala demam masih hilang dan timbul dalam 4-5 hari setelah berobat. 

2. Cairan infus

Ketika Anda sakit tipes dan butuh diopname secara intensif di rumah sakit, dokter akan rutin memberikan cairan lewat infus untuk mencegah dehidrasi akibat demam.

Selain cairan, infus juga mungkin digunakan untuk mengalirkan obat antibiotik cair langsung ke pembuluh darah agar bekerja cepat melawan infeksi.

Dokter juga akan memantau cairan yang Anda dapatkan lewat minuman atau makanan saat di rumah sakit. 

Mengobati tipes di rumah

gejala tipes pada anak demam tifoid

Sementara obat bekerja dari dalam tubuh untuk mengobati sakit tipes Anda, dokter biasanya juga akan menyarankan perawatan berikut agar Ada cepat kembali pulih.

1. Istirahat cukup 

Dokter pastinya akan menganjurkan Anda untuk istirahat total saat terserang tipes, baik itu di rumah (bed rest) atau dengan rawat inap di rumah sakit (opname).

Istirahat sangat baik untuk mempercepat kesembuhan Anda. Sebab, sistem imun yang sedang lemah saat sakit akan semakin kepayahan melawan infeksi jika tubuh Anda terus diforsir agar tetap aktif berkegiatan. Ini kemudian membuka peluang bagi bakteri untuk bertambah kuat, dan malah mungkin menyebar ke orang lain.

Baik anak-anak, remaja, dan orang dewasa harus terus minum obat sambil istirahat total sampai sembuh dari tipes. Setelah sembuh pun, tetap penting untuk periksa lagi ke dokter guna memastikan bahwa bakteri Salmonella Typhi sudah hilang. 

2. Minum air

Selama masih dalam masa penyembuhan, pastikan Anda atau kerabat maupun anak yang sedang sakit tipes mendapatkan cukup cairan. Cairan bisa didapatkan dari air putih, makan makanan berkuah (tidak berminyak dan pedas), larutan oralit, atau dari jus buah. 

Mencukupi cairan tubuh membantu mencegah tubuh kehilangan elektrolit dan dehidrasi.

3. Merawat kebersihan diri

Seperti yang telah dijelaskan di atas, penyakit tipes dapat menyebar dari satu orang ke lainnya karena sanitasi lingkungan yang buruk. Terlebih saat sakit, sistem kekebalan tubuh masih lemah sehingga memungkinkan kuman penyakit terus berkembang biak.

Maka, penting untuk menjaga kebersihan diri serta lingkungan sekitar jika Anda atau kerabat dekat sedang sakit tipes. Berikut yang harus Anda terapkan:

  • Cuci tangan pakai air dan sabun sebelum makan atau menyiapkan makanan. Cuci tangan juga setiap kali habis dari toilet.
  • Gunakan gel pembersih tangan berbahan dasar alkohol untuk berjaga-jaga saat tidak air. 
  • Hindari minum air putih sembarangan. Lebih disarankan minum air putih kemasan 
  • Hindari makan buah dan sayuran mentah, atau yang dibersihkan dengan air mentah. 
  • Masak daging dan sumber makanan lainnya sampai matang sempurna.

Baca Juga:

  • Selain Obat, Pola Makan Juga Jadi Kunci Utama Cepat Pulih dari Tipes
  • 4 Langkah Pengobatan Tipes Saat Hamil yang Disarankan Dokter
  • Mendeteksi Gejala Tipes dari yang Ringan Hingga Parah

Leave A Reply

Your email address will not be published.

+ 23 = 24