Let’s travel together.

Obat Flu untuk Ibu Hamil: Tips Sembuh dari Flu dengan Cepat

0 2

Obat Flu untuk Ibu Hamil: Tips Sembuh dari Flu dengan CepatTerserang flu ketika sedang hamil bisa menjadi suatu hal yang sangat tidak nyaman, yang membuat Anda mencari alternatif obat flu untuk ibu hamil yang aman untuk dikonsumsi. Flu adalah penyakit yang terjadi akibat infeksi virus yang menyerang saluran pernafasan dan bisa muncul dengan tiba-tiba. Tanda dan gejala yang timbul antara lain demam, terasa nyeri (pegal-pegal) di otot dan sendi, rasa lelah di badan, sakit kepala, sakit tenggorokan, batuk kering, pilek, tidak nafsu makan, serta mata berair dan kemerahan.

Tanda dan gejala tersebut dapat timbul hanya dalam beberapa hari sejak pertama Anda terinfeksi virus penyebab flu. Salah kaprah yang banyak terjadi di masyarakat adalah meminta antibiotik pada dokter sebagai obat flu untuk ibu hamil. Flu disebabkan oleh virus, maka antibiotik tidak tepat digunakan untuk mengobati flu kecuali flu yang sedang berlangsung disusul dengan infeksi bakteri.

Apa Obat Flu untuk Ibu Hamil yang Aman?

Percaya atau tidak, tanda dan gejala flu yang Anda rasakan adalah salah satu bagian proses penyembuhan secara alami, bukti bahwa sistem kekebalan tubuh Anda bekerja untuk melawan penyakit. Demam misalnya, adalah salah satu respon tubuh terhadap infeksi virus untuk membunuhnya dengan cara menciptakan lingkungan yang lebih ‘panas’ dari biasanya. Demam juga membuat antibodi dalam pembuluh darah bergerak lebih cepat dan efektif untuk melawan penyebab sakit.

Demikian juga dengan batuk dan pilek, yang berfungsi untuk membersihkan jalan nafas Anda dari lendir-lendir kental yang ‘menjebak’ kuman penyakit yang hendak masuk ke paru-paru Anda. Oleh sebab itu, Anda biasanya tidak membutuhkan pengobatan medis karena flu dapat sembuh dengan sendirinya. Obat flu untuk ibu hamil yang ditulis dalam artikel ini lebih berupa tips-tips yang dapat Anda lakukan ketika terserang flu.

Beristirahat merupakan obat flu untuk ibu hamil yang terbaik. Penderita flu membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu untuk benar-benar terbebas sepenuhnya dari gejala flu.

  • Memperbanyak asupan cairan

Asupan cairan, baik berupa air putih, jus, sari buah, maupun hidangan yang berkuah lainnya adalah obat flu untuk ibu hamil yang mujarab. Ketika Anda flu, apalagi jika ada demam, tubuh akan kehilangan gula, garam, dan cairan. Asupan cairan akan membantu mengembalikan keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh dan menjaga agar Anda terhindar dari dehidrasi.

Air hangat adalah yang paling baik untuk mengatasi flu. Air hangat (cenderung panas) selain mencegah dehidrasi juga dapat meredakan hidung tersumbat dan sakit tenggorokan. Buat teh herbal dengan air panas, lalu tambahkan satu sendok teh madu. Minum sebelum tidur agar hidung tersumbat Anda mereda sehingga Anda bisa tidur dengan nyenyak.

Kepercayaan yang beredar di masyarakat adalah, ketika flu maka sebaiknya kita mandi air hangat. Hal ini tentu ada benarnya. Selain dapat menurunkan demam, uap yang keluar dari air hangat dapat melembabkan saluran nafas dan mengencerkan ingus dan dahak, sehingga merupakan obat flu untuk ibu hamil yang efektif meredakan hidung tersumbat Anda. Selain itu, mandi air hangat juga membantu Anda merasa lebih relaks sehingga bisa beristirahat dengan lebih maksimal.

  • Memperbanyak asupan buah dan sayuran segar

Buah dan sayuran segar merupakan sumber vitamin yang dapat menguatkan sistem imun Anda, yang karenanya merupakan obat flu untuk ibu hamil yang alami. Apalagi buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C. Vitamin C merupakan antioksidan yang penting untuk memperkuat daya tahan tubuh Anda. Mungkin Anda merasa tidak nafsu makan, namun asupan makanan bergizi adalah apa yang sangat Anda butuhkan saat ini.

  • Larutan garam untuk mengatasi hidung tersumbat

Larutan campuran garam dan baking soda akan menjadi obat flu untuk ibu hamil yang efektif, karena membantu meredakan hidung tersumbat, sekaligus menyapu partikel virus dari hidung Anda. Cara membuat larutan tersebut adalah campurkan seperempat sendok teh garam dan seperempat sendok teh baking soda dalam 250 ml air hangat.

Gunakan spuit yang sudah dihilangkan jarumnya untuk menampung larutan tersebut. Tutup satu lubang hidung dengan jari, lalu semprotkan larutan tersebut ke lubang hidung lainnya. Biarkan larutan tersebut mengalir keluar bersama lendir. Ulangi dua atau tiga kali, lalu ganti lubang hidung satunya.

Larutan air garam (tanpa campuran baking soda) juga dapat Anda gunakan untuk berkumur, untuk meredakan sakit tenggorokan. Caranya adalah, larutkan setengah sendok teh garam dalam 250 ml air hangat. Gunakan untuk berkumur empat kali dalam sehari.

  • Buang ingus sesering mungkin

Jika Anda mengalami pilek, buang ingus sesering mungkin. Ingus (lendir di rongga hidung) berfungsi memerangkap kuman penyakit sehingga tidak makin menginfeksi saluran nafas Anda. Oleh sebab itulah Anda dianjurkan untuk tidak menghirupnya kembali ke belakang rongga hidung.

Namun hindari juga membuang ingus terlalu kuat, karena dapat memindahkan lendir tersebut ke saluran telinga Anda dan memicu infeksi telinga. Cara yang paling baik untuk melakukannya adalah tutup satu lubang hidung Anda dengan jari, kemudian buang ingus dari lubang hidung satunya dengan perlahan.

  • Hindari kontak dengan orang lain

Waktu-waktu dimana flu paling menular adalah sehari sebelum tanda dan gejalanya muncul, dan sekitar enam hari berikutnya. Pada kurun waktu tersebut, lebih baik Anda menghindari kontak dengan orang lain. Tidak hanya agar Anda tidak menularkan flu pada orang lain, namun juga untuk mencegah agar Anda tidak terinfeksi penyakit lain lebih lanjut, mengingat ketika Anda terserang flu ini daya tahan Anda pun sedang berada di titik rentan.

Jika Anda ingin mengkonsumsi obat flu untuk ibu hamil yang mengandung dekongestan, diskusikan terlebih dahulu dengan dokter Anda. Penggunaan obat-obatan tersebut membawa sejumlah resiko bagi janin Anda, antara lain cacat jantung bawaan. Selain itu jika Anda sudah memasuki trimester ketiga pada masa kehamilan Anda, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda jika ingin mengkonsumsi ibuprofen, karena biasanya tidak direkomendasikan.

Flu jarang menimbulkan komplikasi yang serius. Akan tetapi, Anda sebagai ibu hamil masuk dalam kategori rentan mengalami komplikasi flu, bersama dengan anak-anak, lansia, penderita penyakit kronis, dan penderita gangguan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, Anda sebaiknya waspada dan memeriksakan diri ke dokter, terlebih jika salah satu tanda dan gejala flu yang Anda alami adalah demam tinggi.

Selain obat flu untuk ibu hamil yang lebih berupa tips-tips di atas, pencegahan merupakan cara terbaik untuk terhindar dari flu. Penyebaran virus flu umumnya melalui bersin dan batuk penderita atau dari benda yang pernah disentuh penderita. Untuk mencegahnya hindari kontak dengan penderita flu; hindari berbagi alat makan dan alat mandi; cucilah tangan sebelum makan, setelah membuang sampah, dan setelah memegang permukaan benda yang banyak dipegang orang; dan gunakan masker saat bepergian atau berada di tempat ramai. Semoga artikel ini membawa manfaat bagi kita semua.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

3 + 5 =