Let’s travel together.

Methyclothiazide

0 2

Penggunaan

Untuk apa methyclothiazide?

Methyclothiazide adalah obat diuretik (pil air) thiazide dengan fungsi mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi) dengan cara membantu mencegah tubuh menyerap terlalu banyak garam, yang mampu menyebabkan penumpukan cairan.

Methyclothiazide juga berguna untuk mengobati penumpukan cairan (edema) pada orang dengan gagal jantung kongestif, sirosis hati, masalah ginjal, atau edema karena penggunaan steroid atau estrogen.

Methyclothiazide mungkin juga digunakan untuk tujuan yang tidak tercantum dalam panduan pengobatan ini.

Bagaimana cara penggunaan methyclothiazide?

Turuti semua petunjuk pada label obat resep. Dokter mungkin sesekali mengubah dosis untuk memastikan Anda mendapatkan hasil terbaik. Jangan menggunakan obat ini dalam jumlah lebih besar atau kecil atau lebih lama dari yang disarankan.

Anda harus sering memeriksa tekanan darah Anda.

Anda mungkin mengalami tekanan darah rendah saat menggunakan obat ini. Hubungi dokter jika Anda sakit disertai muntah atau diare, atau jika Anda berkeringat lebih banyak dari biasanya.

Obat ini dapat memberikan hasil yang tidak biasa dengan tes medis tertentu. Beri tahu dokter yang mengobati Anda bahwa Anda menggunakan methyclothiazide.

Bila Anda memerlukan operasi, beri tahu dokter bedah secepatnya bahwa Anda menggunakan methyclothiazide. Anda mungkin harus menghentikan penggunaan obat dalam jangka pendek.

Apabila Anda sedang diobati untuk tekanan darah tinggi, tetap gunakan obat ini sekalipun Anda merasa baik-baik saja. Tekanan darah tinggi sering tidak memiliki gejala. Anda mungkin harus menggunakan obat ini seumur hidup.

Bagaimana cara penyimpanan methyclothiazide?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis methyclothiazide untuk orang dewasa?

Dosis orang dewasa untuk hipertensi

2,5-5 mg oral sekali sehari.

Dosis orang dewasa untuk edema

2,5-10 mg sekali sehari.

Bagaimana dosis methyclothiazide untuk anak-anak?

Dosis untuk anak-anak belum dipastikan. Konsultasikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah methyclothiazide tersedia?

Tablet, Oral: 5 mg.

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena methyclothiazide?

Dapatkan pertolongan medis segera jika Anda memiliki tanda reaksi alergi ini: gatal-gatal, sulit bernapas, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan membengkak.

Hubungi dokter secepatnya bila Anda mengalami:

  • Lesu, mengantuk, kehilangan energi
  • Pusing, merasa hendak pingsan
  • Lebih sedikit atau sama sekali tidak buang air kecil
  • Sakit luar biasa pada perut bagian atas menyebar sampai punggung, mual dan muntah, detak jantung cepat
  • Kulit pucat atau kuning, urin berwarna gelap, demam, kebingungan atau lesu
  • Cemas, berkeringat, napas sangat pendek, batuk mengeluarkan lendir berbusa, nyeri dada atau
  • Ketidakseimbangan elektrolit—mulut kering, semakin haus, mengantuk, tidak bisa diam, kebingungan, mual, muntah, lebih sering buang air kecil, nyeri atau lemah otot, detak jantung cepat, pingsan, atau kejang.

Efek samping umum mungkin termasuk:

  • Sakit kepala, pusing, menggelepar
  • Penglihatan buram
  • Mual, muntah, diare, sembelit, kehilangan nafsu makan atau
  • Sakit pada mulut.

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda ingin tahu tentang efek samping, konsultasikan kepada dokter atau apoteker.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan methyclothiazide?

Sebelum menggunakan methyclothiazide, beri tahu dokter dan apoteker:

  • Jika Anda alergi methyclothiazide, obat sulfa, atau obat-obatan lainnya.
  • Jenis obat resep dan tanpa resep yang Anda minum, terutama obat lainnya untuk tekanan darah tinggi, obat anti radang macam ibuprofen (Motrin, Nuprin) atau naproxen (Aleve), corticosteroid (misalnya prednisone), litium (Eskalith, Lithobid), obat diabetes, probenecid (Benemid), dan vitamin. Jika Anda juga minum cholestyramine atau colestipol, minum setidaknya 1 jam setelah methyclothiazide.
  • Jika Anda (telah) mengidap diabetes, asam urat, atau penyakit ginjal, hati, tiroid, atau paratiroid.
  • Jika Anda hamil, berencana hamil, atau menyusui. Bila Anda hamil saat sedang minum methyclothiaide, hubungi dokter segera.
  • Jika Anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter umum atau dokter gigi bahwa Anda menggunakan methyclothiazide.
  • Anda harus tahu bahwa obat ini mungkin membuat Anda ngantuk. Jangan mengendarai mobil atau menjalankan mesin sampai Anda tahu cara obat ini mempengaruhi Anda.
  • Ingat bahwa alkohol dapat membuat Anda semakin mengantuk selain karena obat-obatan.
  • Rencanakan untuk menghindari paparan sinar matahari yang tidak perlu atau berkepanjangan dan mengenakan pakaian pelindung, kacamata, dan tabir surya. Methyclothiazide mungkin membuat kulit sensitif terhadap sinar matahari.

Apakah methyclothiazide aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A= Tidak berisiko,
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  • C=Mungkin berisiko,
  • D=Ada bukti positif dari risiko,
  • X=Kontraindikasi,
  • N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan methyclothiazide?

Interaksi obat mungkin mengubah cara kerja obat atau meningkatkan risiko efek samping serius. Dokumen ini tidak terdiri dari semua interaksi obat yang mungkin terjadi. Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/tanpa resep dan produk herbal) dan berikan kepada dokter dan apoteker. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat tanpa persetujuan dokter.

Minum obat ini bersamaan dengan obat-obatan lainnya yang dapat menurunkan tekanan darah mampu memperburuk efek ini. Tanyakan dokter sebelum minum methyclothiazide dengan obat narkotik, atau obat cemas atau kejang (butabarbital, phenobarbital, secobarbital, dan sebagainya).

Beri tahu dokter tentang semua obat yang Anda gunakan, dan yang Anda mulai atau berhenti gunakan selama pengobatan dengan methyclothiazide, terutama:

  • Obat tekanan darah lainnya
  • Digoxin (digitalis)
  • Insulin atau obat diabetes oral
  • Litium atau
  • Obat steroid (prednisone dan lain-lain).

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan methyclothiazide?

Obat-obatan tertentu tidak bisa digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan dengan ahli penyedia layanan kesehatan profesional tentang penggunaan obat Anda bersama makanan, alkohol, atau rokok.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan methyclothiazide?

Adanya masalah medis lainnya mungkin mempengaruhi penggunaan obat. Pastikan Anda memberitahu dokter jika Anda memiliki masalah medis lainnya, terutama:

  • Anuria (tidak mampu membentuk urin)—Tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi ini.
  • Asma atau
  • Diabetes atau
  • Asam urat atau
  • Hiperkalsemia (kadar kalsium tinggi dalam darah) atau
  • Hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi dalam darah) atau
  • Hiperurikemia (kadar asam urik tinggi dalam darah) atau
  • Hipokloremia (kadar klorida rendah dalam darah) atau
  • Hipokalemia (kadar kalium rendah dalam darah) atau
  • Hiponatremia (kadar natrium rendah dalam darah) atau
  • Hipofosfatemia (kadar fosfor rendah dalam darah) atau
  • Lupus erythematosus sistemik—Gunakan dengan hati-hati. Obat ini mungkin memperparah kondisi ini.
  • Penyakit ginjal atau
  • Penyakit hati—Gunakan dengan hati-hati. Efek obat mungkin meningkat karena pembuangan obat yang lambat dari dalam tubuh.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun, bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis untuk menggantikan dosis yang terlewatkan.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

29 − 19 =