Let’s travel together.

Mengenal Manfaat dan Kegunaan Obat Asam Mefenamat

0 3

Mengenal Manfaat dan Kegunaan Obat Asam MefenamatObat asam mefenamat merupakan obat yang dikenal memiliki kegunaan utama sebagai pereda nyeri dan peradangan. Obat ini juga dijual bebas di apotek, dapat dibeli meski tanpa resep dokter. Berikut akan dibahas mengenai detail kegunaan dan penggunaan obat asam mefenamat, cara kerja dan reaksi serta efek samping yang dapat ditimbulkan.

Sebagai jenis obat NSAID (Non Steroid Anti Inflammatory Drug), asam mefenamat berfungsi untuk menekan nyeri yang diakibatkan oleh peradangan. Bentuk sediaan obat ini berupa tablet, kapsul maupun sirup. Karena sifatnya yang bebas dijual meski tanpa resep dokter, maka ada baiknya Anda harus mengetahui secara detail cara kerja obat dan dosis yang tepat.

Detail Kegunaan dan Cara Kerja Obat Asam Mefenamat

Dalam ilmu fisiologi, terbentuknya nyeri adalah sebuah rangkaian panjang dan melibatkan suatu hormon mediator yang bernama prostaglandin. Hormon ini terbentuk saat terjadinya peradangan atau luka pada area tubuh. Prostaglandin inilah yang ditekan produksinya oleh obat asam mefenamat sehingga nyeri akan berkurang begitu pula proses peradangan dan demam yang biasanya mengikuti nyeri sendiri.

Rentang nyeri terbagi menjadi dua yakni nyeri ringan hingga sedang dan nyeri berat. Obat asam mefenamat akan efektif untuk nyeri ringan hingga sedang saja. Sebagai contoh nyeri ringan hingga sedang adalah nyeri haid atau menstruasi, nyeri persendian pada penyakit asam urat dan artritis, nyeri gigi pada infeksi gigi, nyeri luka setelah operasi serta nyeri yang dirasakan ketika sakit kepala atau migraine dapat diatasi dengan pemberian asam mefenamat.

Penekanan prostaglandin sendiri akan memiliki efek samping yakni melemahnya perlindungan dinding lambung terhadap asam lambung. Anda juga akan beresiko mengalami perdarahan dalam pada saluran pencernaan dan ginjal, karena prostaglandin juga terlibat dalam proses pembekuan darah. Amat penting bagi Anda untuk tetap berkonsultasi dengan dokter maupun paramedis jika akan menggunakan asam mefenamat dalam jangka panjang.

Beberapa kondisi kesehatan sangat berpengaruh terhadap konsumsi obat asam mefenamat dan bahkan beberapa kondisi tersebut menyebabkan tidak dianjurkannya meminum jenis obat ini. Berikut adalah beberapa kondisi tersebut:

  1. Gangguan Pencernaan, Maag dan Radang Usus

Jika Anda memiliki gangguan pencernaan atau mengidap penyakit tukak lambung, atau gejala radang usus menggunakan asam mefenamat justru akan memperparah kondisi gangguan pencernaan serta luka dalam lambung Anda. Hal ini terjadi akibat turunnya kadar prostaglandin sebagai pelindung mukosa lambung terhadap asam lambung.

  1. Riwayat Asma dan Alergi Obat

Tidak disarankan untuk menggunakan asam mefenamat jika Anda memiliki riwayat asma atau alergi terhadap obat dengan jenis NSAID seperti aspirin, ibuprofen dan diclofenac.

  1. Ibu Hamil, Dalam Program Hamil maupun Ibu Menyusui

Jika Anda seorang Ibu hamil yang sedang mengandung, sedang melaksanakan program hamil atau Anda sedang menyusui, maka sangatlah tidak dianjurkan untuk meminum obat asam mefenamat. Karena selain obat ini berefek buruk bagi kesuburan Anda, ia akan berpengaruh pada kesehatan janin dalam kehamilan. Meminum asam mefenamat juga dapat mempengaruhi komposisi ASI yang justru akan berbahaya jika ASI ini terminum oleh buah hati Anda.

  1. Gangguan Ginjal dan Liver (Hati)

Penggunaan obat asam mefenamat yang tidak sesuai aturan atau berkepanjangan dapat memperparah fungsi ginjal dan hati. Terlebih bagi Anda yang telah memiliki gangguan pada kedua organ ini.

  1. Gangguan Jantung dan Pembuluh Darah

Tidak dianjurkan pemakaian asam mefenamat jika Anda memiliki gangguan jantung dan pembuluh darah, atau adanya riwayat gangguan pembekuan darah.

  1. Kondisi Hipertensi/tekanan darah yang tinggi

Konsumsi obat asam mefenamat dapat memicu tekanan darah Anda untuk menjadi semakin meningkat. Reaksi asam mefenamat dengan obat-obatan anti hipertensi justru menjadi penyebab tidak terkontrolnya tekanan darah Anda

  1. Memiliki Riwayat Penyakit Gula dan Kolesterol Darah yang Tinggi.
  2. Memiliki Riwayat Penyakit Autoimun seperti Lupus atau SLE.
  3. Konsumsi Bersamaan dengan Obat-obatan lain Termasuk Terapi Herbal

Obat asam mefenamat dapat meningkatkan resiko efek samping jika diberikan bersama dengan beberapa jenis obat seperti obat – obatan pengencer darah (pada pasien jantung). Efek samping jika digunaan bersamaan dengan obat-obatan herbal pun masih belum banyak diketahui.

Beberapa kondisi diatas merupakan keadaan yang dapat menjadi lebih parah jika Anda mengkonsumsi asam mefenamat. Sehingga pastikan bahwa Anda tidak mengalami kondisi tersebut sebelum berencana untuk mengkonsumsi asam mefenamat sebagai pereda nyeri.

Pada sediaan kapsul dan tablet asam mefenamat terdapat kekuatan dosis 250 mg dan 500 mg. Sedangkan untuk sediaan sirup, untuk setiap 5 ml nya atau sebanyak satu sendok teh terdapat kekuatan dosis asam mefenanamat sebesar 50 mg. Pada pasien dengan usia dewasa (>14 tahun), obat asam mefenamat akan efektif dengan dosis 500 mg di hari pertama nyeri, dan kemudian dosis dapat di turunkan menjadi 250 mg dan dikonsumsi setiap 6 jam (4 kali sehari). Sedangkan untuk usia dibawah 14 tahun, penggunaan asam mefenamat sangat tidak dianjurkan.

Maksimal penggunaan obat ini adalah selama 7 hari berturut – turut untuk nyeri yang bersifat sementara, dan sangat tidak disarankan digunakan lebih dari 7 hari. Pada nyeri haid atau mestruasi gunakan asam mefenamat maksimal 3 hari dan tidak lebih dari waktu tersebut. Wajib juga untuk Anda ingat untuk mengkonsumsi obat ini setelah makan.

Obat asam mefenamat baik disimpan pada suhu ruangan dan usahakan tidak terkena cahaya matahari langsung. Jangan menyimpan obat ini di kamar mandi atau di tempat yang lembab, karena akan merusak sediaan obat. Serta, selalu perhatikan instruksi pemberian obat dan tanggal kadaluarsa yang tercetak pada bungkus obat.

Jika Anda terlupa untuk meminum satu dosis obat ini, segera minum sesaat setelah Anda mengingatnya dan angan pernah meminum dua dosis bersamaan. Kelebihan dosis akan membuat efek samping asam mefenamat menjadi dua kali lipat, dan hal ini dapat membawa kondisi yang kurang baik bagi kesehatan jangka panjang Anda.

Efek Samping Obat Asam Mefenamat

Mengkonsumsi obat ini dalam waktu lama akan dapat menyebabkan efek samping yang serius. Antara lain gangguan pencernaan seperti mual dan muntah, sakit perut, sakit maag bahkan dapat terjadi nyeri kolik. Jika terjadi perdarahan pada saluran pencernaan akan ditandai dengan warna kotoran maupun air seni yang menghitam. Apabila terjadi perdarahan di pembuluh darah otak, asam mefenamat akan menjadi penyebab stroke dan sakit kepala hebat.

Penggunaan asam mefenamat dalam jangka panjang dapat pula memicu kondisi anemia dan alergi. Salah satu contoh reaksi alergi akibat asam mefenamat antara lain munculnya gatal pada kulit, kemerahan, bengkak pada lidah dan saluran pernafasan yang dapat memicu serangan asma yang apabila tidak tertangani dengan tepat dapat berujung pada kematian.

Beritahukan pada Dokter atau paramedis jika kondisi nyeri Anda tidak berkurang setelah mengkonsumsi obat ini sesuai dosis. Sehingga nantinya Anda akan mendapatkan ganti resep dan jenis obat yang lebih tepat dalam mengatasi jenis dan kondisi nyeri Anda.

Demikian informasi mengenai detail penggunaan dan kegunaan obat asam mefenamat serta efek samping yang dapat ditimbulkan pada konsumsi dalam jangka panjang. Selalu berhati-hatilah dalam konsumsi obat-obatan karena obat dapat menjadi racun pada penggunaan yang tidak tepat. Semoga bermanfaat !

Leave A Reply

Your email address will not be published.

− 2 = 2