Let’s travel together.

Kenapa Ibu Hamil Sering Ngidam Makanan Asam?

0 3

Mengapa banyak wanita suka makan makanan asam saat hamil? Ngidam makanan asam kecut segar, memang menjadi fenomena yang tak bisa dihindari bagi kebanyakan wanita hamil. Saat, hamil wanita juga cenderung memilih makan asam dari buah-buahan, seperti mangga muda contohnya, ketimbang buah atau masakan yang mempunyai rasa manis. Hal ini memang lumrah dirasakan ibu hamil, tapi tetap saja mengundang kekhawatiran bagi kondisi ibu dan janin.

Apa yang menyebabkan wanita ngidam makanan asam saat hamil?

Sebetulnya ada alasan fisiologis mengapa wanita suka makan makanan asam saat hamil, berikut tiga alasan utamanya:

1.  Makanan asam membangkitkan selera makan yang menurun akibat mual

Pada tahap tahap awal kehamilan, secara alamiah pembentukan janin dapat mengurangi zat  asam lambung. Saat hamil trimester pertama, tubuh calon ibu  juga mengurangi aktivitas enzim pencernaan, sehingga ibu hamil mengalami mual alias morning sickness, hingga kehilangan nafsu makan dan gejala lainnya. Maka ibu hamil perlu sesuatu untuk membangkitkan selera makannya kembali, salah satunya dengan makan makanan asam.

2.  Membantu pembentukan tulang bayi

Saat menginjak usia 2 hingga 3 bulan kehamilan, kerangka janin mulai terbentuk. Dengan memakan makanan asam yang mengandung kalium dan zat besi yang bagus untuk pembentukan tulang pada bayi. Maka tidak heran jika wanita hamil secara naluriah dan selera pada makanannya cenderung mengarah ke makanan asam.

3.  Meningkatkan daya tahan tubuh

Makan makanan asam saat hamil sebetulnya baik untuk penyerapan zat besi serta membantu pembentukan hemoglobin. Makanan asam yang mengandung vitamin C diperlukan untuk nutrisi ibu dan janin. Vitamin C pada dasarnya dapat meningkatkan sistem imun ibu hamil.

Apakah baik jika makan makanan asam terus menerus?

Berdasarkan tiga alasan di atas, makanan asam memang mengandung sejumlah gizi dan manfaat yang berguna bagi ibu hamil dan janin. Seperti asam folat, vitamin C, fosfor dan kalium baik bagi pembentukan janin. Sayangnya, jika berlebihan nyatanya dapat membuat lambung akan terasa tidak nyaman. Terlebih bagi ibu yang memilik maag, maag umumnya juga muncul saat kehamilan.

Konsumsi makanan asam yang mengandung natrium berlebih juga dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti dehidrasi. Jadi, periksa kandungan natrium dalam makanan asam dan hindari terlalu banyak acar  atau makanan yang asin selama kehamilan. Pilih makanan asam yang memang segar, atau baru dimasak.

Jadi kesimpulannya, makan makanan asam saat hamil tidak berbahaya bagi ibu dan janin. Tetapi, silakan makan dalam porsi yang cukup, tidak berlebihan. Mengingat gizi yang berlebih membahayakan kesehatan janin pada saat di dalam kandungan mau pun setelah lahir. Imbangi juga dengan makanan bergizi lainnya, seperti sayuran, susu hamil, ataupun buah-buahan yang baik  untuk keseimbangan gizi janin dan ibu.

Baca Juga:

Leave A Reply

Your email address will not be published.

4 + 5 =