Let’s travel together.

Kaki Bengkak Saat Usia Hamil 8 Bulan? Waspadai dan Cari Tahu Penyebabnya

0 2

Kaki Bengkak Saat Usia Hamil 8 Bulan, Waspada dan Cari Tahu PenyebabnyaBeberapa orang menganggap wajar ketika kaki mengalami pembengkakan pada usia kehamilan 8 bulan. Namun apabila kaki bengkak dan terjadi mendadak, merupakan pertanda dari penyakit yang dapat membahayakan baik bagi ibu maupun janin dalam kandungan.

Sebesar 50% tambahan darah dan cairan tubuh diproduksi selama kehamilan untuk memenuhi kebutuhan akan tumbuh kembang janin dalam kandungan. Kondisi bengkak yang normal disebut sebagai edema, dapat terjadi tidak hanya pada area kaki. Pada wajah, lengan dan persendian Ibu juga dapat mengalami bengkak akibat peningkatan jumlah cairan ini. Secara normal tambahan cairan selama kehamilan adalah sebesar 25% dari total kenaikan berat badan.

Mengetahui Berbagai Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil 8 Bulan

Kaki yang bengkak selama kehamilan dapat terjadi karena berbagai faktor, selain dari faktor berat badan, kurangnya aktivitas gerak serta konsumsi makanan yang terlalu tinggi garam dan rendah kalium menjadi penyebabnya. Berikut akan dijelaskan setiap penyebab dan bagaimana mengatasinya:

  1. Berat Badan yang Berlebihan

Berat badan seorang Ibu yang sedang menjalani kehamilan haruslah bertambah. Karena lemak yang tersimpan dalam tubuh ibu adalah cadangan energi bagi janin dan energi bagi Ibu ketika kelak menyusui. Ibu yang memiliki berat badan kurang (underweight) sebelum hamil diharuskan untuk menaikkan berat badan sebesar 13 – 18 kg selama kehamilan.

Bagi Ibu yang memiliki berat badan normal sebelum hamil, disarankan untuk meningkatkan berat badan sebesar 11.5 – 16 kg selama kehamilan. Dan untuk ibu yang obesitas sebelum hamil, hanya disarankan peningkatan berat badan sebesar 5 – 9 kg saja. Penting untuk Anda mengetahui cara mengukur IMT dengan benar untuk menentukan berapa jumlah kenaikan berat badan Anda selama kehamilan.

Berat badan yang berlebihan akan mengakibatkan tekanan pada tubuh bagian bawah, terutama kaki. Tekanan inilah yang menyebabkan tertimbunnya cairan berlebih pada area kaki, dan sulitnya cairan yang telah tertumpuk pada kaki ini untuk kembali menuju area tubuh bagian atas.

Berat badan yang berlebihan tidak hanya mengakibatkan bengkak pada kaki bagian bawah, namun juga dapat menimbulkan berbagai penyulit lain baik selama kehamilan maupun saat masa persalinan. Pengaturan hidup sehat dengan diet sehat seimbang dan perbanyak minum air merupakan solusi mendapatkan berat badan ideal selama kehamilan.

  1. Kelelahan dan Aktivitas Berdiri yang Lama

Kelelahan dan aktivitas berdiri yang lama juga merupakan penyebab menumpuknya cairan pada tubuh bagian bawah. Menyebabkan membengkaknya kaki dan justru dapat membuat Anda lebih sulit untuk beraktivitas.

Batasi aktivitas Anda. Patok waktu maksimal berdiri Anda hanya selama 30 hingga satu setengah jam saja. Ambillah cuti pada usia kehamilan ini, dan fokuskan kegiatan Anda untuk persiapan persalinan. Kelelahan yang berkepanjangan dapat berefek stress pada janin dan dapat mengakibatkan persalinan prematur bahkan keguguran.

  1. Konsumsi Kafein Berlebihan

Kafein memiliki efek mengikat air dalam tubuh. Mengakibatkan penumpukan cairan pada kaki ibu hamil, dan pada organ tubuh yang lain. Bahkan cairan yang menumpuk berlebihan pada jantung dapat menyebabkan gagal jantung dan berbagai komplikasi lain.

Bahan makanan yang mengandung kafein selain kopi adalah teh, soda dan cokelat.  Batasan asupan kafein untuk Ibu hamil adalah maksimal 200 mg atau setara dengan dua gelas cangkir kopi setiap harinya. Mengganti minuman yang banyak mengandung kafein dengan konsumsi minuman lain seperti air putih dan jus buah segar lebih disarankan untuk menghindari efek negatif dari kafein.

  1. Konsumsi Makanan Tinggi Garam dan Rendah Kalium

Garam memiliki sifat mengikat air, seperti halnya kafein ketika berada dalam darah. Konsumsi makanan yang tinggi garam dan rendah kalium juga menjadi penyebab pembengkakan pada kaki. Keseimbangan garam dam kalium amat dibutuhkan untuk mengatasi kondisi ini.

Batasi asupan garam harian selama kehamilan, dan konsumsilah bahan makanan yang banyak mengandung kalium, seperti pisang dan tomat. Selain itu tambahlah asupan air sebanyak 2 – 3 liter per hari, untuk membantu ginjal mengeluarkan garam berlebih pada tubuh.

  1. Penggunaan Pakaian yang Terlalu Ketat

Menggunakan pakaian yang terlalu ketat terutama bawahan seperti celana legging atau jeans sangat tidak dianjurkan selama kehamilan. Selain menghalangi kelancaran sirkulasi darah dan oksigen dari ibu menuju janin. Penggunaan pakaian yang terlalu ketat dapat menghalangi kembalinya cairan yang tertumpuk pada kaki ke arah jantung.

Tanda dan Gejala Preeklampsia yang Berhubungan dengan Kaki Bengkak saat Kehamilan

Kondisi kaki bengkak pada trimester ketiga kehamilan yang terjadi mendadak wajib di waspadai sebagai tanda preeklampsia. Terlebih apabila bengkak ini terjadi sampai ke pangkal paha, dan ketika di lakukan penekanan pada bengkak, kulit tidak segera kembali dalam hitungan detik.

Preeklampsia merupakan kondisi komplikasi yang terjadi ketika kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan berbagai kerusakan organ. Gejala utama dari preeklampsia sendiri adalah terjadinya peningkatan tekanan darah mencapai lebih dari 140/90 mmHg dalam dua kali pemeriksaan tekanan darah rutin dan terdapat kandungan protein pada pemeriksaan urine.

Kondisi lain yang menyebabkan kaki bengkak adalah berbahaya adalah ketika otot kaki menonjol keluar, disertai panas dan nyeri apabila ditekan. Terjadinya otot kaki bengkak dan menonjol ini merupakan tanda dan gejala selulitis dan thrombosis yang pengobatannya membutuhkan antibiotik. Sedangkan penggunaan antibiotik sendiri sangat tidak dianjurkan ketika Ibu dalam masa kehamilan.

Beberapa Tips Tambahan dalam Menghilangkan Bengkak pada Kaki

Setelah mengetahui berbagai hal yang menjadi penyebab kaki bengkak pada kehamilan yang berusia 8 bulan. Berikut akan tersaji beberapa tips yang dapat Anda laksanakan untuk mengecilkan bengkak pada kaki Anda, antara lain:

  • Kompres dengan es batu yang dibalut dengan handuk

Dengan menempelkan handuk dingin pada bagian kaki yang bengkak, akan menyempitkan pembuluh darah. Sehingga air berlebih akan cepat dihisap kembali ke dalam pembuluh darah dan dikembalikan ke jantung atau ginjal untuk dikeluarkan dari tubuh.

  • Angkat Kaki lebih tinggi dari Badan ketika Istirahat

Dengan mengangkat kaki lebih tinggi dari badan saat berbaring istirahat, akan memudahkan pengembalian cairan berlebih pada tubuh bagian bawah menuju jantung dan ginjal Ibu.

  • Menggunakan Stoking Kompresi

Stoking kompresi merupakan stoking elastis yang digunakan untuk melancarkan sirkulasi darah pada tubuh bagian bawah. Terdapat bahan khusus yang digunakan dalam stoking kompresi sehingga stoking ini berbeda dengan bahan stocking yang lain. Konsultasikan dengan dokter kandungan Anda sebelum berencana menggunakan stoking kompresi, karena penggunaan stocking yang salah malah berefek kurang baik.

Terlebih jika setelah menggunakan stoking kompresi kaki Anda mengalami kebiruan dan lebih bengkak dari sebelumnya, maka segera hentikan penggunaan stoking. Angkatlah kaki Anda saat berbaring, lebih tinggi dari badan sebagai pertolongan pertama.

Demikian berbagai informasi mengenai berbagai penyebab kaki bengkak pada hamil 8 bulan, cara mengatasi serta sedikit informasi mengenai kondisi preeklampsia dan tips tambahan untuk mengurangi bengkak pada kaki ketika hamil. Laksanakan pemeriksaan rutin pada dokter kandungan atau bidan Anda minimal sekali tiap 2 minggu pada trimester ketiga kehamilan. Sehingga Anda dapat mewaspadai terjadinya kaki bengkak yang mendadak dan mendapat penangan yang tepat serta pencegahannya. Semoga bermanfaat !

Leave A Reply

Your email address will not be published.

44 − 36 =