Let’s travel together.

Hampir 50 Persen Orang Malas Rutin Mengganti Celana Dalam

0 0

CuitanDokter.Com – Arikel tentang Hampir 50 Persen Orang Malas Rutin Mengganti Celana Dalam tersedia di situs kami , 5 menit waktu anda yang dibutuhkan untuk membaca tentang artikel Hampir 50 Persen Orang Malas Rutin Mengganti Celana Dalam , jangan sungkan untuk berbagi artikel mengenai Hampir 50 Persen Orang Malas Rutin Mengganti Celana Dalam kepada teman anda ataupun sosial media yang anda punya , terimakasih .

celana-dalam-ganti-doktersehat
Photo Source: Flickr/quinnanya

DokterSehat.Com– Celana dalam adalah salah satu pakaian yang harus kita kenakan meskipun cuaca sedang cukup panas. Hal ini disebabkan oleh kemampuannya dalam memberikan perlindungan bagi organ vital. Hanya saja, jika dicermati, masih banyak orang yang malas menggantinya setiap hari. Padahal, hal ini bisa memberikan dampak kesehatan yang kurang baik.

Masih Banyak Orang yang Malas Mengganti Celana Dalam

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh produsen celana dalam Tommy John, disebutkan bahwa lebih dari 45 persen dari 1.000 partisipan yang berasal dari Amerika Srikat memakai pakaian dalam yang sama dalam kurun waktu dua hari atau bahkan lebih. Bahkan, ada 13 partisipan yang sampai memakai pakaian dalam hingga seminggu penuh!

Jika biasanya yang dianggap malas untuk mengganti celana dalam adalah pria, dalam realitanya hal ini tidaklah benar. Dalam realitanya kaum hawa juga bisa malas menggantinya.

“Ada sebuah anggapan yang dipercaya oleh banyak orang, yakni wanita lebih baik dalam menjaga kebersihan area pribadinya. Hanya saja, khusus untuk kebiasaan mengganti celana dalam, baik pria ataupun wanita cenderung sama saja. Jika memang wanita malas menggantinya, bisa saja mereka memakainya hingga berhari-hari,” tulis studi ini.

Penelitian ini juga mengungkap fakta lainnya, yakni kebanyakan orang malas membeli pakaian dalam baru. Sekitar 46 persen partisipan bahkan mengaku hanya memiliki sedikit pakaian dalam yang terus dipakai bergantian dalam waktu stu tahun. Selain itu, 38 persen partisipan lainnya ternyata sudah lupa seberapa lama terakhir mereka membeli pakaian dalamnya.

Tommy John menyarankan siapa saja untuk lebih rajin mengganti celana dalamnya, setidaknya sehari sekali atau bahkan lebih baik jika melakukannya setiap kali mandi. Selain itu, jika celana dalam sudah dipakai selama enam bulan, sebaiknya diganti dengan yang baru karena dikhawatirkan celana dalam ini sudah mengalami akumulasi jamur atau mikroorganisme yang bisa saja memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Bahaya Malas Mengganti Celana Dalam

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa dampak yang bisa kita dapatkan jika sampai malas mengganti celana dalam. Apalagi jika kita memakainya hingga berhari-hari.

Berikut adalah dampak-dampak kesehatan tersebut.

  1. Bisa Menyebabkan Gatal-Gatal

Karena tertutup oleh celana dalam, organ vital kita menjadi mudah berkeringat dan cenderung lembap. Masalahnya adalah keberadaan keringat ini bisa membuat mikroba berkembang biak menjadi semakin banyak. Jika kita malas menggantinya, maka tentu akan menyebabkan gatal-gatal. Dalam beberapa kasus, hal ini bahkan bisa menyebabkan lecet-lecet dan sensasi tidak nyaman.

  1. Bisa Menyebabkan Aroma Tidak Sedap

Berkembangnya bakteri pada organ vital akibat kita malas mengganti celana dalam akan menyebabkan aroma yang tidak sedap. Tak hanya bagi kaum hawa, bagi kaum pria hal ini bisa memberikan sensasi tidak nyaman.

  1. Bisa Memicu Infeksi Jamur

Celana dalam yang jarang diganti cenderung lebih lembap dan membuat area organ vital rentan mengalami perkembangan jamur. Jika sampai hal ini terjadi, maka organ vital akan lebih rentan mengalami infeksi jamur yang bisa menyebabkan sensasi tidak nyaman, gatal-gatal, dan masalah lainnya.

  1. Bisa Memicu Infeksi Saluran Kemih

Jangan salah, kebiasaan malas mengganti celana dalam bisa saja menyebabkan infeksi saluran kemih. Hal ini disebabkan oleh bakteri atau jamur yang terus berkembang dan akhirnya menyebabkan datangnya infeksi.

  1. Bisa Menyebabkan Masalah Kudis

Scabies atau kudis adalah masalah kesehatan yang disebabkan oleh kutu. Masalahnya adalah jika kita malas mengganti celana dalam, risiko untuk mengalami scabies juga cenderung meningkat dengan signifikan. Hal ini disebabkan oleh kondisi organ vital, khususnya pada bagian bulu kemaluan yang cenderung lebih hangat dan disukai oleh kutu.

 

Sumber:

  1. Duff, Anna. 2019. Almost half of people don’t change underwear daily: study. com/2019/11/14/almost-half-of-people-dont-change-underwear-daily-study/. (Diakses pada 16 November 2019).

Artikel Asli :https://doktersehat.com/malas-rutin-ganti-celana-dalam/

Leave A Reply

Your email address will not be published.

74 − = 67