Let’s travel together.

Glipizide obat apa?

0

CuitanDokter.Com


Nama Generik:
Glipizide


Merek:
Glucotrol XL dan Aldiab.

Penggunaan

Untuk apa glipizide?

Glipizide adalah obat yang digunakan dengan diet teratur dan program olahraga untuk mengendalikan gula darah tinggi pada orang dengan diabetes tipe 2. Ia juga dapat digunakan dengan obat diabetes lainnya. Mengendalikan gula darah tinggi membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan anggota badan, dan masalah fungsi seksual. Pengendalian diabetes yang baik juga dapat mengurangi risiko terkena serangan jantung atau stroke. Glipzide termasuk kelas obat yang dikenal sebagai sulfonylureas. Ia mengurangi gula darah dengan menyebabkan lepasnya insulin alami tubuh.

Bagaimana cara penggunaan glipizide?

Gunakan obat ini dengan diminum 30 menit sebelum sarapan atau makanan pertama hari itu sesuai petunjuk dokter, biasanya sehari sekali. Beberapa pasien, khususnya yang menggunakan dosis tinggi, mungkin diminta untuk meminumnya dua kali sehari. Dosisnya berdasarkan kondisi medis Anda dan respon terhadap pengobatan.

Untuk mengurangi risiko efek samping, dokter Anda mungkin mengarahkan Anda untuk memulai pengobatan ini dengan dosis rendah dan meningkat secara bertahap. Ikuti instruksi dokter Anda dengan baik.

Jika Anda sudah menggunakan obat anti-diabetes lain (seperti chlorpropamide), ikuti petunjuk dokter Anda dengan baik untuk menghentikan obat lama dan memulai glipizide.

Colesevelam bisa mengurangi penyerapan glipizide. Jika Anda menggunakan colesevelam, gunakan glipizide setidaknya 4 jam sebelum menggunakan colesevelam.

Gunakan obat ini secara teratur untuk mendapatkan manfaat terbaik. Untuk membantu Anda mengingat, gunakan obat pada waktu yang sama setiap harinya.

Katakan pada dokter Anda jika kondisi tidak membaik atau malah memburuk (tingkat gula darah Anda terlalu tinggi atau terlalu rendah).

Bagaimana cara penyimpanan glipizide?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi. Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis glipizide untuk orang dewasa?

Rekomendasi dosis dimulai dari 5 mg, diberikan sebelum sarapan. Pasien dewasa atau yang memiliki penyakit hati mungkin dimulai dari 2,5 mg.

Bagaimana dosis glipizide untuk anak-anak?

Dosis untuk anak-anak tidak ditentukan. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah glipizide tersedia?

Tablet, Oral: 5 mg, 10 mg

Efek Samping

Efek samping apa yang dapat dialami karena glipizide?

Cari pertolongan medis darurat jika Anda memiliki tanda-tanda reaksi alergi: gatal-gatal, sulit bernafas, bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.

Hentikan menggunakan glipizide dan segera hubungi dokter Anda jika Anda memiliki efek samping serius seperti:

  • mudah memar atau pendarahan (mimisan, gusi berdarah), merasa kelelahan atau sesak nafas, detak jantung cepat
  • mual, nyeri perut atas, gatal-gatal, kehilangan nafsu makan, urin gelap, pup pucat, penyakit kuning (kekuningan pada kulit atau mata)
  • kulit pucat, demam, bingung
  • sakit kepala berdenyut, mual parah dan muntah-muntah, detak jantung cepat, keringetan atau haus, merasa ingin pingsan

Efek samping kurang serius bisa termasuk:

  • mual ringan
  • diare, sembelit
  • pusing, ngantuk
  • ruam kulit, kemerahan, atau gatal-gatal

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir tentang efek sampingnya, silakan konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan glipizide?

Sebelum menggunakan glipizide, katakan pada dokter dan apoteker jika Anda alergi glipizide, obat lain apapun, atau bahan apapun dalam glipizide. Minta apoteker untuk daftar bahannya.

Katakan pada dokter dan apoteker apa obat resep dan nonresepnya, vitamin, suplemen nutrisi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau rencanakan untuk digunakan. Pastikan untuk menyebutkan anticoagulants (‘pengencer darah’) seperti warfarin (Coumadin); aspirin dan obat nonsteroid anti-peradangan (NSAIDs) seperti ibuprofen (Advil, Motrin) dan naproxen (Aleve, Naprosyn); beta blockers seperti atenolol (Tenormin), labetalol (Normodyne), metoprolol (Lopressor, Toprol XL), nadolol (Corgard), dan propranolol (Inderal); calcium channel blockers seperti amlodipine (Norvasc), diltiazem (Cardizem, Dilacor, Tiazac, others), felodipine (Plendil), isradipine (DynaCirc), nicardipine (Cardene), nifedipine (Adalat, Procardia), nimodipine (Nimotop), nisoldipine (Sular), and verapamil (Calan, Isoptin, Verelan); chloramphenicol; cimetidine (Tagamet); diuretics (‘pil air’); fluconazole (Diflucan); terapi hormone pengganti dan hormone kontrasepsi (pil KB, patch, cincin, implant, dan suntikan); insulin atau obat lain untuk mengatasi gula darah tinggi atau diabetes; isoniazid (INH); MAO inhibitors seperti isocarboxazid (Marplan), phenelzine (Nardil), selegiline (Eldepryl, Emsam, Zelapar), dan tranylcypromine (Parnate); obat asma dan pilek; obat untuk sakit mental atau mual; miconazole (Monistat); niacin; oral steroids seperti dexamethasone (Decadron, Dexone), methylprednisolone (Medrol), dan prednisone (Deltasone); phenytoin (Dilantin); probenecid (Benemid); salicylate pengurang rasa sakit seperti choline magnesium trisalicylate, choline salicylate (Arthropan), diflunisal (Dolobid), magnesium salicylate (Doan’s, others), dan salsalate (Argesic, Disalcid, Salgesic); sulfa antibiotics seperti co-trimoxazole (Bactrim, Septra); sulfasalazine (Azulfidine); dan obat thyroid. Juga pastikan untuk mengatakan pada dokter atau apoteker Anda jika Anda berhenti menggunakan obat apapun ketika menggunakan glipizide. Dokter Anda mungkin perlu mengganti dosis obat Anda atau mengawasi Anda dengan baik untuk efek sampingnya.

Katakan pada dokter Anda jika Anda memiliki atau pernah memiliki pengurangan G6PD (kondisi turunan yang menyebabkan penghancuran premature sel darah merah atau hemolytic anemia); jika Anda memiliki gangguan hormone yang melibatkan adrenal, kelenjar bawah otak, atau kelenjar tiroid, atau jika Anda memiliki penyakit jantung, ginjal, atau hati. Jika Anda menggunakan tablet kadaluarsa, katakana pada dokter Anda jika Anda memiliki sindrom usus pendek (kondisi di mana bagian dari usus sudah dicabut dengan operasi, rusak karena penyakit, atau Anda lahir tanpa bagian usus Anda); Anda memiliki penyempitan atau hambatan pada usus, atau jika Anda sedang diare.

Katakan pada dokter Anda jika Anda hamil, berencana hamil, atau menyusui. Jika Anda hamil saat menggunakan glipizide, hubungi dokter Anda. Jika Anda akan operasi, termasuk operasi gigi, katakana pada dokter atau dokter gigi bahwa Anda menggunakan glipizide.

Minta dokter Anda tentang keamanan penggunaan minuman alkohol ketika Anda menggunakan glipizide. Alkohol dapat membuat efek samping glipizide memburuk. Mengkonsumsi alkohol ketika menggunakan glipizide juga jarang dapat menyebabkan gejala seperti bilasan (kemerahan pada wajah), sakit kepala, mual, muntah-muntah, nyeri dada, kelemahan, penglihatan kabur, mental bingung, keringetan, tercekik, sulit bernafas, dan cemas.

Rencanakan untuk menghindari pencahayaan yang tidak perlu atau terlalu lama pada sinar matahari dan gunakan baju yang aman, kacamata, atau tabir surya. Glipizide dapat membuat kulit Anda sensitive pada sinar matahari.

Tanyakan pada dokter Anda apa yang dilakukan jika Anda sakit, perkembangan infeksi atau demam, mengalami stress tidak biasa, atau cedera. Kondisi ini dapat memengaruhi gula darah dan jumlah glipizide yang Anda perlukan.

Apakah glipizide aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C menurut US Food and Drugs Administration (FDA).

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  •      A= Tidak berisiko,
  •      B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian,
  •      C=Mungkin berisiko,
  •      D=Ada bukti positif dari risiko,
  •      X=Kontraindikasi,
  •      N=Tidak diketahui

Interaksi

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan glipizide?

Interaksi dengan obat lain dapat memengaruhi cara kerja obat dan meningkatkan risiko efek samping yang berbahaya. Artikel ini tidak memuat semua kemungkinan interaksi obat. Catatlah semua produk obat yang Anda gunakan (termasuk obat resep, nonresep, dan herbal) dan perlihatkan kepada dokter serta apoteker Anda. Jangan memulai, menghentikan, atau mengubah dosis obat apapun tanpa seizin dokter.

Anda mungkin berpotensi menderita hipoglisemia (gula darah rendah) jika Anda menggunakan glipizide dengan obat lain yang bisa merendahkan gula darah, seperti:

  • exenatide (Byetta)
  • probenecid (Benemid)
  • aspirin atau salicylates lain (termasuk Pepto Bismol)
  • pengencer darah (warfarin, Coumadin, Jantoven)
  • obat sulfa (Bactrim, SMZ-TMP, and others)
  • a monoamine oxidase inhibitor (MAOI)
  • insulin atau obat diabetes oral lain

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan glipizide?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda. Hindari mengonsumsi alkohol ethanol saat sedang dalam pengobatan ini.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan glipizide?

Kehadiran masalah medis lainnya dapat memengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda bilang ke dokter jika Anda memiliki masalah medis lainnya, khususnya:

  • mabuk alkohol
  • kelenjar adrenal yang kurang aktif
  • kelenjar di bawah otak yang kurang aktif
  • kondisi kurang gizi
  • kondisi fisik melemah
  • kondisi lain apapun yang menyebabkan gula darah rendah – pasien dengan kondisi ini mungkin lebih mungkin terjadi pengembangan gula darah rendah ketika menggunakan glipizide
  • diabetic ketoacidosis (keton dalam darah)
  • diabetes tipe 1 —sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini
  • demam
  • infeksi
  • operasi
  • trauma – kondisi ini dapat menyebabkan masalah temporer dengan mengontrol gula darah dan dokter Anda dapat meminta menangani Anda secara temporer dengan insulin
  • glucose 6- kekurangan phosphate dehydrogenase (G6PD) (masalah enzim)— Dapat menyebabkan anemia hemolytic (gangguan darah) pada pasien dengan kondisi ini
  • penyakit jantung atau pembuluh darah- gunakan dengan hati-hati. Mungkin membuat kondisi memburuk.
  • penyakit ginjal
  • penyakit hati—tingkat darah yang lebih tinggi karena obat ini bisa terjadi, yang menyebabkan masalah serius
  • penyempitan atau hambatan saluran makanan (esophagus, perut, atau usus), berat—gunakan dengan hati-hati
  • tablet extended release  dapat menyebabkan sembelit pada pasien dengan kondisi ini.

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (112) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Gejala overdosis dapat termasuk gejala hipoglisemia, dan:

  • kejang-kejang
  • kehilangan kesadaran

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

source : https://hellosehat.com/obat/aldiab/

Leave A Reply

Your email address will not be published.

+ 55 = 58