Let’s travel together.

Efek KB Suntik 1 Bulan Ini Perlu Disimak sebelum Anda Gunakan

0 2

Efek KB Suntik 1 Bulan Ini Perlu Disimak sebelum Anda GunakanEfek KB suntik 1 bulan perlu Anda pertimbangkan sebelum memutuskan memilih jenis kontrasepsi tersebut. Tak hanya suntik KB 1 bulan, jenis kontrasepsi lain seperti implan, IUD, pil, kondom, dan lainnya tentu saja juga memiliki efek samping. Kadang informasi terkait kontrasepsi yang akan diberikan baik kelemahan hingga kekurangannya jarang disampaikan secara detail oleh petugas. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk proaktif mengetahui dan memahaminya. Semua metode kontrasepsi tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, pertimbangkan secara baik-baik manakah yang paling cocok bagi Anda.

KB merupakan salah satu program pengendalian penduduk yang pelaksanaannya sangat didukung oleh pemerintah dengan memfasilitasinya pada beberapa fasilitas kesehatan yang ada. Beberapa jenis kontrasepsi bahkan diberikan secara gratis. Meski demikian, Anda perlu memahami betul seluk beluk KB sebelum benar-benar memutuskan untuk menggunakannya, termasuk hingga pada efek sampingnya.

Apa itu KB Suntik 1 Bulan? Bagaimana Cara Kerjanya? Bagaimana Efektifitasnya?

Sebelum memahami detail efek KB suntik 1 bulan, mari kita pahami dahulu apakah yang dimaksud dengan KB 1 bulan ini. Singkatnya, KB 1 bulan adalah jenis kontrasepsi yang diberikan setiap 30 hari sekali melalui suntikan yang mengandung hormon kombinasi antara progestin dan esterogen. Lokasi penyuntikan biasanya berada di pantat. Hingga saat ini, KB suntik adalah jenis kontrasepsi yang paling banyak dipakai oleh masyarakat di Indonesia. Barangkali karena pertimbangan suntik KB cukup simpel, mudah, dan tidak repot digunakan.

Kandungan KB suntik 1 bulan ini adalah berupa kombinasi hormon antara progestin (kadar lebih rendah) dan esterogen. Spesifiknya berupa 25 mg Depo Medroksiprogesteron Asetat dan 5 mg Estradiol Sipionat atau ada juga yang berupa 50 mg Noretindron Enantat dan 5 mg Estradiol Valerat.

Cara kerja KB suntik 1 bulan adalah menekan kejadian pembuahan, mengentalkan lendir pada serviks sehingga menghalangi masuknya sperma, mengondisikan saluran telur (tuba) sehingga menghambat transportasi gamet, menjadikan atrofi dinding rahim (endometrium) sehingga proses penempelan hasil konsepsi (jika terjadi) akan terganggu.

KB suntik 1 bulan ini memiliki efektivitas yang cukup tinggi. Jika digunakan secara benar, angka kejadian kehamilan yang ditimbulkan tidak mencapai angka 1 di antara 100 ibu dalam 1 tahun. Ibu juga tidak perlu repot setiap hari harus menggunakan kontrasepsi. Selain itu, suntikan juga bisa dihentikan kapan pun.

Berbagai alasan mengapa KB suntik 1 bulan ini dipilih bermunculan. Banyak yang menyebut bahwa metode ini tidak mempengaruhi hubungan suami istri, tidak memerlukan pemeriksaan dalam, masa pakai berjangka panjang (1 bulan), tidak perlu menyediakan sendiri obat suntik, dan lain sebagainya. Meski demikian, efek samping KB suntik 1 bulan tetaplah ada.

Berbagai Efek KB Suntik 1 Bulan yang sebaiknya Anda Ketahui

Sebagai alat kontrasepsi yang cukup menawarkan beberapa keunggulan, suntik KB 1 bulan ini pun juga memiliki efek samping. Kira-kira apa saja efek yang ditimbulkan? Mari kita simak uraiannya berikut ini:

1. Perubahan pola haid

Efek KB suntik 1 bulan yang paling umum terjadi adalah perubahan pola haid. Dari segi siklus atau selang haid misalnya, bisa jadi akan memendek bisa juga memanjang. Misal Anda yang rutin biasa mengalami haid satu bulan sekali bisa jadi tiap dua bulan sekali, bahkan dua bulan tiga kali. Jelasnya, siklus haid menjadi berubah, tidak teratur. Selain itu, lama haid pun juga bisa berubah. Bisa berlangsung cepat, lama, bahkan bisa hanya berupa flek atau spotting saja.

2. Mual dan nyeri kepala

Beberapa ibu pengguna suntik KB 1 bulan biasa mengeluhkan mual dan nyeri kepala. Hal ini disebabkan karena kerja hormon yang terkandung dalam suntik 1 bulan. Sejauh ini nyeri kepala bisa diatasi dengan istirahat yang cukup serta stamina tubuh yang bagus. Tidak perlu mengonsumsi obat khusus terkait mual dan nyeri kepala sejauh tidak mengganggu aktifitas harian Anda. Biasanya akan hilang pada suntikan kedua atau ketiga.

3. Nyeri pada payudara

Secara berkala kadang nyeri pada payudara juga dirasakan. Nyeri yang ditimbulkan ini hampir mirip saat hendak menstruasi. Hal ini disebabkan oleh kinerja hormon dalam suntik KB 1 bulan. Jika nyeri yang muncul cukup mengganggu bisa diatasi dengan kompres air hangat. Nyeri pada payudara biasanya muncul pada penyutikan awal-awal saja.

4. Kenaikan berat badan

Salah satu efek KB suntik 1 bulan adalah naiknya berat badan. Beberapa berhasil mengatasinya dengan melakukan diet, namun banyak juga yang tidak. Rata-rata penambahan berat badan tiap bulannya berkisar antara 0,5-1 kg. Namun, tidak semua praktis mengalami kenaikan berat badan, ada juga yang tidak mengalami.

5. Tidak menjamin pada penularan IMS

Infeksi menular seksual (IMS) tidak bisa ditanggulangi dengan metode kontrasepsi jenis suntik 1 bulan ini. Contoh jenis-jenis IMS yang memiliki potensi menularkan di antaranya, syphilis, gonorrhea, hepatitis B virus, HIV, dan lainnya. Untuk menanggulanginya perlu proteksi tambahan seperti menggunakan kondom misalnya.

6. Terlambatnya pemulihan kesuburan

Suatu saat jika Anda menghendaki berhenti, kesuburan tidak serta merta akan segera datang. Perlu waktu yang cukup lama untuk mengembalikan kesuburan, bisa mencapai bulanan bahkan bisa lebih dari itu. Tidak sama efek yang dirasakan setiap ibu. Kesuburan biasanya ditandai dengan haid yang kembali normal seperti sebelum menggunakan KB.

7. Muncul efek samping yang serius

Pemakaian suntik KB 1 bulan memiliki efek samping serius yang bisa muncul seperti serangan jantung, stroke, bekuan darah pada paru atau otak, juga kemungkinan timbulnya tumor hati. Anda perlu mewaspadai jika muncul nyeri dada hebat atau napas pendek, sakit kepala hebat, gangguan penglihatan, nyeri tungkai hebat, dll. Segera konsultasikan ke tenaga medis terdekat.

Oleh karena itu, ada beberapa kondisi yang tidak direkomendasikan menggunakan kontrasepsi jenis ini, di antaranya ibu dengan riwayat penyakit jantung, stroke, atau dengan tekanan darah tinggi (>180/110 mmHg), penyakit hati akut, perokok aktif, sedang menyusui, migrain, keganasan payudara, dll.

8. Muncul perubahan pada kulit

Efek samping KB 1 bulan dapat berupa perubahan pada kulit. Di antaranya berupa gatal-gatal, penggelapan pada kulit, bahkan ada kemungkinan munculnya kandidiasis. Tentu saja tidak semua mengalami ini, angka kemunculan kejadian ini cukup kecil.

9. Tidak nafsu makan dan mudah lelah

Kerja hormon yang terkandung dalam KB suntik 1 bulan ini mengakibatkan tidak nafsu makan dan mudah lelah. Kondisi ini biasanya muncul saat awal pemakaian atau jika stamina tubuh dalam kondisi kurang bagus.

Berbagai penjelasan tentang efek KB suntik 1 bulan di atas tidak lantas serta merta muncul dan berlaku bagi setiap penggunanya. Di lihat dari angka kejadian, munculnya efek samping penggunannya pun tidak terlalu besar. Namun, kewaspadaan tentu saja diperlukan. Sebelum memutuskan menggunakan suatu jenis metode kontraspsi, menjadi kewajiban pula bagi Ibu untuk mempelajari seluk beluk baik cara kerja, efektivitas, kelebihan, serta kekurangannya. Jika masih ada hal yang perlu untuk ditanyakan, tak perlu sungkan untuk menanyakan langsung kepada petugas.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

57 − = 52