Let’s travel together.

Detail Pertumbuhan Gigi pada Bayi Berdasarkan Usianya

0 2

Detail Pertumbuhan Gigi pada Bayi Berdasarkan UsianyaPertumbuhan gigi pada bayi amatlah bervariasi dari seorang bayi dengan bayi yang lain. Hal ini amat dipengaruhi oleh kadar kalsium dan Vitamin D pada tubuh Ibu selama bayi di dalam kandungan maupun optimalnya asupan kalsium dan Vitamin D melalui ASI ketika bayi telah dilahirkan.

Pertumbuhan gigi sejatinya telah dimulai semenjak anak berada dalam kandungan. Pada usia janin 4 minggu bakal gigi bayi telah terbentuk dan terus mengalami penyempurnaan hingga usia kelahirannya. Pengeluaran gigi atau erupsi gigi dimulai ketika bayi berusia 5 hingga 8 bulan. Erupsi gigi bermakna keluarnya gigi dari dalam gusi yang ditandai dengan bengkak dan kemerahan pada gusi.

Detail Penjelasan Mengenai Usia Pertumbuhan Gigi pada Bayi

Erupsi atau proses keluarnya gigi dapat bervariasi pada tiap bayi. Telah dijelaskan bahwa secara umum pengeluaran bayi dimulai ketika bayi berusia 5 hingga 8 bulan. Berikut akan dijelaskan mengenai tahapan pertumbuhan dan terjadinya erupsi gigi sesuai usianya.

Pada beberapa bayi, gigi susu pertama mulai muncul di usia 4 bulan. Bahkan beberapa juga mengalami keterlambatan pengeluaran gigi susu pertama pada usia 6 hingga 8 bulan. Gigi susu pertama yang keluar adalah gigi seri depan yang berfungsi untuk menggigit makanan.

Sebagian besar bayi akan mengalami erupsi / keluarnya gigi pertama pada usia 6 bulan. Gigi yang pertama muncul adalah dua gigi seri pada rahang bawah. Gigi seri adalah gigi yang berada paling depan. Kedua gigi ini muncul bersamaan dan Anda wajib membersihkan dengan rutin dengan cara menyeka dengan kasa basah dan bersih setelah bayi menyusu.

Pada usia 6 bulan bayi telah dapat mulai diberikan MPASI (makanan pengganti ASI). Sehingga, selepas pemberian makanan halusnya Anda dapat memberikan air putih sebagai bilasan mulut dan membersihkan sisa makanan yang menempel pada gigi bayi menggunakan kain bersih. Gigi seri depan atas akan keluar mengikuti gigi seri bawah pada usia 7 bulannya.

Pada usia 8 hingga 12 bulan adalah proses tumbuhnya gigi seri bagian samping. Yakni di samping kiri dan kanan gigi seri depan. Proses tumbuhnya pun berpasangan, dua muncul di kanan dan kiri rahang atas, kemudian 2 muncul di kanan dan kiri rahang bawah. Hal ini bervariasi antar bayi yang satu dengan yang lain.

Pada usia 14 bulan akan muncul gigi geraham depan bayi pada bagian rahang atas dan bawah secara bersamaan. Pada beberapa bayi proses ini dapat lebih cepat pada 12 bulan hingga 15 bulan usianya. Gigi geraham depan berfungsi sebagai pelumat atau menghancurkan makanan.

Geraham belakang akan mengikuti pertumbuhan geraham depan. Sekitar usia 15 hingga 20 bulan, gigi geraham belakang akan muncul bersamaan pada rahang atas dan bawah. Bentuk ggi geraham belakang lebih besar daripada geraham depan. Namun memiliki fungsi yang sama yakni untuk melumat dan menghancurkan makanan.

Jika belum muncul gigi susu pada usia ini, Anda dapat memberikan biskuit bayi. Biskuit bayi akan memberikan rangsangan menggigit pada bayi. Selain biskuit, mainan gigitan juga dapat Anda berikan. Dengan menggigit maka gusi akan tertekan dan mempercepat proses keluarnya gigi.

Pada usia 18 bulan akan muncul gigi taring pertama bayi. Kemunculan gigi taring juga bervariasi dari bayi satu ke bayi yang lain. Dapat lebih cepat sekitar usia16 bulan, atau hingga usianya mencapai 22 bulan. Gigi taring berujung tajam, berjumlah dua pada rahang atas dan dua pada rahang bawah. Gigi taring mengapit gigi seri dan berfungsi untuk memotong makanan.

Memasuki usia 2 tahun, anak telah memiliki jumlah gigi yang lengkap yakni 20 buah gigi. Masing-masing 10 buah gigi di rahang atas dan rahang bawah (4 gigi seri atas-bawah, 2 gigi taring kanan-kiri di atas-bawah, dan 4 geraham kiri-kanan di atas-bawah). Gigi inilah yang dikenal sebagai gigi susu atau gigi bayi dan akan bertahan hingga usia 6 hingga 7 tahun.

Menjelang usianya yang 4 tahun, tulag wajah dan rahang semakin berkembang. Menjadi penyebab terdapat ruangan atau renggang-nya jarak antar gigi susu pada anak Anda. Tidak perlu khawatir dengan kondisi renggang ini, karena secara normal rahang akan memposisikan gusi sebagai tempat bertumbuhnya gigi tetap yang ukurannya lebih besar dari gigi susu. Pada usia 6 – 7 tahun gigi susu akan tanggal dan digantikan oleh gigi tetap.

Semenjak dini, biasakan anak Anda dengan kegiatan membersihkan gigi terutama setiap habis makan dan menjelang tidur. Jika perlu jelaskan pula pada anak, bahwa menjaga gigi adalah sebuah keharusan karena gigi susu yang telah digantikan oleh gigi tetap tidak akan tergantikan seumur hidup.

Beberapa Tips Menghindari Gigi Gigis atau Menghitam Pada Bayi

Gigi gigis atau menghitam disebabkan oleh gula yang menempel pada gigi bayi setelah pemberian ASI, susu formula maupun MPASI. Gula yang menempel pada gigi bayi akan diubah menjadi asam oleh bakteri di dalam rongga mulut bayi. Kondisi asam inilah yang menjadi penyebab gigi gigis dan hitam pada gigi bayi.

Hindari membiasakan anak tertidur dengan meminum susu dari botol susu lebih dari 20 menit. Jika perlu sapih anak dari botol semenjak usianya 1 tahun hingga 14 bulan.  Jus dan minuman manis juga menjadi penyebab gigi gigis pada bayi. Kurangi pula pemberian makanan atau minuman manis di malam hari.

Kasa basah yang bersih dapat digunakan untuk membersihkan sisa makanan/ASI pada usia awal tumbuh gigi. Sikat gigi anak yang lembut dapat digunakan pada usia dua hingga 4 tahunnya. Menggunakan air putih sebagai bilasan setelah pemberian ASI, susu formula atau MPASI juga dapat menghindari tersisanya makanan dalam rongga mulut dan gigi anak yang menjadi penyebab gigis dan menghitamnya gigi anak.

Kondisi gigi gigis dan menghitam pada gigi susu terkadang tidak terlalu dikhawatirkan oleh orangtua, karena tidak lama gigi susu ini akan tergantikan dengan gigi tetap. Namun apabila kebiasaan tidak membersihkan gigi ini berlanjut hingga gigi tetap nya muncul, Berbagai penyakit infeksi dapat mengintai anak Anda.

Gigi berlubang dan infeksi pada gigi dapat menjadi penyebab endocarditis (infeksi pada otot jantung bagian dalam) dan meningitis (infeksi pada selaput otak). Streptococcus viridans adalah salah satu jenis bakteri pada infeksi gigi yang dapat berpindah menginfeksi organ utama lain pada manusia.

Pemeriksaan rutin dokter gigi dapat dilaksanakan sejak usia bayi 1 tahun. Hal ini dapat dilaksanakan untuk membiasakan anak dengan perilaku hidup sehat sejak dini, serta mencegah terjadinya berbagai masalah gigi pada dewasanya.

Demikian informasi mengenai usia tumbuh gigi pada bayi. Cukupilah kebutuhan bayi Anda dengan kalsium dan vitamin D yang cukup untuk pertumbuhan optimal gigi nya. Biasakan anak dengan kegiatan  membersihkan gigi semenjak dini, sehingga anak tidak akan memiliki masalah gigi yang serius pada usia dewasanya. Semoga informasi di atas bermanfaat !

Leave A Reply

Your email address will not be published.

66 − = 62