Colistin: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll

CuitanDokter.Com – Arikel tentang Colistin: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll tersedia di situs kami , waktu yang dibutuhkan untuk membaca tentang artikel Colistin: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll yaitu 5-10 menit , jangan sungkan untuk berbagi artikel mengenai Colistin: Manfaat, Dosis, Efek Samping, dll kepada teman anda ataupun sosial media yang anda punya , terimakasih .

Colistin obat apa? Colistin adalah obat golongan antibiotik yang diformulasikan untuk mengatasi infeksi, khususnya infeksi pada saluran pencernaan seperti gastroenteritis, enterokolitis, dan disentri basiler yang disebabkan oleh bakteri gram negatif. Ketahui lebih lanjut mengenai obat Colistin mulai dari manfaat, dosis, efek samping, dan lainnya berikut ini!

obat-colistin-doktersehat

Rangkuman Informasi Obat Colistin

Nama obat Colistin
Golongan obat Antibiotik
Kategori obat Obat resep
Manfaat obat Mengatasi infeksi saluran cerna oleh bakteri gram negatif seperti:

  • Gastroenteritis
  • Enterokolitis
  • Disentri basiler
Kontraindikasi obat
  • Hipersensitivitas
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit paru-paru
  • Myasthenia gravis
Dosis obat Oral (sterilisasi usus):

  • Dewasa: 1,5 – 3 juta IU tid.
  • Anakanak 15-30 kg: 0,75 – 1,5 juta IU tid. (di bawah 15 kg tidak diperbolehkan)

 Parenteral (Infeksi bakteri gram negatif):

  • Dewasa: 2,5 – 5 mg/kg BB/hari. Dosis dapat dibagi menjadi 2 – 4 dosis/hari.
  • Anak-anak: 2,5 mg/kg BB/hari. Dosis dibagi setiap 6 -12 jam/hari.
Sediaan obat Tablet

Cara Kerja Obat Colistin

Sebagai agen antibiotik, cara kerja obat ini adalah dengan merusak membran sel dari bakteri. Hal ini dimungkinkan karena senyawa yang terkandung di dalam obat memiliki sifat lipofilik dan hidrofilik.

Aktivitas perusakan membran sel pada bakteri inilah yang akhirnya membuat mikroorganisme tersebut mati.

Kendati demikian, penggunaan Colistin dalam mengatasi infeksi kerap kali dibarengi dengan obat antibiotik jenis lainnya guna meningkatkan efektivitasnya. Hal ini tentunya tergantung dari keputusan dokter setelah melakukan pemeriksaan.

Manfaat Obat Colistin

Manfaat obat ini adalah untuk mengatasi infeksi pada saluran cerna seperti yang diakibatkan oleh bakteri gram negatif. Infeksi saluran cerna yang dimaksud antara lain:

  • Gastroenteritis
  • Enterokolitis
  • Disentri basiler

Kontraindikasi Obat Colistin

Penggunaan obat tidak disarankan pada orang-orang dengan sejumlah kondisi. Pasalnya, hal ini dapat menurunkan efektivitas obat atau bahkan menimbulkan reaksi-reaksi yang bisa saja membahayakan tubuh.

Kondisi-kondisi yang dimaksud meliputi:

  • Hipersensitivitas
  • Penyakit ginjal
  • Penyakit paru-paru
  • Myasthenia gravis

Sampaikan pada dokter sebelum menggunakan obat Colistin apabila Anda memiliki salah satu dari kondisi-kondisi di atas agar dokter bisa mencarikan alternatif  obat pengganti yang lebih aman untuk digunakan.

Dosis Obat Colistin

Obat ini masuk ke dalam kategori obat resep. Penggunaannya tidak bisa sembarangan dan harus melalui resep dokter.

Tersedia dalam bentuk tablet, berikut adalah dosis obat sesuai dengan pemanfaatannya yang perlu diketahui:

Oral (sterilisasi usus):

  • Dewasa: 1,5 – 3 juta IU tid.
  • Anakanak 15-30 kg: 0,75 – 1,5 juta IU tid. (di bawah 15 kg tidak diperbolehkan)

Parenteral (Infeksi bakteri gram negatif):

  • Dewasa: 2,5 – 5 mg/kg BB/hari. Dosis dapat dibagi menjadi 2 – 4 dosis/hari.
  • Anak-anak: 2,5 mg/kg BB/hari. Dosis dibagi setiap 6 -12 jam/hari

Dosis yang diresepkan oleh dokter Anda mungkin saja berbeda. Pastikan untuk menggunakan obat sesuai dengan aturan dosis yang telah ditentukan oleh dokter guna menghindari overdosis yang bisa berdampak buruk bagi tubuh Anda.

Petunjuk Penggunaan Obat Colistin

Berikut adalah petunjuk penggunaan obat yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakan obat ini:

  • Gunakan obat sesuai dengan dosis yang telah diresepkan oleh dokter.
  • Gunakan obat secara teratur, yakni di rentang waktu yang sama setiap harinya. Contoh, setiap 6 jam sekali. Tentukan jadwal penggunaan obat dan lakukan setiap hari secara konsisten.
  • Apabila lupa menggunakan obat pada jadwal yang sudah ditentukan, segera minum ketika ingat (berlaku jika jarak dengan jadwal pemakaian obat selanjutnya masih jauh, misalnya 4 jam lagi). Hindari pemakaian obat melampaui dosis sebagai pengganti jadwal yang terlewat.
  • Imbangi pemakaian obat dengan minum air putih yang banyak, istirahat yang cukup, dan aktivitas lainnya sesuai arahan dokter.

Petunjuk Penyimpanan Obat Colistin

Obat ini harus disimpan di tempat yang benar untuk agar kualitas obat tetap terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat yang perlu Anda terapkan:

  • Simpan obat di tempat bersuhu 20 – 25 derajat celcius.
  • Hindari menyimpan obat di tempat lembap.
  • Hindari menyimpan obat di tempat yang terpapar sinar matahari langsung.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Segera buang obat apabila sudah memasuki masa kedaluwarsa.

Efek Samping Obat Colistin

Penggunaan obat kemungkinan akan menimbulkan gejala efek samping. Gejala efek samping yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Perut tidak nyaman
  • Kulit gatal
  • Kepala pusing
  • Perubahan warna pada urine
  • Mati rasa pada sejumlah bagian tubuh (lengan, kaki, dll.)
  • Demam

Gejala efek samping obat tersebut merupakan suatu hal yang wajar dan biasanya akan mereda setelah beberapa saat (beberapa bahkan sangat jarang terjadi). Akan tetapi, Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter apabila gejala yang dirasakan tak kunjung mereda setelah beberapa lama.

Interaksi Obat Colistin

Obat ini akan berinteraksi jika digunakan bersamaan dengan sejumlah jenis obat-obatan lainnya. Interaksi yang terjadi berdampak pada menurunnya efektivitas kinerja obat maupun menimbulkan reaksi-reaksi tertentu pada tubuh.

Obat-obatan yang dimaksud meliputi:

  • Relaksan otot
  • Aminoglycosides
  • Amphotericin B
  • Capreomycin
  • Vancomycin

Sampaikan pada dokter apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan di atas agar dokter bisa mencarikan alternatif obat pengganti yang lebih aman.

Peringatan dan Perhatian Obat Colistin

Peringatan! Sebelum menggunakan obat, perhatikan juga hal-hal berikut ini:

  • Jangan mengonsumsi obat apabila Anda juga sedang mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini.
  • Obat ini masuk ke dalam kategori C untuk ibu hamil dan menyusui. Penggunaannya diperkenankan apabila manfaat yang diberikan lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan.
  • Hentikan penggunaan obat jika dirasa mengalami sejumlah efek samping seperti kepala pusing, kulit gatal, perut tidak nyaman, dan gejala efek samping lainnya sebagaimana telah disebutkan di atas.
  • Beritahu dokter apabila Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, memiliki alergi obat, atau memiliki riwayat suatu penyakit.

 

Informasi kesehatan ini telah ditinjau oleh dr. Jati Satriyo

  1. Colistin. https://www.mims.com/malaysia/drug/info/colistin?mtype=generic (Diakses pada 15 Februari 2020)
  2. Colistine 250.000IU TAB 100S. https://www.k24klik.com/p/colistine-250.000iu-tab-100s-12751 (Diakses pada 15 Februari 2020)
  3. Colistimethate vial. https://www.webmd.com/drugs/2/drug-8761/colistin-colistimethate-sodium-injection/details (Diakses pada 15 Februari 2020)

Artikel Asli :https://doktersehat.com/obat-colistin/