Let’s travel together.

Ciri-Ciri Penyakit Lambung yang Sebaiknya Anda Ketahui

0 1

Ciri-Ciri Penyakit Lambung yang Sebaiknya Anda KetahuiInformasi mengenai ciri-ciri penyakit lambung perlu Anda ketahui sejak dini agar mendapatkan perhatian dan penanganan secepatnya sehingga tidak berkembang lebih parah. Penyakit lambung sebenarnya merujuk pada kondisi yang cukup luas, yaitu penyakit yang terjadi pada area lambung. Jika mendengar penyakit lambung, mungkin pikiran Anda langsung tertuju pada sakit maag. Hal ini wajar, sebab sakit maag atau yang dalam bahasa medis disebut gastritis merupakan salah satu penyakit pada lambung yang paling banyak diderita oleh masyarakat. Selain penyakit maag, ada beberapa jenis penyakit yang menyerang lambung.

Berbagai penyakit yang terjadi di area lambung selain penyakit maag, antara lain yaitu dispepsia, tukak lambung, GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease), gastroenteritis, gastroparesis, tumor, dan kanker lambung. Penyakit tersebut di atas sebenarnya pada fase awal memiliki gejala yang hampir sama. Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan penyakit lambung secara umum. Faktor tersebut antara lain yaitu adanya infeksi bakteri atau virus, adanya penurunan fungsi organ pencernaan, produksi asam lambung yang berlebih, konsumsi obat-obatan tertentu yang dapat memicu peradangan di lambung, terpapar zat racun, stres, rokok, alkohol, dan efek dari penyakit kronis lain.

Beberapa Ciri-Ciri Penyakit Lambung yang Bisa Anda Ketahui

Penyakit yang terjadi pada lambung biasanya akan menunjukkan ciri-ciri yang hampir sama, namun pada perjalanannya akan menimbulkan manifestasi klinis yang berbeda-beda tergantung penyebab maupun berat ringannya suatu penyakit. Secara umum, beberapa ciri-ciri penyakit lambung yang mudah dikenali antara lain sebagai berikut:

1. Rasa nyeri pada perut

Ciri-ciri penyakit lambung yang sangat sering dikeluhkan oleh penderitanya yaitu adanya rasa nyeri pada perut. Skala nyeri dapat berbeda-beda antara orang yang satu dengan yang lain, mulai dari keluhan yang ringan sampai yang berat. Rasa nyeri biasanya dirasakan sebagai sensani rasa perih, seperti diremas-remas, atau ditusuk-tusuk. Nyeri dapat datang kapan saja dan biasanya terjadi pada area perut bagian atas dan ulu hati.

2. Rasa panas seperti terbakar

Rasa panas seperti terbakar atau yang sering disebut sebagai heartburn, juga dapat menjadi ciri-ciri penyakit lambung. Penderita akan mengalami rasa panas pada perut bagian atas sehingga daerah sekitar dada pun juga ikut panas. Rasa panas pada lambung juga dapat menjalar ke atas yaitu ke area kerongkongan atau biasa disebut sebagai GERD (Gastro Esophageal Reflux Disease).

3. Begah/kembung

Penderita penyakit lambung juga sering mengalami keluhan berupa begah/kembung. Hal ini biasanya terjadi karena peningkatkan gas yang ada di lambung yang dipicu akibat produksi asam lambung yang berlebihan. Selain itu pada beberapa kasus, adanya massa di dalam lambung misalnya pada kasus tumor atau kanker lambung juga dapat menimbulkan kembung. Rasa kembung ini tentunya membuat penderitanya merasa tidak nyaman karena perutnya terasa penuh padahal tidak sedang makan dalam jumlah yang banyak.

4. Mual/muntah

Ciri-ciri penyakit lambung yang berikutnya yaitu mual/muntah. Adanya peradangan pada lambung atau peningkatan asam lambung dapat menimbulkan respon alamiah tubuh berupa rasa mual. Mual merupakan perasaan ingin mengeluarkan isi di dalam perut yang dapat disertai dengan adanya kontraksi otot lambung, keringat dingin, dan pusing kepala. Jika mual berlanjut, dapat menimbulkan muntah, yang ditandai dengan keluarnya cairan atau produk olahan makanan dari dalam lambung yang dikeluarkan melalui mulut.

5. BAB yang tidak normal

BAB (Buang Air Besar) yang tidak normal juga dapat menjadi ciri-ciri penyakit lambung. BAB yang tidak normal ini biasanya ditandai dengan feses yang berwarna merah kehitaman. Warna merah kehitaman ini biasanya terjadi akibat adanya tukak atau perlukaan pada dinding lambung. Sehingga darah akan bercampur asam lambung dan hasil olahan makanan dan akan menghasilkan feses berwarna merah kehitaman. Selain warna feses, BAB yang tidak normal juga dapat ditandai dengan diare atau dapat juga terjadi sebaliknya yaitu susah buang air besar (konstipasi).

6. Nafsu makan menurun

Salah satu ciri-ciri penyakit lambung juga dapat ditunjukkan dengan nafsu makan yang menurun. Hal ini dikarenakan adanya rasa tidak nyaman di perut sehingga membuat penderitanya enggan untuk makan. Apalagi jika penderita merasakan kembung yang terus-menerus dan adanya mual/muntah maka akan semakin menjauhkannya dari makanan. Kondisi ini jika terjadi berkelanjutan tentunya dapat memicu penurunan berat badan penderita secara drastis.

7. Badan lesu dan mudah lelah

Lambung merupakan organ tubuh yang berperan penting dalam pengolahan makanan. Jika mengalami gangguan maka dapat menyebabkan metabolisme tubuh terganggu dan pasokan nutrisi ke seluruh jaringan tubuh juga dapat terhambat. Akibatnya tubuh seseorang dapat mengalami kekurangan energi yang ditandai dengan badan lesu dan mudah lelah walaupun tidak sedang melakukan aktifitas yang berat.

8. Demam dan pusing

Orang yang sakit lambung juga dapat mengalami ciri-ciri penyakit lambung berupa demam dan pusing. Kondisi ini biasanya diakibatkan adanya proses peradangan di lambung yang diakibatkan oleh masuknya bakteri atau virus sehingga akan menimbulkan respon alami dari tubuh berupa peningkatan suhu tubuh atau demam. Sedangkan rasa pusing dapat ditimbulkan adanya gangguan pasokan nutrisi ke jaringan tubuh terutama di otak atau karena penderita mengalami kekurangan energi.

Jika mengalami ciri-ciri penyakit lambung seperti yang telah disebutkan di atas, maka sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan terutama untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan lebih lanjut. Pada tahap yang ringan penyakit lambung memang tidak berbahaya, tetapi pada beberapa kasus dapat membahayakan nyawa. Penyakit lambung yang berbahaya terutama disebabkan adanya tukak atau perlukaan pada lambung yang semakin meluas sehingga menimbulkan perdarahan pada lambung.

Selain adanya tukak yang parah, penyakit lambung dapat menjadi berbahaya jika terdapat kanker atau keganasan pada sel-sel di lambung yang menimbulkan angka kematian cukup tinggi. Untuk mendeteksi penyebab penyakit di lambung, dokter biasanya akan memasukkan selang kecil yang dilengkapi kamera khusus ke dalam lambung melalui hidung atau yang disebut dengan gastroscopy. Untuk mencegah terjadinya penyakit pada lambung, hal yang dapat dilakukan antara lain yaitu dengan selalu mengkonsumsi makanan/minuman yang bersih dan sehat untuk menghindari kontaminasi kuman penyakit, menghindari kebiasaan merokok dan minum alkohol, menghindari stres, dan menghindari makanan atau minuman yang dapat memicu peningkatan asam lambung.

Makanan/minuman yang dapat memicu peningkatan asam lambung antara lain yaitu makanan yang terlalu pedas, terlalu asam, tape, nangka, durian, kol, sawi, kopi, dan minuman bersoda. Hindari juga makanan/minuman yang bersifat karsinogenik (pemicu kanker), misalnya makanan/minuman yang mengandung bahan pengawet, zat pemanis dan pewarna buatan. Anda juga sebaiknya makan secara teratur (jangan telat makan) karena hal ini juga dapat memicu peningkatan produksi asam lambung. Di samping itu, sebaiknya perbanyak konsumsi buah, sayur, dan air putih untuk melancarkan pencernaan dan metabolisme tubuh. Lakukan juga olahraga secara rutin agar tubuh selalu bugar dan untuk meningkatkan daya tahan  tubuh.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

24 − 14 =