Let’s travel together.

Berbagai Penyakit Degeneratif yang Penting untuk Anda Ketahui

0 2

Berbagai Penyakit Degeneratif yang Penting untuk Anda KetahuiPenyakit degeneratif adalah sebuah penyakit yang ditandai dengan terjadinya kemunduran fungsi sel pada jaringan atau organ tubuh yang terjadi terus menerus akibat faktor usia yang semakin senja, maupun akibat pola hidup yang tidak sehat.

Penyakit degeneratif lebih sering terjadi pada lansia. Karena penyakit ini terbentuk melalui sebuah proses yang lama, kerusakan yang terjadi akibat tumpukan gangguan metabolisme tubuh. Namun, kondisi saat ini menunjukkan bahwa tidak hanya lansia saja yang beresiko mengalami berbagai penyakit degeneratif. Beberapa penyakit degeneratif juga diderita oleh seseorang yang masih berusia 20 hingga 30 an, akibat pola hidup yang tidak sehat.

Penyakit jantung, kanker, stroke, diabetes dan alzheimer adalah 5 penyebab utama dari kematian akibat penyakit degeneratif di Indonesia. Artikel ini hanya akan membahas mengenai 5 penyakit degeneratif utama beserta penyebab dan cara pencegahan terkena penyakit ini. Selamat membaca!

5 Penyakit Degeneratif yang Mengancam Nyawa

Penyakit degeneratif merupakan istilah medis untuk sebuah kondisi kemunduran fungsi sel secara terus menerus akibat beberapa pola hidup yang tidak sehat. Antara lain penyebabnya adalah merokok, konsumsi berlebihan alkohol, sedentary lifestyle atau kurang aktivitas fisik, konsumsi rendah serat dan obesitas. Berikut detail penjelasan untuk setiap penyakit degeneratif:

1. Penyakit jantung

Penyakit jantung adalah pembunuh kedua di Indonesia setelah penyakit stroke. Sedangkan pada level global, berdasarkan pernyataan American Heart Association pada tahun 2017 penyakit jantung merupakan pembunuh pertama penduduk dunia.

Secara umum terdapat berbagai jenis penyakit jantung yang dapat terjadi, namun yang cocok dengan kriteria penyakit degeneratif adalah penyakit jantung koroner. Penyakit ini terjadi ketika ditemukannya sumbatan pada pembuluh darah yang mengaliri jantung. Sumbatan tersering adalah sumbatan kolesterol yang diakibatkan oleh obesitas dan konsumsi rendah serat.

Gejala yang terjadi ketika Anda mengalami penyakit jantung koroner antara lain nyeri pada dada sebelah kiri yang dapat menjalar pada lengan dan menusuk punggun belakang, ada perasaan mual dan muntah, susah untuk bernafas, bajir keringat dan jantung yang berdetak dengan kencang.

Beberapa orang sering menganggap penyakit ini hanyalah sebuah gejala penyakit masuk angin. Sehingga tidak segera menuju rumah sakit untuk mendapatkan perawatan gawat darurat yang tepat. Jika tidak ditangani dengan tepat dan baik, penyakit jantung koroner dapat mengancam jiwa penderitanya.

2. Stroke

Stroke merupakan jenis penyakit degeneratif kedua namun termasuk pembunuh pertama di Indonesia. Stroke adalah sebuah penyakit pembuluh darah yang ditandai dengan kondisi tersumbatnya atau pecahnya pembuluh darah di otak. Sehingga akan menyebabkan penderitanya tidak sadarkan diri, lumpuh pada separuh area tubuh dan pada beberapa kasus mengakibatkan kecacatan yang irreversible serta mengancam nyawa.

Stroke sumbatan disebut juga stroke emboli. Dapat terjadi ketika area pembuluh darah di otak mengalami sumbatan akibat tumpukan kolesterol. Area otak yang kekurangan oksigen dapat mengakibatkan berbagai gejala yang telah tersebut di atas. Terjadinya stroke sumbatan dapat diatasi dengan pemasangan jala dalam pembuluh darah.

Jenis stroke yang merupakan pecah pembuluh darah di otak, disebut juga sebagai stroke perdarahan. Terjadi tidak hanya akibat adanya sumbatan kolesterol pada pembuluh darah di otak. Tapi dapat terjadi ketika tensi atau tekanan darah yang sangat tinggi tidak mampu lagi di bending oleh pembuluh darah pada bagian otak, sehingga pecah dan mengakibatkan berbagai gejala kelumpuhan dan tidak sadarkan diri.

Penanganan pada stroke berjenis perdarahan lebih rumit dibandingkan dengan stroke sumbatan. Karena pada stroke yang berjenis perdarahan, darah yang harus dikeluarkan dari otak oleh berbagai macam obat dan cairan. Proses rehabilitasi setelah terjadinya stroke pun tidak mudah, membutuhkan waktu yang cukup lama terutama untuk dapat mengembalikan kondisi kelumpuhan akibat stroke.

3. Kanker

Kanker adalah jenis penyakit degeneratif ketiga yang akan dibahas pada artikel kali ini. Kanker merupakan pertumbuhan tidak normal pada sel jaringan tubuh, mengakibatkan keganasan dan cepat menyebar dan bersifat merusak kepada bagian tubuh yang lain. Kanker juga disebut sebagai tumor ganas. Kanker termasuk penyebab terbesar kematian ketiga di Indonesia.

Kanker dapat terjadi pada semua kalangan usia, namun lansia akan lebih beresiko mengalami kondisi ini. Kanker pun dapat tumbuh diberbagai tempat pada tubuh manusia. Bersifat menyebar dan merusak, sehingga akan terjadi nyeri, gangguan pada organ yang terkena, perdarahan yang tidak kunjung berhenti serta luka yang tidak kunjung sembuh.

Berbagai penyebab kanker selain faktor genetis adalah kebiasaan hidup yang tidak sehat semenjak muda. Konsumsi makanan lemak berlebihan, rendah serat, tinggi bahan pengawet, merokok, paparan obat hormonal atau bahan kimia berbahaya dan alkohol adalah salah satu penyebabnya. Virus juga dapat menjadi penyebab kanker, terutama virus pada penyakit menular seksual.

Untuk mencegah terjadinya penyakit degeneratif berjenis kanker ini, Anda harus memiliki pola hidup sehat semenjak dini. Rajin memeriksakan tubuh serta menghindari berbagai hal yang dapat menyebabkan kanker.

Pengobatan dan penanganan agar sembuh dari kanker tidaklah mudah. Kemoterapi dan berbagai obat-obatan yang digunakan untuk membunuh sel kanker kadang bersifat sangat beracun bagi tubuh. Menyebabkan kerontokan rambut dan kerusakan pada ginjal.

4. Diabetes

Penyakit degeneratif keempat adalah diabetes mellitus tipe dua. Penyakit diabetes tipe dua adalah penyakit yang terjadi akibat penurunan fungsi pankreas dalam memproduksi insulin, yakni sebuah zat yang membawa gula untuk di metabolisme dalam sel. Karena kegagalan fungsi insulin ini, kadar gula dalam darah menjadi tinggi namun sel tubuh kelaparan.

Gejala yang dapat terjadi antara lain badan kurus dalam waktu yang singkat, sering haus, sering lapar dan sering pula buang air kecil. Serta dapat terjadi gangguan persyarafan seperti kebas, penurunan penglihatan dan luka yang tidak kunjung sembuh.

Kadar normal gula dalam darah manusia sangat bervariasi. Tergantung pula dengan kondisi dan pola makan manusia. Sebelum makan kadar gula normal berkisar antara 70 hingga 130 mg/dL. Dua jam setelah makan kurang dari 180 mg/dL. Gula darah puasa normalnya kurang dari 110 mg/dL. Untuk gula darah acak, normalnya adalah kurang dari 200 mg/dL.

Seperti halnya penyakit degeneratif yang lain, penyakit diabetes terjadi akibat pola hidup yang salah semenjak muda. Obesitas dan terlalu banyak asupan kalori menjadi salah satu yang meningkatkan resiko terjadinya diabetes mellitus tipe dua. Berbagai komplikasi akibat diabetes dapat terjadi dan menurunkan kualitas hidup lansia.

5. Alzheimer

Meski alzheimer merupakan penyakit yang jarang diketahui secara luas seperti penyakit degeneratif yang lain. Namun Alzheimer masuk ke dalam 5 jenis penyakit pembunuh terbesar pada masyarakat lansia di Amerika. Alzheimer merupakan sebuah penyakit penurunan fungsi kognitif otak secara perlahan, meliputi kemampuan mengingat, berbahasa, gangguan penglihatan dan komunikasi serta terjadinya perubahan perilaku dan kepribadian.

Lansia dengan Alzheimer pada awalnya akan mengalami kondisi mudah lupa. Nama orang, benda, nama tempat, kejadian yang belum lama dilalui bahkan lupa terhadap isi pembicaraan yang baru saja di sampaikan atau didiskusikan kepada keluarga terdekatnya.

Pada gejala lanjutan, lansia dengan Alzheimer akan semakin kehilangan kemampuan kognitif seperti berbicara, sulit membuat keputusan dan sering bingung, bahkan dapat terjadi kondisi perubahan kepribadian. Lansia yang mengalami Alzheimer sangat beresiko terhadap terjadinya kematian karena kecelakaan, tersesat maupun penelantaran oleh keluarga. Penderita alzheimer akan sangat tergantung pada perawatan keluarga.

Seperti halnya mencegah penyakit degeneratif yang lain. Mencegah terjadinya Alzheimer adalah dengan membiasakan pola hidup sehat semenjak muda, konsumsi makanan sehat, rutin berolahraga dan aktif membaca atau mengajak otak untuk berfikir.

Demikian informasi mengenai 5 penyakit degeneratif yang mengancam kehidupan lansia di Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat, mari mulai hidup sehat, karena masa tua mu adalah tergantung masa muda mu. Marilah membiasakan memiliki hidup sehat selagi muda. Terimakasih !

Leave A Reply

Your email address will not be published.

11 − 3 =