Let’s travel together.

Bagaimana Rokok Bisa Menyebabkan Penyakit Jantung?

0 3

Jika Anda telah mempertimbangkan efek negatif dari merokok, tentu saja Anda tahu bahwa rokok menghabiskan uang Anda, membuat pakaian Anda beraroma asap, gigi dan kuku menjadi kuning, serta meningkatkan risiko kanker. Dan ingatlah bahwa merokok juga dapat meningkatkan peluang terkena serangan jantung yang efeknya mungkin saja belum terlihat hingga pada akhirnya penyakit semakin berkembang dan sudah terlambat untuk melakukan pencegahan.

Penyakit jantung koroner merupakan bentuk penyakit kardiovaskular. Bahkan, diperkirakan bahwa merokok dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung hingga 4 kali lipat dibandingkan dengan non-perokok. Selain itu, menurut Institut Kanker Nasional, orang yang merokok 6 kali lebih rentan terhadap serangan jantung.

Meskipun Anda mungkin tahu bahwa merokok dapat menyebabkan kanker paru-paru, efek negatif dari kebiasaan buruk ini jauh lebih berbahaya. Merokok dan penggunaan tembakau dapat menyebabkan berbagai penyakit serta gangguan kesehatan, sekaligus mengurangi kesehatan si perokok. Selain itu, merokok telah terbukti menjadi penyebab kerusakan hampir setiap organ tubuh, termasuk jantung.

Kabar baiknya adalah bahwa merokok merupakan penyebab kematian dini yang paling dihindari di Amerika Serikat menurut Asosiasi Jantung Amerika (AHA). Dengan kata lain, menggali lebih dalam mengenai hubungan antara merokok dan penyakit jantung —serta behenti sesegera mungkin—bisa menjadi langkah penyelamatan jiwa.

Bagaimana rokok menyebabkan penyakit jantung?

Merokok dapat menyebabkan lapisan arteri rusak, dinding arteri menebal, dan terjadi penumpukan lemak serta plak yang menghambat aliran darah di sepanjang arteri. Terjadinya penumpukan lemak di dalam arteri disebut atherosclerosis. Ketika arteri yang memasok darah ke jantung mengalami penyempitan, pasokan darah yang kaya akan oksigen menuju jantung akan menurun yang dapat mengakibatkan penyakit jantung koroner. Penyempitan arteri akan sangat berbahaya selama menjalani aktivitas fisik. Jantung yang terus dipaksa untuk bekerja memompa dapat menyebabkan nyeri dada atau bahkan serangan jantung (dalam kasus penyumbatan arteri secara keseluruhan).

Apa saja yang dapat meningkatkan risiko serangan jantung?

Merokok tidak pernah dicap “aman” dan semakin banyak rokok yang Anda hisap, semakin besar risiko Anda terkena serangan jantung. Merokok itu sendiri sebenarnya merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung maupun serangan jantung, namun ketika merokok diserta beberapa faktor berikut, bahkan risiko Anda akan lebih meningkat:

  • Riwayat keluarga terhadap penyakit jantung
  • Kolesterol tinggi
  • Tekanan darah tinggi
  • Diabetes
  • Tidak aktif bergerak, kelebihan berat badan, atau obesitas

Wanita yang merokok dan menggunakan pil KB, risiko penyakit jantung juga akan meningkat. Studi menunjukkan bahwa wanita yang menggunakan pil KB dosis tinggi (kontrasepsi oral) berisiko lebih besar terkena serangan jantung atau stroke. Banyak kontrasepsi oral yang meningkatkan risiko terjadinya pembekuan darah, dan merokok justru mendukung pembentukan gumpalan darah di dalam pembuluh darah.

Bisakah perokok pasif terkena penyakit jantung?

Bahkan asap rokok pun dapat menyebabkan masalah jantung, tergantung pada seberapa banyak Anda terpapar asap rokok. Terdapat suatu korelasi yang jelas antara asap rokok (asap yang Anda hirup saat berdekatan dengan orang lain yang merokok) dengan penyakit kardiovaskular.

Mereka yang secara rutin terpapar asap rokok mengalami peningkatan risiko penyakit jantung yang berkembang hingga 30% dan hampir 40.000 orang meninggal setiap tahunnya akibat penyakit jantung dan pembuluh darah yang disebabkan oleh asap rokok. Oleh karena itu, berhenti tidak hanya membantu diri Anda sendiri—tetapi juga membantu orang-orang di sekitar Anda. Selain itu, jika Anda tinggal bersama atau menghabiskan banyak waktu dengan seorang perokok, ini adalah alasan untuk mencoba untuk membantunya untuk berhenti.

Bagaimana mencegah penyakit jantung?

Diet dan olahraga adalah faktor penting dalam menjaga darah mengalir dengan baik serta jantung tetap sehat. Namun, jika Anda seorang perokok, diet sehat dan olahraga teratur saja tidak cukup untuk melindungi Anda dari efek jangka panjang, termasuk penyakit jantung.

Jika Anda seorang perokok, Anda dapat mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan atau mencegah penyakit jantung mendatang dengan berhenti merokok sejak dini.

Mengurangi jumlah rokok yang Anda isap secara perlahan dapat menurunkan risiko masalah jantung. Cobalah untuk mengurangi jumlah rokok setiap harinya, kemudian tentukan tanggal berhenti. Anda akan terlihat lebih baik, merasa lebih baik, dan bahkan mungkin hidup lebih lama. Jika Anda terkena asap rokok secara rutin, Anda dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan menghindari lingkungan di mana orang lain sedang merokok.

Berhenti merokok dapat mengurangi risiko Anda hingga setengah kali lipat terhadap serangan jantung berulang dan kematian akibat penyakit jantung, menurut Klinik Cleveland. Ambillah langkah berikutnya: tingkatkan kesehatan Anda untuk memperpanjang hidup.

Silakan konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki pertanyaan atau masalah.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, ataupun pengobatan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

47 − 45 =