Let’s travel together.

Anda Diare? Berikut Makanan yang Sebaiknya Anda Konsumsi

0 3

Anda Diare? Berikut Makanan yang Baik Untuk Anda KonsumsiTidaklah sulit untuk memilih makanan yang tepat jika saat ini Anda sedang diare. Kuncinya adalah konsumsi makanan yang mudah dicerna oleh perut dan banyak mengandung air. Diare merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada masyarakat Indonesia. Diare juga masuk ke dalam tiga besar penyebab kematian semua umur akibat penyakit menular.

Diare dapat berakibat fatal terutama apabila penderita diare mengalami dehidrasi dan banyak kehilangan cairan akibat konsistensi BAB yang cair dan lebih dari 3 kali dalam sehari. Berikut akan disajikan informasi mengenai berbagai makanan yang baik untuk Anda konsumsi ketika mengalami diare.

Berbagai Jenis Makanan yang Cocok Untuk Pasien Diare

Berbagai hal dapat menjadi penyebab diare. Antara lain makanan kotor maupun kebiasaan kita yang malas mencuci tangan adalah penyebabnya. Bahan makanan yang baik namun tidak diolah dengan cara bersih dan sehat maupun tidak disimpan pada tempat yang bersih maka tidak akan  menyelesaikan permasalahan Anda dengan diare. Di bawah ini adalah makanan yang cocok untuk pasien diare:

Penyebab utama diare adalah infeksi bakteri pada saluran pencernaan. Mengkonsumsi makanan padat akan menambah kinerja saluran pencernaan yang sedang terinfeksi oleh bakteri. Sehingga makanan berkuah maupun lunak lebih disarankan untuk diberikan pada pasien diare.

Sup sayuran hangat dan bubur kacang hijau dapat menjadi pilihan makanan Anda ketika diare. Selain itu sup ayam hangat atau sup tomat juga akan lebih mudah membantu sistem pencernaan Anda dalam mengolah dan menyerap nutrisi. Anda dapat menambahkan telur ke dalam sup tomat, sehingga akan menambah kekayaan gizi dan nutrisinya.

  • Buah dan Sayuran yang Mengandung Tinggi Karbohidrat

Beberapa bahan makanan seperti sayur dan buah yang mengandung tinggi karbohidrat seperti kentang kukus, buah apel dan buah pisang dapat menjadi pilihan makanan Anda ketika diare. Karbohidrat yang terkandung pada buah dan sayuran tersebut dapat menjadi sumber energi ketika tubuh Anda mengalami kelemahan akibat cairan yang banyak keluar dari tubuh melalui diare.

Pada buah apel dan pisang mengandung banyak zat pectin. Zat ini sangat berguna untuk mengeraskan feces atau kotoran ketika terjadi diare. Anda dapa memilih buah apel yang berwarna merah, karena terbukti kandungan serat lebih banyak. Buah pisang yang dapat Anda pilih adalah jenis pisang kepok atau pisang raja. Selain apel dan pisang, buah jambu merah dan daunnya juga dapat digunakan untuk mengatasi diare.

  • Minuman yang Membantu Mengatasi Diare

Selain berbagai jenis makanan yang telah disebutkan di atas, beberapa minuman dapat juga membantu Anda mengatasi kehilangan cairan akibat diare. Larutan oralit, teh pait dan yogurt adalah salah satu contohnya. Untuk membuat larutan oralit dengan mudah selain membeli serbuk oralit di apotek adalah dengan manecampur satu sendok teh gula dengan ¼ sendok teh garam dalam 200 ml air hangat atau setara dengan segelas air.

Teh merah pahit sangat disarankan untuk mengatasi diare. Kandungan tannin yang kaya pada teh merah pahit memiliki efek astringent, yakni akan membantu usus untuk mengikat air yang berlebihan pada feces atau kotoran  sehingga diare dapat berhenti. Pilihlah jenis teh tubruk yang sedikit mengalami proses pabrik dan tumbuh pada lahan organik.

Yogurt adalah satu satunya produk olahan susu yang baik dikonsumsi ketika Anda diare. Di dalam yogurt terdapat bakteri baik yang membantu sel usus dalam mencerna dan mengolah berbagai nutrisi makanan yang masuk ke dalam perut Anda.

Jika Diare Tidak Kunjung Sembuh Hindari Beberapa Bahan Makanan Berikut

Beberapa bahan makanan justru memperparah kondisi diare Anda. Mengetahui informasi mengenai beberapa bahan makanan yang tidak baik dikonsumsi ketika diare juga merupakan keharusan bagi Anda maupun keluarga. Berikut beberapa bahan makanan yang dapat Anda hindari:

  1. Sayuran yang Mengandung Gas

Beberapa sayuran ketika dikonsumsi akan memproduksi gas yang akan menciptakan ketidaknyamanan pada perut Anda ketika diare. Sayuran ini antara lain brokoli, kubis atau kul, paprika dan jagung. Hindari mengkonsumsi sayuran tersebut ketika Anda diare.

Sayuran yang aman dikonsumsi ketika diare antara lain wortel, kacang kacangan, buah bit dan mentimun. Pastikan Anda mencuci bersih dan selalu cek kondisi kesegaran sayuran sebelum mengolah menjadi makanan sehat bagi penderita diare.

  1. Susu Sapi dan Olahan dari Susu Sapi

Diare juga dapat disebabkan oleh alergi susu atau intoleransi terhadap laktosa yang ada pada susu sapi. Selama diare, hindari meminum susu sapi atau produk olahan susu sapi untuk mengurangi beban usus mencerna laktosa.

Hanya yogurt yang merupakan olahan susu sapi yang terfermentasi baik untuk dikonsumsi ketika Anda diare. Pilihlah yogurt plain atau tanpa perasa dan pemanis buatan.

  1. Daging Mentah dan Sayur yang Tidak Segar

Daging yang dimasak separuh matang dapat menjadi penyebab diare. Begitupun pula sayur yang tidak segar. Pastikan selalu kondisi daging maupun sayuran yang hendak Anda masak untuk menghindari terjadinya diare akibat keracunan makanan.

  1. Makanan Pedas dan Berlemak

Pada makanan pedas terdapat kandungan capsaicin yang memberikan sensasi panas dan terbakar pada mulut. Capsaicin ini tidak dapat diuraikan secara langsung oleh tubuh manusia. Sehingga makanan pedas akan bergerak cepat dalam saluran pencernaan menyebabkan feces atau kotoran cair dan terjadilah diare. Bahkan makanan pedas juga dapat mengiritasi lambung dan anus, membuat luka dalam saluran pencernaan Anda

Selain makanan pedas, makanan yang berlemak juga akan membuat usus bekerja lebih berat. Padahal kondisi diare menyebabkan usus tidak mampu mencerna makanan dengan baik, ditambah dengan makanan berlemak. Hindarilah makanan pedas dan berlemak jika Anda ingin cepat sembuh dari diare Anda.

  1. Air Mentah dan Air Kran yang Belum Dimasak

Air mentah dan air kran yang belum dimasak banyak mengandung bakteri dan penyakit yang menyebabkan diare. Pastikan untuk selalu memasak air atau menggunakan air mineral yang siap minum untuk mengolah bahan makanan. Penuhi kebutuhan harian Anda akan air untuk mencegah dehidrasi dan kehilangan cairan berlebih.

Mencegah Penularan Diare pada Anggota Keluarga Anda

Telah disebutkan di atas bahwa meskipun kita memiliki bahan makanan dengan kualitas baik tapi bahan makanan tersebut tidak diolah dengan cara yang benar dan sehat maka justru akan menjadi sumber penyakit bagi diri. Berikut beberapa cara untuk mencegah penularan diare:

  • Cuci Tangan dengan Air Mengalir dan Sabun

Selau cucilah tangan Anda dengan air mengalir dan sabun sebelum dan setelah makan, serta setelah dari toilet. Berdasarkan situs kesehatan Hand Hygiene Europe terdapat sekitar dua hingga sepuluh juta bakteri yang hidup pada kedua telapak tangan manusia. Sehingga amat penting untuk selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Terlebih ketika ada anggota keluarga yang diare.

  • Bersihkan Toilet Rutin dengan Disinfektan

Kamar mandi dan toilet juga merupakan tempat penyebaran berbagai infeksi penyakit. Bersihkan toilet kamar mandi Anda dengan disinfektan atau cairan pembersih toilet ketika ada anggota keluarga yang diare. Hal ini penting untuk mencegah penularan diare kepada anggota keluarga yang lain.

Terdapat perbedaan antara penanganan diare dewasa dengan penanganan diare pada anak. Rajinlah menggali informasi mengenai diare untuk penanganan yang tepat dan cermat. Berbagai informasi mengenai bahan dan jenis makanan yang cocok bagi penderita diare, serta bahan makanan yang sebaiknya Anda hindari telah tersaji. Semoga artikel ini bermanfaat !

Leave A Reply

Your email address will not be published.

− 3 = 2