Let’s travel together.

6 Jenis Makanan Terbaik untuk Penderita Asam Urat

0 1

Jika kadar asam urat Anda tinggi, dokter biasanya menyarankan Anda untuk lebih bijak memilah-milih makanan. Pasalnya makanan tertentu yang tinggi purin, seperti jeroan hewan dan daging berlemak rentan membuat gejala asam urat kambuh sewaktu-waktu. Lantas jika ada banyak pantangan untuk penderita asam urat, makanan apa yang baik? Jawaban sederhananya, makanan penurun asam urat alami adalah yang rendah purin. Apa saja pilihannya?

Daftar makanan penurun asam urat untuk penderita gout

Penyakit asam urat alias gout adalah peradangan sendi akibat kadar uric acid (asam urat) yang terlalu tinggi dalam darah. Kelebihan cairan asam urat dalam darah lama-lama akan berkumpul dan mengeras di persendian, menyebabkan nyeri sendi.

Cairan asam urat itu sendiri merupakan zat limbah yang dihasilkan tubuh ketika mengolah bahan kimia yang disebut purin. Tubuh manusia memproduksi purin dalam jumlah kecil. Akan tetapi, asupan purin tambahan dari makanan sehari-hari dapat meningkatkan kadar purin dalam tubuh dan membuat ginjal kesulitan mengolahnya dengan baik.

Makanan rendah purin umumnya menghasilkan 100 miligram purin per 100 gram makanan. Itu kenapa makanan rendah purin dapat digunakan sebagai penurun asam urat alami.

Namun, perlu dipahami bahwa makanan ini bukanlah cara untuk mengobati kondisi penderita asam urat. Menerapkan pola makan sehat utamanya membantu menurunkan risiko serangan asam urat berulang dan memperlambat laju kerusakan sendi.

1. Sayuran tinggi antioksidan

Sayuran adalah makanan sehat untuk semua orang, termasuk penderita asam urat. Namun, Anda harus lebih hati-hati dalam memilih jenis sayurannya.

Tidak semua sayuran baik untuk penderita asam urat karena termasuk tinggi purin, seperti bayam, kangkung, dan kembang kol. Anda sebetulnya masih boleh makan sayuran tersebut, tapi jumlahnya sangat dibatasi dan tidak boleh sering-sering

Sebagai gantinya, perbanyaklah makan mentimun atau brokoli yang umumnya menghasilkan 50 miligram purin per 100 gram berat makanan. Kisaran ini masih di dalam batas purin normal.

Seimbangi pula dengan sayuran tinggi antioksidan untuk melawan radikal bebas dalam tubuh yang memicu peradangan. Asupan antioksidan dari makanan juga dapat membantu kelancaran kerja ginjal membuang kelebihan purin. 

Beberapa contoh sayuran tinggi antioksidan yang baik sebagai makanan penurun asam urat adalah paprika dan wortel.

2. Buah tinggi vitamin C

Semua buah-buahan umumnya baik untuk asam urat, tapi beberapanya sangat dianjurkan sebagai penurun asam urat. 

Salah satu contohnya adalah buah ceri hitam. Ceri hitam digadang baik sebagai makanan untuk penderita asam urat karena tinggi antioksidan anthocyanin. Anthocyanin dilaporkan dapat membantu mencegah serangan asam urat.

Teori ini juga didukung oleh temuan sebuah penelitian dalam Journal of Functional Foods tahun 2014, yang menyimpulkan jus ceri dapat menurunkan kadar asam urat dan meringankan gejala asam urat.

Selain ceri hitam, penderita asam urat juga dapat mengonsumsi makanan dari buah seperti jeruk, pepaya, dan nanas untuk mencukupi asupan vitamin C harian.

Dikutip dari Arthritis Foundation, Tuhina Neogi, MD, PhD, dosen kedokteran di Boston University School of Medicine, menuturkan vitamin C dapat membantu kerja ginjal lebih efisien membuang kelebihan asam urat dalam darah.

3. Kacang-kacangan

Sebuah penelitian terbitan New England Journal of Medicine menyimpulkan, makanan tinggi protein nabati lebih baik untuk penderita asam urat ketimbang makanan dari protein hewan.

Penelitian tersebut melaporkan bahwa asupan protein hewani justru menaikkan peluang kekambuhan gejala hingga 50 persen. Sementara itu, asupan protein nabati dari makanan seperti kacang kedelai tidak memicu kekambuhan gejala asam urat.

Protein nabati dapat mengurangi kadar lemak jenuh yang secara tidak langsung berhubungan dengan kenaikan kadar asam urat.

Makanan penurun asam urat yang terbuat dari kacang kedelai bisa Anda peroleh dari tempe dan tahu. Selain kacang kedelai, Anda juga bisa makan kacang almond, walnuts, dan pistachio.

Kacang termasuk makanan rendah purin karena memproduksi di bawah 50 mg purin per 100 gram berat pangan.

4. Biji-bijian (whole grain)

Sama dengan kacang-kacangan, biji-bijian merupakan makanan tinggi lemak tak jenuh yang baik untuk penderita asam urat. Biji-bijian utuh juga termasuk makanan rendah purin tapi tinggi antioksidan yang dapat dijadikan penurun asam urat.

Dikutip dari Arthritis Foundation, menurut Marisa Moore, ahli gizi di Atlanta, biji-bijian utuh misalnya biji rami dan biji chia mengandung asam alfa linoleat yang dapat melawan peradangan di persendian. 

Hal ini diyakini baik untuk membantu meredakan dan mencegah asam urat agar tidak kambuh. 

5. Susu rendah lemak 

Susu segar maupun makanan atau minuman yang diolah dari susu (seperti keju dan yogurt) termasuk baik untuk penderita asam urat. Namun, pilih jenis susu yang rendah lemak (skim milk atau low-fat).

Faktanya, Arthritis Foundation menunjukkan bahwa susu rendah lemak dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah dan mengurangi risiko serangannya muncul sewaktu-waktu. Ini karena protein dalam susu dapat melancarkan pembuangan asam urat dari urin. 

6. Gandum utuh

Makanan sumber karbohidrat kompleks dari gandum utuh sangat disarankan untuk penderita asam urat. Jenis makanan ini dikenal sebagai penurun asam urat karena mengandung purin yang rendah.

Asupan karbohidrat kompleks bisa Anda dapatkan dari nasi merah, pasta gandum, roti gandum, dan sereal gandum.

Namun, Anda tetap harus memperhatikan seberapa banyak porsinya. Pasalnya bila kebanyakan, kadar gula darah Anda juga akan meningkat. Peningkatan gula darah dapat memicu Anda mengalami gula darah tinggi, alias diabetes.

Baca Juga:

Leave A Reply

Your email address will not be published.

5 + 2 =